OpenSignal: Pengguna Internet di Indonesia Pilih 4G daripada Wifi

Dythia Novianty

Minggu, 31 Oktober 2021 | 14:43 WIB
OpenSignal: Pengguna Internet di Indonesia Pilih 4G daripada Wifi
Ilustrasi jaringan 4G. (Shutterstock)

Suara.com - Pada Januari 2021, pengguna internet di Indonesia mencapai angka 200 juta.

Indonesia menjadi salah satu pasar utama layanan seluler, 195,3 juta (atau setara dengan 96,4 persen) dari pengguna tersebut mengakses internet dari ponsel, baik itu melalui jaringan seluler atau Wifi.

Secara umum, smartphone atau ponsel pintar dapat mengubah jaringannya secara otomatis antara menggunakan jaringan seluler maupun Wifi.

Namun, kemudahan tersebut juga turut memungkinkan pengguna memilih jaringan yang akan
digunakan.

Saat sebuah ponsel pintar diharuskan memilih jaringan, secara otomatis akan lebih memilih menggunakan Wifi daripada seluler.

Tapi, hasil analisis terbaru OpenSignal menunjukkan bahwa jaringan 4G lebih sering menawarkan pengalaman berbeda dalam berjejaring.

Kecepatan download 4G. [OpenSignal]
Kecepatan download 4G. [OpenSignal]

Mungkin secara mengejutkan, 4G menawarkan kecepatan download atau unduh yang secara signifikan lebih baik daripada Wifi bagi pengguna ponsel di seluruh Indonesia.

Pengalaman kecepatan unduhan rata- rata pada jaringan 4G secara nasional yang dirasakan oleh penguna ponsel pintar mencapai 15.1 Mbps.

Angka ini 25 persen lebih cepat daripada kecepatan yang dimiliki oleh mayoritas Wifi (privat atau hotspot publik) dan dua kali lebih cepat daripada Mifi.

baca juga

"Para pengguna kami memiliki pengalaman kecepatan yang tidak jauh berbeda antara Wifi publik dan Wifi privat, yakni di atas 12 Mbps," ujar Analis OpenSignal, Hardik Khatri dalam keterangan resminya, Minggu (31/10/2021).

Di sisi lain, pengalaman pengguna pada Mifi dan 3G masing-masing hanya mencapai kecepatan rata-rata 6.8 Mbps dan 4.9 Mbps.

Kecepatan yang terlalu lambat terlihat pada penggunaan 3G. Hal tersebut semakin memperjelas akan pentingnya melanjutkan ekspansi untuk memperbesar jangkauan 4G di seluruh Indonesia.

Perangkat Mifi, yang kerap disebut hotspot portabel, membagikan koneksi seluler menggunakan Wifi yang dapat diakses melalui satu atau lebih perangkat, termasuk ponsel pintar, PC, kamera, media player portabel, tablet, atau perangkat lainnya.

Maka dari itu, tidak mengejutkan apabila melihat kecepatan unduh rata-rata dari Wifi saat disambungkan melalui perangkat Mifi (6.8 Mbps) jatuh di rentang antara 3G (4.9 Mbps) dan 4G (15.1 Mbps).

"Temuan nasional turut didukung oleh hasil temuan regional, di mana kami membandingkan kecepatan unduh pengguna jaringan seluler dan Wifi (Mifi, Wifi publik, dan penggabungan kombinasi Wifi lainnya) pada 12 wilayah terbesar di Indonesia," katanya.

Menurut dia, pengguna lebih menikmati kecepatan unduh melalui jaringan 4G yang lebih cepat dibandingkan melalui Wifi di setiap wilayah, tetapi dengan perbedaan yang bervariasi.

Kecepatan download 4G di 12 wilayah Indonesia. [OpenSignal]
Kecepatan download 4G di 12 wilayah Indonesia. [OpenSignal]

"Pengguna kami di Papua Barat menunjukkan perbedaan yang paling mencolok, yakni 58 persen peningkatan kecepatan unduh melalui 4G daripada Wifi," jelas Hardik.

Hal tersebut diikuti oleh pengguna di wilayah lainnya, seperti Kalimantan (53 persen) dan Jawa Timur (51 persen).

"Pengguna kami di enam wilayah lainnya melihat perbedaan pengalaman yang lebih besar antara 4G dan Wifi dibandingkan dengan yang terlihat secara nasional," terang dia.

