Array

Lapisan Es Greenland Cair dalam Skala Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

BBC Suara.Com
Senin, 24 Agustus 2020 | 21:25 WIB
Lapisan Es Greenland Cair dalam Skala Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
[BBC].

Para penulis mengatakan ini terjadi karena dua musim panas yang sangat dingin di Greenland, diikuti salju lebat saat musim gugur.

Namun tren pencairan es yang tinggi pada tahun 2019 kembali menjadi perhatian utama. Lima tahun dengan pencairan massa terbesar kini telah terjadi dalam satu dekade terakhir.

"Yang paling penting adalah trennya," kata Dr Ruth Mottram, dari Institut Meteorologi Denmark di Kopenhagen, yang tidak terlibat dalam studi baru ini.

"Dan tren itu seperti yang ditunjukkan melalui proyek Imbie (Latihan Perbandingan Neraca Massa Lembaran Es) dan pekerjaan lain sedang melacak proyeksi tingkat tinggi."

Meskipun di tahun 2020 terlihat kondisi rata-rata di Greenland, dampak keseluruhan dari hilangnya es yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir dapat memiliki implikasi besar bagi orang-orang yang tinggal di daerah dataran rendah di dunia.

"Hasil untuk tahun 2019 menegaskan bahwa lapisan es telah kembali ke keadaan pencairan yang tinggi, sejalan dengan skenario pemanasan iklim terburuk versi IPCC," kata Prof Andy Shepherd dari Universitas Leeds, yang merupakan pemimpin penelitian untuk Imbie.

'Ini berarti kita perlu bersiap untuk kenaikan permukaan laut global sekitar 10 sentimeter atau lebih pada tahun 2100 dari Greenland saja. "

"Dan pada saat yang sama kita harus menciptakan skenario pemanasan iklim terburuk," katanya.

"Jika mencairnya es di Greenland terus berlanjut seperti saat ini, tambahan 25 juta orang bisa terdampak banjir setiap tahun pada akhir abad ini."

Baca Juga: Bahaya, Es Kutub Utara Diprediksi Hilang pada 2035

Laporan media baru-baru ini menyatakan bahwa Greenland mungkin telah melewati titik tidak bisa kembali, bahwa tingkat pemanasan global yang sudah dilakukan dunia karena emisi karbon, berarti bahwa semua Greenland akan mencair.

Dr Sasgen mengatakan bahwa perspektif ini mungkin benar, tetapi nasib Greenland masih di tangan kita.

"Tingkat kenaikan permukaan laut yang kami perkirakan dari Greenland, dan risiko kenaikan permukaan laut mendadak dari Greenland berkurang drastis jika kita tetap di bawah batas pemanasan," katanya.

"Pesan yang dibawa pulang adalah jika kita mengurangi CO2, dan kita mengurangi atau membatasi pemanasan global, maka risiko kontribusi besar dari Greenland dalam waktu dekat juga akan berkurang."

Makalah ini telah diterbitkan di jurnal Nature Communications Earth & Environment.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI