Efek Buruk Klorokuin, Obat yang Jadi Andalan Jokowi Lawan Covid-19

Liberty Jemadu

Selasa, 31 Maret 2020 | 14:19 WIB
Efek Buruk Klorokuin, Obat yang Jadi Andalan Jokowi Lawan Covid-19
Sejenis klorokuin yang digunakan sebagai bagian dari pengobatan pasien Covid-19 di Prancis pada Februari 2020. [AFP/Gerard Julien]

Di Prancis, Philippe Gautret dan koleganya melakukan uji klinis hidroksiklorokuin untuk indikasi COVID-19 secara open-label (peneliti dan pasien mengetahui obat diujicobakan pada tubuh pasien) dan tanpa acak pada pada 36 orang. Sebanyak 26 pasien terdaftar dalam kelompok pengobatan, sedangkan 16 orang dalam kelompok kontrol.

Kelompok pengobatan minum 200 mg hidroksiklorokuin sulfat tiga kali sehari selama 10 hari. Enam pasien juga diberi azitromisin (obat antiinfeksi bakteri) selama lima hari (500 mg/hari) pada hari pertama, diikuti 250 mg/hari selama 4 hari berikutnya.

Hasilnya menunjukkan adanya hasil positif penggunaan hidroksiklorokuin baik secara tunggal maupun dikombinasikan dengan azitromisin. Para pasien menunjukkan negatif SARS-CoV-2 pada hari keenam. Namun, temuan ini masih sangat dini dan hanya dilakukan pada subjek terbatas. Philippe sendiri menyarankan untuk menelitinya lebih lanjut terkait hal ini.

Jianjun Gao dan koleganya dari Departemen Farmakologi Qingdao University China juga melaporkan penggunaan klorokuin pada 100 pasien lebih yang terkena Covid-19 di China.

Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang diberi pengobatan klorokuin fosfat lebih unggul daripada kelompok tanpa diberi klorokuin dalam menghambat memburuknya pneumonia (radang paru-paru), memperbaiki gambaran CT-scan paru, menghasilkan pengurangan virus, dan memperpendek durasi penyakit.

Riset Gao ini memberikan harapan pada penanganan Covid-19. Namun, data yang diperoleh dalam penelitian tersebut tidak dapat kami pelajari lebih lanjut karena detail protokol dan hasil penelitian dipublikasi masih menggunakan bahasa Mandarin.

Saat ini, uji klinis fase I (uji obat pertama kali pada manusia untuk menentukan keamanan obat) hidroksiklorokuin untuk indikasi infeksi Covid-19 sedang didaftarkan di National Institute of Health Amerika Serikat.

Uji klinis ini akan menilai efektivitas penggunaan hidroksiklorokuin sebagai obat pencegahan penularan Covid-19 bagi orang berisiko tinggi seperti tenaga kesehatan yang berinteraksi dengan pasien Covid-19. Riset yang disponsori oleh Universitas Oxford direncanakan mulai Mei 2020 selama 100 hari.

Selain itu di China sedang berjalan setidaknya 23 uji klinik pada pasien Covid-19 untuk membuktikan kemanjuran dan keamanan obat tersebut. Hasilnya kemungkinan akan dipublikasikan dalam waktu dekat.

baca juga

Efek yang merugikan

Selain dapat menyembuhkan beberapa penyakit, klorokuin memiliki efek merugikan bagi pasien yang minum obat ini. Namun karena masyarakat telah menggunakan obat ini cukup lama, klinisi mampu memprediksi, memantau, dan mengatasi efek merugikan dari obat ini.

Obat ini diketahui memiliki indeks terapi yang sempit, artinya konsentrasi obat untuk menghasilkan efek terapi sangat berdekatan dengan konsentrasi obat untuk menghasilkan efek toksik/beracun.

Berikut ini beberapa efek membahayakan dari klorokuin/hidroksiklorokuin:

  1. Gangguan pada otot jantung dan memperparah kondisi pasien dengan riwayat penyakit jantung.
  2. Gangguan pada pergerakan otot: kepayahan bergerak hingga kekakuan, kejang berlanjut, dan gerakan menyentak tidak teratur.
  3. Kerusakan retina hingga kebutaan yang muncul pada penggunaan dalam jangka waktu lama (lebih dari 5 tahun) dan dosis tinggi.
  4. Adanya kemungkinan interaksi yang berbahaya antara klorokuin dengan obat lain seperti antibotik, antimuntah dan antidepesan.

Karena itu, penggunaan klorokuin harus dilakukan dengan monitoring yang ketat seperti pemeriksaan darah, uji serum elektrolit, uji fungsi hati dan ginjal, uji fungsi mata, serta EKG untuk mengetahui fungsi jantung.

Dengan kata lain, penggunaan obat ini sangat tidak dianjurkan untuk pengobatan mandiri tanpa pengawasan ketat dari dokter, apoteker, perawat, atau tenaga kesehatan lainnya.

Mengingat kasus kelangkaan masker dan hand sanitiser karena masyarakat membelinya dengan membabi buta, kami berharap kasus serupa tidak akan terjadi pada obat ini.

Jika ini terjadi maka kelangkaan obat juga akan menjadi masalah baru. Pasien yang benar-benar membutuhkan klorokuin, seperti pasien malaria, artritis rematik, dan lupus akan juga terkena dampaknya.

Artikel ini sebelumnya sudah tayang di The Conversation.

The Conversation

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Gegara Sowan ke Jokowi, PDIP Buka Pemicu Pemecatan Achmad Hidayat: Ada Pidana dan Perdata!

Bukan Gegara Sowan ke Jokowi, PDIP Buka Pemicu Pemecatan Achmad Hidayat: Ada Pidana dan Perdata!

News | Senin, 14 September 2026 | 16:27 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi

Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:05 WIB

Jokowi Diminta Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Serahkan Keputusan ke Hakim

Jokowi Diminta Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Serahkan Keputusan ke Hakim

News | Sabtu, 12 September 2026 | 10:41 WIB

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:16 WIB

Jokowi Umumkan Kuota Haji Tambahan, Fuad Hasan Langsung Telepon Dito Ariotedjo

Jokowi Umumkan Kuota Haji Tambahan, Fuad Hasan Langsung Telepon Dito Ariotedjo

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:31 WIB

Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji

Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:54 WIB

Cerita Soal Kunjungan Jokowi ke Arab, tapi Eks Menpora Dito Tak Ikut Rapat Lanjutan Soal Kuota Haji

Cerita Soal Kunjungan Jokowi ke Arab, tapi Eks Menpora Dito Tak Ikut Rapat Lanjutan Soal Kuota Haji

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:30 WIB

Purbaya Bicara Pertumbuhan Swasta dan Kebijakan Ekonomi Era Jokowi

Purbaya Bicara Pertumbuhan Swasta dan Kebijakan Ekonomi Era Jokowi

Video | Rabu, 09 September 2026 | 13:59 WIB

Viral Video Arian Seringai Sebut Jokowi Bawa Sial hingga Seret Nama Presiden Prabowo

Viral Video Arian Seringai Sebut Jokowi Bawa Sial hingga Seret Nama Presiden Prabowo

Entertainment | Selasa, 08 September 2026 | 15:59 WIB

Terkini

Gol Erling Haaland Dipastikan Offside, Kemenangan Manchester City Dibatalkan?

Gol Erling Haaland Dipastikan Offside, Kemenangan Manchester City Dibatalkan?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:27 WIB

Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani

Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:25 WIB

Sentimen Pergantian Purbaya Hanya Sebentar, IHSG Langsung Anjlok ke 6.400

Sentimen Pergantian Purbaya Hanya Sebentar, IHSG Langsung Anjlok ke 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:24 WIB

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:18 WIB

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 09:15 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Bekaci | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:03 WIB

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

×