Sulawesi 39 persen, Kepulauan Sunda Kecil (34 persen), Yogyakarta (32 persen), Jawa Tengah (32 persen), Maluku (29 persen), dan Sumatra (28 persen).

Pengguna yang berada di wilayah Kepulauan Sunda Kecil dan DKI Jakarta merasakan kecepatan unduh rata-rata di atas 18 Mbps saat terkoneksi dengan 4G.

Namun, para pengguna yang berada di Jakarta merasakan perbedaan kecil dalam pengalamannya menggunakan 4G dan Wifi (4 persen lebih cepat melalui koneksi 4G), diikuti oleh Banten (6 persen) dan Jawa Barat (10 persen).

"Sementara itu, kecepatan unduh yang dirasakan oleh pengguna kami saat menggunakan 3G lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan Wifi di 12 wilayah," jelasnya.

Para pengguna mengalami kecepatan unduh rata-rata antara 4.2 Mbps sampai 6.5 Mbps.

Dalam analisis ini, dilakukan penilaian waktu yang digunakan untuk dapat terkoneksi dengan Wifi (Time on Wifi) dan layanan data seluler (3G dan 4G).

"Kami menemukan bahwa, secara nasional, para pengguna menghabiskan 92 persen waktu mereka untuk terkoneksi dengan layanan data 4G (4G Availability) dan 96,3 persen waktu mereka terkoneksi dengan layanan data 3G atau 4G (sebagai contoh 3G/4G Availability)," beber Hardik.

Kecepatan download 3G dan 4G pada smartphone dibanding Wifi. [OpenSignal]
Kecepatan download 3G dan 4G pada smartphone dibanding Wifi. [OpenSignal]

Meskipun jarinan seluler tersedia hampir sepanjang waktu, pengguna terkoneksi dengan Wifi hanya sekitar sepertiga dari waktu (33,6 persen).

Akibatnya, pengguna di Indonesia menghabiskan 2.9 kali lebih banyak waktu terhubung ke jaringan seluler 3G dan 4G daripada Wifi.

Hal ini turut mencerminkan analisis regional, dengan perbedaan yang beragam antara waktu yang digunakan untuk terkoneksi ke Wifi dan layanan data seluler.

Dengan catatan, ketika pengguna ponsel pintar terkoneksi dengan Wifi, pada umumnya mereka akan tetap melanjutkan untuk terkoneksi dengan jaringan seluler.

Dari 12 wilayah, Time on Wifi tertinggi ada di wilayah Jawa Timur (41,8 persen) dan wilayah terendah adalah Sumatra (26,4 persen).

Sementara itu, di Jakarta, para pengguna merasakan jangkauan 4G tertinggi, yakni sebesar 94,6 persen, diikuti oleh wilayah Jawa barat (94 persen).

Ketersediaan 4G, di enam wilayah lainnya berada di bawah 90 persen, tidak seperti Papua Barat (88,9 persen), Sulawesi (88,9 persen), Maluku (86,6 persen), serta Kalimantan dengan yang paling rendah, yakni 85,8 persen.

Ilustrasi Wifi Aman (pixabay)
Ilustrasi Wifi Aman (pixabay)

Namun, dengan tidak adanya skor jangkauan 4G yang turun hingga di bawah 85 persen, berarti pengguna di Indonesia dapat mengakses layanan data 4G lebih dari 8,5 dari 10 kali terlepas dari wilayah tempat mereka berada.

Di Indonesia, sebagian besar penduduk masih mengandalkan teknologi jaringan 3G yang lama dan para pengguna tersebut, dapat merasakan manfaat besar jika mengubah jaringannya menjadi 4G.

Apabila operator dapat memberikan penawaran pengalaman mobile atau seluler terbaik, seharusnya mereka dapat mempercepat penyebaran layanan 4G.

Hal ini memungkinkan untuk menggunakan kembali spektrum 3G yang lama ke layanan yang lebih modern, seperti 4G atau 5G, sebagai teknologi yang memberikan efisiensi lebih dan dapat membantu meningkatkan pengalaman pengguna dalam mengakses jaringan.

Jika operator menambah kapasitas pada jaringan 4G mereka, maka pengguna ponsel pintar yang
menggunakan jaringan seluler akan semakin mendapatkan pengalaman yang lebih baik daripada
menggunakan Wifi.

Namun, Wifi dan jaringan seluler adalah dua layanan yang saling melengkapi dan akan terus hidup
berdampingan untuk meningkatkan konektivitas.

