Dikira Covid-19, Warga California Terinfeksi Tifus dari Tikus

Senin, 09 Agustus 2021 | 11:06 WIB
Dikira Covid-19, Warga California Terinfeksi Tifus dari Tikus
Ilustrasi tikus. [Pixabay]

Suara.com - Setidaknya dua orang penduduk di Monrovia baru-baru ini terinfeksi tifus dari tikus yang memiliki gejala mirip dengan Covid-19.

Hal ini terungakap dari Media lokal California KTLA-TV Channel 5, dilansir dari Gizmodo, Senin (9/8/2021).

Tifus sebenarnya nama yang diberikan untuk tiga penyakit bakteri yang berbeda, semuanya menyebar melalui serangga atau arakhnida.

Tapi bentuk paling umum terkadang masih terjadi adalah tifus yang ditularkan melalui kutu, disebabkan bakteri Rickettsia typhi.

Kutu terinfeksi dengan menggigit inang yang terinfeksi, sementara manusia terinfeksi ketika menyentuh kotoran kutu yang terkontaminasi.

Awal pekan ini, salah satu warga Monrovia, Margaret Holzmann telah terjangkit tifus.

Ilustrasi sakit tifus. [Shutterstock]
Ilustrasi sakit tifus. [Shutterstock]

Holzmann mengalami demam, sakit kepala, dan kelelahan, yang membuatnya curiga bahwa dia menderita covid-19.

Namun, tes Covid-19 yang dilakukannya negatif meskipun ia terus merasakan sakit selama beberapa minggu ke depan.

Akhirnya, ia kembali ke dokter yang menanyakan apakah dia baru saja melakukan kontak dengan hewan liar.

Baca Juga: Buah Ini Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh

Pada saat itu, Holzmann ingat bahwa ia telah menemukan dan membuang tikus mati.

Setelah diagnosis tifusnya, Holzmann menceritakan kisahnya di aplikasi Nextdoor dan menemukan bahwa ia bukan satu-satunya orang yang memiliki masalah serupa di daerahnya.

"Ada orang lain yang mengatakan kakeknya menderita gejala serupa pada sekitar waktu yang sama dengan saya dan disebabkan oleh hal yang sama, membuang tikus mati," kata Holzmann.

Sayangnya, tifus bukan penyakit yang diberitakan secara nasional di Amerika Serikat.

Artinya, dokter dan departemen kesehatan tidak berkewajiban untuk mendokumentasikan atau melacak setiap kasus yang dicurigai.

Meski penyakit ini sebagian besar terbatas pada daerah tropis, tetapi Los Angeles pernah mengalami wabah kecil pada 2018 dengan setidaknya 20 penduduk tertular pada tahun itu.

Tifus yang ditularkan melalui kutu biasanya ringan dan hilang dengan sendirinya, bahkan tanpa pengobatan antibiotik.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi antibiotik (Shutterstock)

Tetapi mendapatkan perawatan dengan tanggap bisa mempercepat pemulihan dan membantu mencegah komplikasi langka seperti kerusakan organ.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI