Dampak Covid-19, Ini Meme Kocak Berkurangnya Polusi Udara di Bekasi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 13 April 2020 | 08:10 WIB
Dampak Covid-19, Ini Meme Kocak Berkurangnya Polusi Udara di Bekasi
Ilustrasi polusi udara. [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta masyarakat untuk melakukan physical distancing dan membatasi aktivitas di luar rumah, yang didukung aksi lockdown di beberapa negara, serta membuat polusi udara menurun.

Hal tersebut pun disampaikan NASA dalam pantauan satelit yang menyebutkan bahwa polusi udara di beberapa negara menurun secara signifikan. Melihat penurunan polusi tampaknya menjadi topik baru yang diperbincangkan, seorang warganet mengunggah gambar yang memperlihatkan hal serupa di dua kota di Indonesia dalam bentuk meme.

Meme berkurangnya polusi. [Twitter]
Meme berkurangnya polusi. [Twitter]

Dibagikan kembali oleh akun Twitter @SiiJagoan pada 10 April, pemilik akun mengunggah dua gambar meme yang berisi penampakan langit di Kota Bekasi dan Depok. Kedua kota di Indonesia itu diketahui sebagai kota-kota yang memiliki tingkat polusi tinggi dan suhu udara yang panas.

Di sisi lain, kedua kota tersebut juga kerap dibuat guyonan dan disebut sebagai luar planet karena letaknya yang jauh dan suhu cuaca yang terlalu panas, seolah terletak di sebelah Matahari. Karena hal itu, seseorang mengedit langit di Bekasi dan Bogor dengan menampakkan gambar Bumi.

Meme berkurangnya polusi. [Twitter]
Meme berkurangnya polusi. [Twitter]

Dalam gambar meme di Kota Bekasi terdapat tulisan "Karena polusi yang berkurang, sekarang Bumi dapat dilihat dari Bekasi."

Meski hanya lelucon, unggahan ini telah dibagikan sebanyak lebih dari 6.680 kali ke sesama pengguna Twitter. Tak sedikit warganet yang merasa terhibur dengan gambar meme tersebut.

Meme berkurangnya polusi. [Twitter]
Meme berkurangnya polusi. [Twitter]

"Maklum Bekasi sama Depok beda planet emang," tulis akun @cinta3282.

"Bekasi adalah planet terdekat dengan Matahari," komentar @unname_____.

"Alhamdulillah Bekasi punya pemandangan, biasanya sejauh mata mandang, yang keliatan debu doang," tambah @rasyeeedh_.

baca juga

"Ini saking jauhnya dan banyak polusinya," ungkap @Ririnerrr.

"Selama ini langitnya abu-abu soalnya," cuit @yulaay_.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Work From Home Beri Dampak Baik untuk Kualitas Udara di Jakarta

Work From Home Beri Dampak Baik untuk Kualitas Udara di Jakarta

Video | Jum'at, 03 April 2020 | 14:05 WIB

Dampak COVID-19, Polusi Udara Menurun Drastis

Dampak COVID-19, Polusi Udara Menurun Drastis

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2020 | 13:05 WIB

Kreatif, Warganet Bikin Meme Kocak Dampak Penghapusan UN

Kreatif, Warganet Bikin Meme Kocak Dampak Penghapusan UN

Tekno | Kamis, 26 Maret 2020 | 09:30 WIB

Dampak Corona: Jumlah Kendaraan Berkurang, Kualitas Udara di Jogja Membaik

Dampak Corona: Jumlah Kendaraan Berkurang, Kualitas Udara di Jogja Membaik

Jogja | Selasa, 24 Maret 2020 | 20:39 WIB

Kamis Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia

Kamis Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 07:48 WIB

Udara Makin Parah akibat Karhutla, Pemkot Singkawang Liburkan Sekolah

Udara Makin Parah akibat Karhutla, Pemkot Singkawang Liburkan Sekolah

News | Senin, 16 September 2019 | 07:37 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×