Salinan Deklarasi Kemerdekaan AS Ditemukan di Loteng, Dijual Seharga Rp 63,9 Miliar

Dythia Novianty

Minggu, 04 Juli 2021 | 12:30 WIB
Salinan Deklarasi Kemerdekaan AS Ditemukan di Loteng, Dijual Seharga Rp 63,9 Miliar
Ilustrasi Amerika Serikat [Shutterstock]

Suara.com - Salinan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) yang secara tidak sengaja ditemukan di loteng Skotlandia, terjual lebih dari 4,4 juta dolar AS atau sekitar Rp 63,885 miliar.

Artefak ini dicetak pada 1823 dengan tanda tangan asli Charles Carroll dari Maryland, baru-baru ini ditemukan seorang spesialis manuskrip langka, saat dia memilah-milah barang-barang di rumah leluhur kliennya.

"Saya sedang melihat-lihat tumpukan kertas yang telah dibawa turun dari loteng, di antaranya adalah dokumen vellum yang terlipat," kata pakar Cathy Marsden dari rumah lelang Lyon & Turnbull dalam sebuah video yang diposting di situs web perusahaan.

"Dan saya melihat dokumen itu, dan saya membuka lipatannya dan berpikir, 'Oh, ini terlihat menarik," kata Mardsen dilansir laman New York Post, Minggu (4/7/2021).

“Saya berpikir, dokumen yang ditemukan di loteng di rumah keluarga di Skotlandia ini dan dibawa keluar sebagai sesuatu yang aneh dan menarik, sepertinya benar-benar istimewa,” ujarnya dengan semangat.

Perkamen itu, yang dilelang Kamis di Philadelphia, sebenarnya hanyalah satu dari hanya beberapa lusin salinan Deklarasi yang tersisa yang dicetak oleh ahli pengukir William Stone atas perintah Menteri Luar Negeri John Quincy Adams pada 1820.

Deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat dilelang. [Wikipedia]
Deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat dilelang. [Wikipedia]

John Quincy Adams telah memesan lebih dari 200 eksemplar untuk diberikan kepada penandatangan asli yang masih hidup dan pejabat tinggi lainnya pada saat itu.

Salinan khusus ini adalah salah satu dari dua yang diberikan kepada Carroll, yang kemudian memberikannya kepada cucu menantunya yang keturunan Skotlandia-Kanada, John MacTavish.
Salinan lainnya disumbangkan ke Maryland Historical Society pada 1844.

Salinan yang dijual dijajakan di Rumah Lelang Freeman, tidak jauh dari tempat Deklarasi asli ditandatangani di Philadelphia, dengan total 4.420.000 dolar AS.

baca juga

Penjual dokumen memilih untuk tetap anonim.

“Saya segera menyadari betapa pentingnya hal ini bagi budaya Amerika,” pungkas Cathy Marsden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow! Arkeolog Temukan Artefak Berusia 9.000 Tahun Berkat Kelinci

Wow! Arkeolog Temukan Artefak Berusia 9.000 Tahun Berkat Kelinci

Tekno | Senin, 05 April 2021 | 06:30 WIB

Terbuat dari Tulang Langka, Arkeolog Temukan Artefak Berusia 5.000 Tahun

Terbuat dari Tulang Langka, Arkeolog Temukan Artefak Berusia 5.000 Tahun

Tekno | Selasa, 23 Maret 2021 | 08:30 WIB

Jangkar Batu Usia 2.000 Tahun Ditemukan, Kemungkinan Sisa Pelabuhan Romawi

Jangkar Batu Usia 2.000 Tahun Ditemukan, Kemungkinan Sisa Pelabuhan Romawi

News | Minggu, 21 Maret 2021 | 18:12 WIB

Beli Mangkuk Rp 500 Ribu, Ternyata Artefak Langka dari Abad ke-15

Beli Mangkuk Rp 500 Ribu, Ternyata Artefak Langka dari Abad ke-15

Tekno | Selasa, 09 Maret 2021 | 09:35 WIB

Ini Bentuk Penggunaan Uang Tertua di Dunia

Ini Bentuk Penggunaan Uang Tertua di Dunia

Tekno | Sabtu, 23 Januari 2021 | 13:06 WIB

Gunakan Perbesaran Mikroskop, Terungkap Rahasia Tersembunyi Artefak Kuno

Gunakan Perbesaran Mikroskop, Terungkap Rahasia Tersembunyi Artefak Kuno

Tekno | Selasa, 19 Januari 2021 | 15:30 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×