Kominfo Siapkan Jaringan Aman dan Mandiri untuk Pertahanan Negara

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 30 Desember 2019 | 19:29 WIB
Kominfo Siapkan Jaringan Aman dan Mandiri untuk Pertahanan Negara
Menkominfo Johnny G.Plate dalam ajang The NextDev 2019 di Jakarta. [Telkomsel]

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate menyebutkan pemerintah tengah menyiapkan jaringan aman dan mandiri (JAM)) untuk kepentingan pertahanan serta keamanan negara.

"Kita mau membangun suatu jaringan tactical nasional secara khusus. Tetapi, ini kan panjang sekali," kata Plate usai mengikuti rapat di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (30/12/2019).

Sebelumnya Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menjelaskan selama ini pemerintah masih menggunakan jaringan komersial yang kurang bisa diandalkan dan berisiko diretas.

"Company-nya macet, kita ikut macet. Dan itu bisa disadap, bisa kena operasi intelijen. Ini mau bikin yang mandiri," kata Mahfud usai rapat.

Mahfud menerangkan bahwa yang dimaksud dengan mandiri ialah jaringan tersebut hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu. Pun keamanan dari akses JAM tersebut pun terjamin dengan adanya kunci atau password.

Pengembangan JAM telah dibincangkan Mahfud bersama Plate, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan Kementerian Pertahanan. JAM sebenarnya sudah digunakan oleh masing-masing matra Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan juga kepolisian.

Plate sendiri mengatakan perlu ada penelitian dan koordinasi dengan semua kementerian dan lembaga untuk menyiapkan jaringan telekomunikasi yang aman dan mandiri.

Termasuk, kata dia, menjadikannya kebijakan pemerintah dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) atau dalam bentuk program lainnya.

"Ini baru diskusi tahap pertama. Masih disusun perencanaannya karena ini satu yang sangat jangka panjang dan strategis," katanya.

Baca Juga: Hindari Penyadapan, Pemerintah Akan Gunakan Jaringan Aman Mandiri

Ia menjelaskan jaringan telekomunikasi itu terbagi dua, yakni pertama terkait dengan pertahanan dan keamanan, dan kedua, terkait pelayanan pemerintahan dan operasional.

Idealnya, kata Johnny, jaringan telekomunikasi itu buatan sendiri agar mandiri dan benar-benar terjamin keamanannya.

"Ya, kalau JAM kan, kalau aman mandiri, security kan idealnya buatan sendiri. Kalau belum bisa buatan sendiri, bagaimana untuk menjaga keamanan dan pertahanan negara. Itu kan harus diatur dengan baik," tutup dia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI