Hore! Ilmuwan Temukan Cara Hasilkan Udara dan Air di Mars

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 09 Desember 2020 | 12:30 WIB
Hore! Ilmuwan Temukan Cara Hasilkan Udara dan Air di Mars
Ilustrasi planet Mars (Shutterstock).

Suara.com - Para ilmuwan menemukan cara potensial untuk menghasilkan bahan bakar, udara, dan air di Mars, mengingat NASA berencana untuk mengirim astronot ke Planet Merah di masa mendatang.

Tim ilmuwan dari McKelvey School of Engineering di Washington University, telah menciptakan sistem elektrolisis jenis baru yang dapat mengubah air asin di Mars menjadi produk yang dapat digunakan.

Tim tersebut dipimpin oleh Vijay Ramani dan Raymond H. Wittcoff dari Departemen Energi, Lingkungan, dan Teknik Kimia Washington University itu, membuat instrumen baru yang konsisten dengan komitmen NASA terhadap teknologi In-Situ Resource Utilization (ISRU), memungkinkan misi di masa depan tidak terlalu bergantung pada misi pasokan ulang.

Ini juga sesuai dengan komitmen NASA dan badan antariksa lainnya, untuk mengurangi biaya peluncuran muatan ke luar angkasa karena lebih efisien daripada sistem elektrolisis saat ini.

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

Elektroliser tradisional mengandalkan listrik dan sel bahan bakar yang terbuat dari elektrolit untuk memecah senyawa kimia dan menggabungkannya kembali untuk membuat yang baru.

Penjelajah Perseverance yang baru akan tiba di Mars pada Februari 2021 membawa eksperimen yang disebut Mars Oxygen ISRU Experiment (MOXIE), yang akan mengandalkan sel elektroliser oksida padat (SOEC) untuk memanen gas oksigen dari karbon dioksida di atmosfer Mars.

Elektroliser air menggunakan proses serupa untuk memisahkan air secara kimiawi dan menghasilkan gas oksigen dan gas hidrogen, yang terakhir dapat digunakan untuk membuat hidrogen cair atau bahan bakar hidrazin (N2H4).

Sayangnya, instrumen tersebut tidak dapat bekerja dengan air asin dan terbatas pada air deionisasi yang dimurnikan. Satu-satunya pilihan lain adalah menghilangkan garam terlebih dahulu, yang membutuhkan penambahan desalinator.

Mengandalkan pendekatan baru, tim ilmuwan mampu menciptakan elektroliser pertama yang dapat bekerja dengan larutan garam, yang umum ditemukan di Mars.

baca juga

Air asin di Mars telah dikonfirmasi dalam beberapa tahun terakhir oleh misi seperti Pheonix Mars Lander, yang mengambil sampel tanah Mars pada 2008 dan mengidentifikasi kadar garam tinggi, setelah mencairkan es yang dikandungnya.

Dalam tes sebelumnya yang dilakukan oleh teknisi di Massachusetts Institute of Technology (MIT), elektroliser MOXIE menunjukkan bahwa itu dapat menghasilkan hingga 10 g/jam gas oksigen dengan menggunakan daya 300 watt.

Sebagai perbandingan, instrumen yang dikembangkan tim ilmuwan ini mampu menghasilkan hingga 250 g/jam gas oksigen dengan menggunakan jumlah daya yang sama. Selain itu, sistem ini berfungsi dalam kondisi simulasi Mars dengan tekanan udara dan suhu sangat rendah hingga minus (-) 36 derajat Celcius serta kondisi mirip Bumi.

"Teknologi ini sama-sama berguna di Bumi, di mana itu membuka lautan sebagai sumber oksigen dan bahan bakar yang layak," kata Ramani, seperti dikutip Science Alert, Rabu (9/12/2020).

Setelah mendemonstrasikan elektroliser ini di bawah kondisi Mars, para ilmuwan juga berencana membuatnya dalam kondisi jauh lebih ringan di Bumi, untuk memanfaatkan umpan air payau atau air asin dalam menghasilkan hidrogen dan oksigen.

Ilustrasi permukaan planet Mars (Shutterstock).
Ilustrasi permukaan planet Mars (Shutterstock).

Hal tersebut memungkinkan ekspansi yang signifikan dalam industri bahan bakar alternatif, di mana elektroliser dapat membuat sel bahan bakar hidrogen dari air laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NASA akan Beli Debu Bulan Seharga Rp 14.000

NASA akan Beli Debu Bulan Seharga Rp 14.000

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 17:08 WIB

Pertama Kalinya, NASA Panen Lobak yang Ditanam di Stasiun Luar Angkasa

Pertama Kalinya, NASA Panen Lobak yang Ditanam di Stasiun Luar Angkasa

Tekno | Jum'at, 04 Desember 2020 | 16:30 WIB

NASA Beli Sampel Bulan, Dihargai Hanya Rp 353,6 Juta

NASA Beli Sampel Bulan, Dihargai Hanya Rp 353,6 Juta

Tekno | Jum'at, 04 Desember 2020 | 12:30 WIB

Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars

Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars

Tekno | Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:38 WIB

Misi Spektakuler Mars 2020, Upaya Peneliti Kumpulkan Tanah dari Planet Mars

Misi Spektakuler Mars 2020, Upaya Peneliti Kumpulkan Tanah dari Planet Mars

Video | Selasa, 01 Desember 2020 | 08:00 WIB

Penjelajah Mars Temukan Bukti Banjir Kuno Membentuk Kawah Gale

Penjelajah Mars Temukan Bukti Banjir Kuno Membentuk Kawah Gale

Tekno | Rabu, 25 November 2020 | 09:10 WIB

Terkini

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

×