alexametrics

NASA Pilih SpaceX Luncurkan Potongan Gateway Pertama ke Bulan

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
NASA Pilih SpaceX Luncurkan Potongan Gateway Pertama ke Bulan
Logo NASA. [Shutterstock]

Potongan tersebut akan diluncurkan menggunakan roket Falcon Heavy sekitar pada Mei 2024.

Suara.com - NASA resmi memilih SpaceX untuk mengirimkan dua segmen pertama dari stasiun luar angkasa Gateway, yang akan mengorbit Bulan untuk program Artemis.

Potongan tersebut akan diluncurkan menggunakan roket Falcon Heavy sekitar pada Mei 2024.

Itu adalah peluncuran kedua yang diberikan NASA kepada SpaceX pekan ini, yang akan membawa modul daya dan tempat tinggal Gateway.

Direncanakan diluncurkan dari Pad 39A di Kennedy Space Center NASA di Florida, misi tersebut menelan biaya 331,8 juta dolar AS.

Baca Juga: NASA Beri Rp 14 M untuk Mahasiswa yang Temukan Solusi Menangani Debu Bulan

Logo SpaceX. [Shutterstock]
Logo SpaceX. [Shutterstock]

Setelah berada di orbit Bulan, Gateway akan berfungsi sebagai pos terdepan bagi para astronot dan peralatan yang dikirim ke ke Bulan sebagai bagian dari program Artemis.

Gateway akan memiliki ukuran kira-kira seperenam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan akan mendukung penyelidikan penelitian, awak, serta ekspedisi ke permukaan Bulan.

Pos terdepan ini juga akan berfungsi sebagai stasiun dok untuk mengunjungi pesawat luar angkasa, seperti pesawat luar angkasa Orion NASA, dan akan mengorbit Bulan.

Dengan kata lain, Gateway akan menjadi pit stop dalam perjalanan ke permukaan Bulan.

Dilansir dari Space.com, Kamis (11/2/2021), sepasang modul yang akan dibawa SpaceX adalah Power and Propulsion Element (PPE) dan Habitation and Logistics Outpost (HALO), yang masing-masing sedang dibangun oleh Maxar Technologies dan Northrop Grumman Space Systems.

Baca Juga: NASA Pilih SpaceX untuk Kerjakan Misi Astrofisika Senilai Rp 1,3 Triliun

PPE akan memberi Gateway kekuatan, memungkinkan komunikasi serta membantu stasiun bergerak ke berbagai orbit Bulan.

Komentar