Astronom Prediksi 6 Miliar Planet Mirip Bumi Bisa Ada di Bimasakti

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 18 Juni 2020 | 12:45 WIB
Astronom Prediksi 6 Miliar Planet Mirip Bumi Bisa Ada di Bimasakti
Ilustrasi Bimasakti. [Shutterstock]

Suara.com - Menurut perhitungan terbaru, untuk setiap lima bintang seperti Matahari (tipe G) di Bimasakti kemungkinan ada satu planet yang mirip Bumi. Jika dihitung, maka ada sekitar 6 miliar planet mirip Bumi yang ada di Bimasakti.

"Perhitungan saya menempatkan batas atas 0,18 planet mirip Bumi per bintang tipe G. Ini memperkirakan bagaimana berbagai jenis planet di sekitar bintang yang berbeda dapat memberikan hal penting pada pembentukan planet dan teori evolusi, dan membantu mengoptimalkan misi masa depan untuk menemukan planet eksoplanet," ucap Michelle Kunimoto dari University of British Columbia.

Sebuah planet dapat diklasifikasikan sebagai mirip Bumi jika planet itu berbatu, berukuran kira-kira seukuran Bumi, dan mengorbit di zona layak huni bintang mirip Matahari.

Planet dengan karakteristik seperti itu lebih sulit untuk dideteksi daripada planet gas raksasa yang lebih besar, karena planet mirip Bumi memiliki dampak yang jauh lebih kecil pada spektrum bintang inangnya. Sebanyak 4.164 eksoplanet yang dikonfirmasi, mayoritas adalah planet gas raksasa.

Namun, penelitian baru Kunimoto dan rekan astronom Jaymie Matthews yang diterbitkan dalam The Astrophysical Journal menyoroti kemungkinan bahwa ada lebih banyak planet mirip Bumi di luar sana.

"Bimasakti memiliki 400 miliar bintang, dengan 7 persen di antaranya adalah tipe G. Itu berarti kurang dari 6 miliar bintang mungkin memiliki planet mirip Bumi di galaksi kita," kata Matthews dilansir laman Iflscience, Kamis (18/6/2020).

Kunimoto dan Matthews menggabungkan data dari misi Kepler milik NASA dengan teknik yang disebut "forward modeling" untuk memperkirakan proporsi planet mirip Bumi yang mungkin telah "dilewatkan" Kepler dalam pencarian.

Kunimoto memulai penelitiannya dengan mensimulasikan populasi eksoplanet di sekitar bintang-bintang yang dicari Kepler. Ia menandai setiap planet sebagai 'terdeteksi' atau 'terlewatkan', tergantung pada seberapa besar kemungkinan algoritma pencarian planet.

Teleskop Kepler NASA. [NASA]
Teleskop Kepler NASA. [NASA]

"Kemudian saya membandingkan planet yang terdeteksi dengan katalog planet saya yang sebenarnya. Jika simulasi menghasilkan kecocokan yang dekat, maka populasi awal kemungkinan merupakan representasi yang baik dari populasi sebenarnya planet yang mengorbit bintang-bintang itu," tambah Kunimoto.

baca juga

Dengan menggunakan metode ini, Kunimoto menemukan jumlah planet dengan jari-jari antara 0,75 hingga 1,5 kali Bumi, mengorbit bintang seperti Matahari pada jarak antara 0,99 hingga 1,7 AU, dan dengan asumsi batas atas bintang tipe G di galaksi, berada di angka hampir 6 miliar.

Kunimoto diketahui sering menggunakan data Kepler untuk penelitiannya. Pada awal tahun ini, ia juga menemukan tujuh belas kandidat planet baru di antara empat tahun pertama data Kepler, salah satu planet itu terletak di zona layak huni bintangnya.

Selain itu, saat Kunimoto masih seorang mahasiswa, ia menemukan empat planet baru, di mana satu di antaranya diperkirakan memiliki bulan besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astronom Sebut Mars Dapat Berubah Jadi Planet Bercincin

Astronom Sebut Mars Dapat Berubah Jadi Planet Bercincin

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 13:50 WIB

Dibantu Warga, Astronom Temukan Katai Cokelat Terdekat dari Bumi

Dibantu Warga, Astronom Temukan Katai Cokelat Terdekat dari Bumi

Tekno | Kamis, 04 Juni 2020 | 15:00 WIB

Berbentuk Cincin, Astronom Temukan Galaksi Langka

Berbentuk Cincin, Astronom Temukan Galaksi Langka

Tekno | Selasa, 26 Mei 2020 | 13:30 WIB

Astronom Temukan Bukti Planet Baru Dilahirkan

Astronom Temukan Bukti Planet Baru Dilahirkan

Tekno | Sabtu, 23 Mei 2020 | 06:30 WIB

Sangat Mirip Bumi, Planet Ini Pukau Ilmuwan

Sangat Mirip Bumi, Planet Ini Pukau Ilmuwan

Tekno | Rabu, 13 Mei 2020 | 18:41 WIB

Komet Atlas Meredup, Masih Bisakah Terlihat dari Bumi?

Komet Atlas Meredup, Masih Bisakah Terlihat dari Bumi?

Tekno | Selasa, 14 April 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×