Saat jaringan tetap berkembang, penggunaan Wifi akan tetap menjadi cara yang sangat berguna untuk membagikan koneksi fiber yang bersifat cepat dan dapat diakses oleh banyak perangkat.

Ilustrasi Wifi (Pixabay)
Ilustrasi Wifi (Pixabay)

Baik jaringan seluler maupun Wifi akan menjadi penting untuk menyediakan konektifitas yang terjangkau di seluruh Indonesia.

Terutama di lokasi-lokasi yang membutuhkan biaya mahal untuk pemasangan fiber to the premise (FTTP).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Buru Pembacok Tetangga Gara-gara WiFi, Ini Penjelasan Korban

Polisi Buru Pembacok Tetangga Gara-gara WiFi, Ini Penjelasan Korban

Bekaci | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:46 WIB

Jaringan 4G 3 Indonesia Kini Bisa Dinikmati Masyarakat di 70 Desa Terpencil

Jaringan 4G 3 Indonesia Kini Bisa Dinikmati Masyarakat di 70 Desa Terpencil

Tekno | Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:34 WIB

Viral! Diduga Ngamuk WiFi-nya Dipakai, Pria Pembawa Kapak Serang Tetangga Membabi Buta

Viral! Diduga Ngamuk WiFi-nya Dipakai, Pria Pembawa Kapak Serang Tetangga Membabi Buta

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:13 WIB

Dari WiFi Berakhir Tragedi, Pria Dibacok Pemotor di Depan Rumahnya

Dari WiFi Berakhir Tragedi, Pria Dibacok Pemotor di Depan Rumahnya

Otomotif | Selasa, 12 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Punya Followers Sampai 31 Juta, Ini Pesan Luna Maya untuk Warganet Indonesia

Punya Followers Sampai 31 Juta, Ini Pesan Luna Maya untuk Warganet Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 11:33 WIB

CEK FAKTA: Viral Gadget dan Wifi Sebabkan Anak Terkena Kanker Darah, Benarkah?

CEK FAKTA: Viral Gadget dan Wifi Sebabkan Anak Terkena Kanker Darah, Benarkah?

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 19:45 WIB

Terkini

Gonta-Ganti HP Cuma Buat Gengsi? Awas, Kelas Sosial dari Layar Gadget Seringnya Cuma Ilusi!

Gonta-Ganti HP Cuma Buat Gengsi? Awas, Kelas Sosial dari Layar Gadget Seringnya Cuma Ilusi!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:17 WIB

Alfred Young Sugiri Pianis Klasik Asal Bandung Tur Eropa, Titik Pertama Pecah di Hungaria

Alfred Young Sugiri Pianis Klasik Asal Bandung Tur Eropa, Titik Pertama Pecah di Hungaria

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 16:15 WIB

Kenapa Langit Berwarna Biru, Bukan Hijau atau Merah? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Kenapa Langit Berwarna Biru, Bukan Hijau atau Merah? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 16:15 WIB

Gugat Syarat Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Tegaskan Tak Ada Bukti Tamat SMA

Gugat Syarat Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Tegaskan Tak Ada Bukti Tamat SMA

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:12 WIB

Cuma Rp3 Jutaan! Ini 3 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik dan Awet untuk Harian

Cuma Rp3 Jutaan! Ini 3 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik dan Awet untuk Harian

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:12 WIB

Orangtua WNI Tentara Bayaran Rusia: Rendi Apriyanto Tewas Tak Bisa Hindari Bom Drone Ukraina

Orangtua WNI Tentara Bayaran Rusia: Rendi Apriyanto Tewas Tak Bisa Hindari Bom Drone Ukraina

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:10 WIB

Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu

Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu

Kaltim | Rabu, 30 September 2026 | 16:10 WIB

Day Cream Wardah Crystal Secret Bisa Hempas Flek Hitam? Ini Manfaatnya dan Review Pengguna

Day Cream Wardah Crystal Secret Bisa Hempas Flek Hitam? Ini Manfaatnya dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:10 WIB

Populasi Mobil Listrik Melonjak Kebijakan Bebas Ganjil Genap Mulai Dilematis

Populasi Mobil Listrik Melonjak Kebijakan Bebas Ganjil Genap Mulai Dilematis

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 16:10 WIB

Malaysia Geram dengan Tuduhan Anak Buah Prabowo Soal Main Mata Lawan Singapura

Malaysia Geram dengan Tuduhan Anak Buah Prabowo Soal Main Mata Lawan Singapura

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 16:09 WIB

×