Pertama Kalinya, Ilmuwan Tumbuhkan Otak Hibrida Manusia-Neanderthal

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 08 Maret 2021 | 12:30 WIB
Pertama Kalinya, Ilmuwan Tumbuhkan Otak Hibrida Manusia-Neanderthal
Otak Hibrida Manusia-Neanderthal. [Nature]

Suara.com - Para ilmuwan mencoba mengembangkan otak seukuran biji wijen yang dibuat dari campuran gen manusia dan Neanderthal di laboratorium University of California, San Diego.

Pertanyaan mengenai bagaimana manusia berevolusi untuk memiliki otak yang begitu besar dan kompleks telah menjadi misteri bagi para ahli.

Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan membandingkan gen manusia modern, dengan gen Neanderthal (sepupu manusia modern yang punah sekitar 37.000 tahun lalu) dalam pengembangan otak.

Meskipun para ilmuwan pernah menemukan sisa-sisa fosil dari Neanderthal, para ahli belum menemukan otak Neanderthal yang diawetkan.

Oleh karena itu, tim peneliti mengembangkan "minibrains" di dalam cawan petri.

Beberapa otak tumbuh menggunakan gen manusia standar dan yang lainnya diubah menggunakan alat pengeditan gen CRISPR agar gen perkembangan otak diambil dari sisa-sisa Neanderthal.

Otak hibrida manusia-Neanderthal. [Nature]
Otak hibrida manusia-Neanderthal. [Nature]

Ini bukan pertama kalinya otak kecil ditumbuhkan untuk penelitian, tetapi ini adalah pertama kalinya para ilmuwan membudidayakan hibrida organ manusia dengan sepupu manusia purba.

Secara khusus, para peneliti mengganti gen NOVA1 manusia di beberapa sel induk yang digunakan untuk menumbuhkan minibrains dengan gen NOVA1 yang disatukan dari sisa-sisa genetik di tulang Neanderthal yang telah lama mati.

Gen NOVA1 sendiri sangat berperan dalam perkembangan otak manusia.

baca juga

"Perbedaan antara otak manusia sepenuhnya dan hibrida manusia-Neanderthal segera terlihat," kata Alysson Muotri, ahli saraf di University of California yang memimpin penelitian ini, seperti dikutip dari Live Science, Senin (8/3/2021).

Menurut Muotri, minibrains manusia cenderung berbentuk bola halus, seperti kelereng kecil.

Sementara otak Neanderthal lebih kecil dan lebih tidak teratur. Otak tersebut juga butuh waktu lebih lama untuk berkembang.

Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa minibrains bagian Neanderthal lebih kacau, dalam aktivitas saraf dan menghasilkan rangkaian protein yang berbeda daripada otak manusia.

Moutri dan timnya memilih NOVA1 untuk eksperimen karena berperan dalam membentuk koneksi antar saraf.

Karena kerusakan pada gen ini dapat menyebabkan gangguan neurologis, itu menjadikannya target utama studi bagi para peneliti yang berharap dapat memahami otak.

Gen Neanderthal NOVA1 juga relatif mudah untuk disintesis. Hanya satu huruf dalam kode genetiknya yang berbeda dengan varian manusia.

Manusia Neanderthal. [Stephane De Sakutin/AFP]
Manusia Neanderthal. [Stephane De Sakutin/AFP]

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature pada 12 Februari ini, juga melaporkan bahwa perbedaan tersebut menunjukkan otak Neanderthal matang lebih cepat daripada otak manusia, membuat Neanderthal lebih cakap pada usia lebih muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tersegel 600 Tahun, Ilmuwan Buka dan Baca Surat Era Renaisans Pertama Kali

Tersegel 600 Tahun, Ilmuwan Buka dan Baca Surat Era Renaisans Pertama Kali

Tekno | Rabu, 03 Maret 2021 | 16:30 WIB

Lebih dari 87 Ribu Penelitian Covid-19 Diterbitkan Sejak Pandemi Dimulai

Lebih dari 87 Ribu Penelitian Covid-19 Diterbitkan Sejak Pandemi Dimulai

Tekno | Selasa, 02 Maret 2021 | 11:30 WIB

Ilmuwan Buat Bumi Versi Digital, Persiapkan Potensi Bencana di Masa Depan

Ilmuwan Buat Bumi Versi Digital, Persiapkan Potensi Bencana di Masa Depan

Tekno | Selasa, 02 Maret 2021 | 08:30 WIB

Garis-garis Geologi Aneh Muncul di Rusia, Penyebabnya Bikin NASA Bingung

Garis-garis Geologi Aneh Muncul di Rusia, Penyebabnya Bikin NASA Bingung

Tekno | Selasa, 02 Maret 2021 | 07:35 WIB

Ngeri! Ilmuwan Temukan 70 Ribu Virus Baru di Usus Manusia

Ngeri! Ilmuwan Temukan 70 Ribu Virus Baru di Usus Manusia

Tekno | Senin, 01 Maret 2021 | 12:30 WIB

Hilang 170 Tahun, Spesies Burung Misterius Ini Ditemukan di Kalimantan

Hilang 170 Tahun, Spesies Burung Misterius Ini Ditemukan di Kalimantan

Tekno | Senin, 01 Maret 2021 | 10:03 WIB

Terkini

Secangkir Kopi Pagi Hari Tanpa Scroll: Jeda Kecil yang Sering Kita Lewatkan

Secangkir Kopi Pagi Hari Tanpa Scroll: Jeda Kecil yang Sering Kita Lewatkan

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Hore! 3,8 Juta Warga Sulsel Dapat Bantuan Beras 30 Kg

Hore! 3,8 Juta Warga Sulsel Dapat Bantuan Beras 30 Kg

Sulsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Pertamina NRE Salurkan Bantuan Perbaikan Sanitasi Sarana SD Negeri Alak di Kupang

Pertamina NRE Salurkan Bantuan Perbaikan Sanitasi Sarana SD Negeri Alak di Kupang

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:28 WIB

Jakarta Naik ke Peringkat 140 Kota Dunia, Tapi Macet dan Polusi Masih Menghantui

Jakarta Naik ke Peringkat 140 Kota Dunia, Tapi Macet dan Polusi Masih Menghantui

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Suahasil Umumkan Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp240,28 T per September 2026

Suahasil Umumkan Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp240,28 T per September 2026

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:24 WIB

GIIAS Semarang 2026 Resmi Ditutup Sukses Catat Puluhan Ribu Pengunjung

GIIAS Semarang 2026 Resmi Ditutup Sukses Catat Puluhan Ribu Pengunjung

Otomotif | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21 WIB

Pesta Petasan Bikin Anak Trauma! Warga Pondok Pinang Tempuh Jalur Hukum

Pesta Petasan Bikin Anak Trauma! Warga Pondok Pinang Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Euforia Bonus Timnas Indonesia: Awas Menguap, Waktunya Wujudkan 'Trust Fund' Pemain

Euforia Bonus Timnas Indonesia: Awas Menguap, Waktunya Wujudkan 'Trust Fund' Pemain

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Harga HP Tecno Terbaru Oktober 2026 dari Entry-Level hingga Flagship, Cek Daftarnya

Harga HP Tecno Terbaru Oktober 2026 dari Entry-Level hingga Flagship, Cek Daftarnya

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan

Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:15 WIB

×