Minta Difotokan Contoh, Drama Penjual dan Pembeli Donat Ini Bikin Emosi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 12 Maret 2020 | 10:00 WIB
Minta Difotokan Contoh, Drama Penjual dan Pembeli Donat Ini Bikin Emosi
Donut. [Shutterstock]

Suara.com - Penjual di manapun memang sudah selayaknya melayani pembelinya. Namun, tidak semua pembeli memiliki sikap saling menghargai saat bertransaksi dengan penjual. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh pembeli donat yang viral di media sosial dan menarik perhatian warganet.

Dibagikan kembali oleh akun Twitter @SaintChyril pada 11 Maret, pemilik akun mengunggah beberapa foto dalam bentuk tangkapan layar isi pesan WhatsApp. Pesan tersebut merupakan berisi interaksi antara penjual donat dan pembelinya. Menurut keterangan, pesan WhatsApp itu didapatnya dari Facebook asli milik penjual donat.

Mulanya, pembeli donat yang tak diketahui identitasnya itu meminta kepada penjual agar donat pesanannya dihias secantik mungkin, karena akan diberikan kepada suaminya. Penjual donat itu pun bertanya tentang tulisan apa yang harus ditulisnya dan dijawab dengan kalimat "terserah" oleh sang pembeli.

"Buat yang cantik ya mbak," pinta pembeli donat.

"Iya kak, tulisannya mau dibuat apa kak?" tanya penjual donat.

"Terserah mbaknya, intinya kata-kata yang romantis untuk suami saya," jawab pembeli donat itu lagi.

Selang beberapa menit kemudian, pembeli itu pun meminta contoh foto donat yang telah dihias kepada penjual. Namun, saat dikirimkan foto contoh donat, pembeli itu marah lantaran ada kata-kata "sayang" pada donatnya dan ia berasumsi bahwa kata-kata mesra itu ditujukan kepada suaminya.

Meski begitu, penjual donat mengatakan bahwa donat itu hanyalah contoh foto dan milik pembeli lainnya.

"Loh mbak. Nggak salah??" tanya pembeli donat usai melihat foto donat yang diterimanya.

baca juga

"Maksudnya kak?" tanya penjual donat bingung.

"Itu looo tulisannya, kok pake sayang-sayang ke suamiku, yaa ampun maksudnya apa coba?" tanya pembeli.

"Allah..." jawab sang penjual.

"Gini ya mbak, kesannya kok lancang sekali," tulis pembeli itu lagi.

"Kak itu contoh, kak. Itu donat cust saya yang sore ini mau ngambil, bukan punya kakak," jelas penjual donat tersebut.

"Masa sih mbak? Jelas-jelas saya minta gambar donatnya, terus mbaknya tunjukin itu. Kok malah nggak ngaku," sahut pembeli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski IPK Tinggi, Warganet Senang Pelamar Kerja Ini Tak Dipanggil Wawancara

Meski IPK Tinggi, Warganet Senang Pelamar Kerja Ini Tak Dipanggil Wawancara

Tekno | Kamis, 12 Maret 2020 | 08:45 WIB

Pelanggan Adalah Raja Sesungguhnya, Pembeli Ini Minta Dipanggil Yang Mulia

Pelanggan Adalah Raja Sesungguhnya, Pembeli Ini Minta Dipanggil Yang Mulia

Tekno | Senin, 09 Maret 2020 | 08:16 WIB

Interaksi Dosen - Mahasiswa Lewat Chat Ini Bikin Ngakak

Interaksi Dosen - Mahasiswa Lewat Chat Ini Bikin Ngakak

Tekno | Kamis, 20 Februari 2020 | 10:49 WIB

Tak Menghargai, Permintaan Dibuatkan Desain Gratis Ini Bikin Emosi Warganet

Tak Menghargai, Permintaan Dibuatkan Desain Gratis Ini Bikin Emosi Warganet

Tekno | Selasa, 18 Februari 2020 | 12:15 WIB

Karyawan Cantumkan Hobi di CV, Ijin Tidak Masuk Bosnya Kasih Jawaban Jleb

Karyawan Cantumkan Hobi di CV, Ijin Tidak Masuk Bosnya Kasih Jawaban Jleb

Tekno | Senin, 27 Januari 2020 | 11:06 WIB

Bikin Bingung, Mahasiswa Ini Kirim Sesuatu Tak Terduga ke Dosennya

Bikin Bingung, Mahasiswa Ini Kirim Sesuatu Tak Terduga ke Dosennya

Tekno | Senin, 27 Januari 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Budaya LGBT Jadi Ancaman Negara, Mensesneg Beri Kode Bakal Ada Pembatasan Konten

Budaya LGBT Jadi Ancaman Negara, Mensesneg Beri Kode Bakal Ada Pembatasan Konten

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:41 WIB

3 Sampo Penghitam Rambut yang Bagus di Official Store Shopee, Solusi Instan Tutupi Uban

3 Sampo Penghitam Rambut yang Bagus di Official Store Shopee, Solusi Instan Tutupi Uban

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:40 WIB

Bobby Rizaldi dan Kasus Audit BPK Muara Enim, Eks Staf Ahlinya Jadi Tersangka

Bobby Rizaldi dan Kasus Audit BPK Muara Enim, Eks Staf Ahlinya Jadi Tersangka

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:39 WIB

Serangan Terbaru AS ke Iran Bikin 260 Orang Terluka, 2 Tewas

Serangan Terbaru AS ke Iran Bikin 260 Orang Terluka, 2 Tewas

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:37 WIB

Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termasuk Tertinggi di Asia Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya

Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termasuk Tertinggi di Asia Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:36 WIB

My Troublesome Star: Menggugat Stigma Usia Perempuan dalam Industri Hiburan

My Troublesome Star: Menggugat Stigma Usia Perempuan dalam Industri Hiburan

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:35 WIB

11 Bahan Pokok Utama Aman, Bapanas Jamin Harganya Stabil

11 Bahan Pokok Utama Aman, Bapanas Jamin Harganya Stabil

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:27 WIB

Penyidik Polri Antar Lagi Bukti Kasus Febrie Adriansyah, Ada Bingkai Berbalut Seprai MU

Penyidik Polri Antar Lagi Bukti Kasus Febrie Adriansyah, Ada Bingkai Berbalut Seprai MU

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:25 WIB

Terdakwa Terakhir Kasus Bea Cukai Segera Disidang, KPK Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor

Terdakwa Terakhir Kasus Bea Cukai Segera Disidang, KPK Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:23 WIB

Pendidikan Dianaktirikan: Mengapa Indonesia Masih Pelit Investasi pada Otak Rakyatnya?

Pendidikan Dianaktirikan: Mengapa Indonesia Masih Pelit Investasi pada Otak Rakyatnya?

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:21 WIB

×