NASA Pesan Penguat Megaroket untuk Misi ke Bulan hingga 2031

Dythia Novianty Suara.Com
Selasa, 07 Desember 2021 | 07:49 WIB
NASA Pesan Penguat Megaroket untuk Misi ke Bulan hingga 2031
Booster magaroket. [NASA]

Suara.com - NASA baru saja memberikan kontrak senilai 3,19 miliar dolar AS untuk membangun pendorong roket untuk misi ke Bulan di masa depan, Artemis hingga 2031.

Rencana ini didasarkan pada kontrak 2020 sebelumnya yang memberi wewenang kepada Northrop Grumman.

Kala itu, Northrop Grumman mempersiapkan produksi dan membangun penguat kembar untuk enam penerbangan megaroket Sistem Peluncuran Antariksa berikutnya setelah Artemis 3, yang akan membawa program melalui Artemis 9.

SLS, yang akan melakukan penerbangan tanpa awak pertamanya pada 2022, ditugaskan untuk mengirim kru melintasi tata surya.

Rencananya, dimulai dengan misi ke orbit Bulan, permukaan Bulan atau stasiun ruang angkasa Gateway bulan.

Penerbangan orbit awak pertama diharapkan pada 2024 dan misi pendaratan pertama pada 2025.

Teknikal Northrop Grumman. [NASA]
Teknikal Northrop Grumman. [NASA]

Pernyataan kontrak NASA mengindikasikan akan bermanfaat dalam membantu badan tersebut merencanakan dan mengembangkan program Artemis untuk memenuhi kebutuhan masa depan.

"Kontrak tersebut memungkinkan NASA untuk bekerja dengan Northrop Grumman, tidak hanya membangun booster untuk misi mendatang, tetapi juga untuk mengembangkan dan meningkatkan booster untuk penerbangan masa depan," kata Bruce Tiller, manajer booster SLS di NASA's Marshall Space Flight Center di Alabama.

Teknologi booster SLS didasarkan pada booster roket padat yang digunakan untuk membantu pesawat ulang-alik NASA selama peluncuran.

Baca Juga: NASA Temukan 300 Exoplanet Asing Lewat AI

Penguat roket padat digunakan selama 135 misi pesawat ulang-alik antara 1981 dan 2011, dilansir laman Space, Selasa (7/12/2021).

Pabrikan awalnya bernama Thiokol, kemudian disebut ATK. Northrop Grumman sekarang memiliki teknologi berkat serangkaian merger perusahaan dalam dekade terakhir.

Booster SLS dirancang untuk digunakan satu kali (tidak dapat digunakan kembali, seperti yang diminta oleh program pesawat ulang-alik) dan mencakup segmen kelima di atas empat pesawat ulang-alik, menurut dokumentasi NASA.

Pernyataan Northrop Grumman tentang kontrak baru menunjukkan lebih banyak perubahan desain dari program pesawat ulang-alik yang sudah berlangsung, untuk mulai terbang selama misi kesembilan SLS.

Booster baru akan menggantikan casing baja yang digunakan untuk pesawat ulang-alik dengan casing komposit hemat berat dan struktur yang ditingkatkan, sistem kontrol vektor dorong elektronik, dan bahan propelan untuk mengatasi keusangan.

"Desain yang ditingkatkan ini, memberikan penyederhanaan proses, antarmuka yang ditingkatkan, dan pemrosesan tanah yang disederhanakan ... yang mengarah pada produktivitas dan efisiensi yang lebih besar," terang Northrop.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI