Mantan Bos Google: Skenario Mematikan AI Bakal Terwujud di 2038

Dythia Novianty

Sabtu, 03 Maret 2018 | 07:45 WIB
Mantan Bos Google: Skenario Mematikan AI Bakal Terwujud di 2038
Ilustrasi kecerdasan buatan (Shutterstock).

Suara.com - Komputer pembunuh akan mulai membantai manusia dalam satu atau dua dekade ke depan. Hal ini diungkap mantan bos Google.

Eric Shmidt mengatakan bahwa mesin cerdas buatan manusia (AI/Artificial Intelligence) seperti yang ada di dalam film-film akan terjadi dalam 20 tahun lagi.

Ini mungkin terdengar sangat menakutkan, tapi Schmidt menyarankan untuk tidak terlalu khawatir.

"Setiap orang segera ingin membicarakan semua skenario kematian yang terinspirasi dari film dan dengan yakin saya bisa memprediksi kepada Anda bahwa itu akan terjadi satu sampai dua dekade lagi. Jadi mari kita khawatirkannya, tapi mari kita khawatirkannya sebentar lagi," katanya di Konferensi Keamanan Munich, dikutip Metro dari Defence News.

Dia juga bersikeras bahwa umat manusia bisa mengendalikan ciptaannya yang mengerikan.

"Manusia akan tetap bertanggung jawab atas [AI] untuk sisa waktu. Hal lain yang ingin saya ingatkan semua orang, teknologi ini memiliki kesalahan serius di dalamnya dan seharusnya tidak digunakan yang melibatkan keputusan penting kehidupan," ujarnya.

Dia berkelakar, jika tidak ingin berada di pesawat terbang dimana komputer membuat semua keputusan intelijen tentang menerbangkannya.

Miliarder Elon Musk adalah salah satu dari banyak orang yang takut akan munculnya komputer pembunuh dan robot. Tahun lalu, mengatakan bahwa spesies kita hanya memiliki satu dari 10 atau bahkan satu dari 20 kemungkinan bertahan dari bangkitnya mesin.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Facebook Bakal Tegas Tangani Ujaran Kebencian di Indonesia

Facebook Bakal Tegas Tangani Ujaran Kebencian di Indonesia

Tekno | Rabu, 28 Februari 2018 | 07:15 WIB

Android P Punya Kemampuan Blokir Kamera dari Aplikasi Jahat

Android P Punya Kemampuan Blokir Kamera dari Aplikasi Jahat

Tekno | Kamis, 22 Februari 2018 | 15:45 WIB

Google Rilis Gmail Go yang Ramah Memori dan Data Internet

Google Rilis Gmail Go yang Ramah Memori dan Data Internet

Tekno | Sabtu, 17 Februari 2018 | 23:45 WIB

Google Akan Hukum Website yang Lelet saat Diakses di Ponsel

Google Akan Hukum Website yang Lelet saat Diakses di Ponsel

Tekno | Kamis, 18 Januari 2018 | 06:15 WIB

Google Hapus 60 Aplikasi Terinfeksi Malware Porno

Google Hapus 60 Aplikasi Terinfeksi Malware Porno

Tekno | Sabtu, 13 Januari 2018 | 10:11 WIB

Google di Meja Hijaukan Atas Dugaan Diskriminasi (Lagi)

Google di Meja Hijaukan Atas Dugaan Diskriminasi (Lagi)

Tekno | Selasa, 09 Januari 2018 | 07:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×