Terus Terbakar, Gerbang Neraka Ingin Ditutup

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Rabu, 12 Januari 2022 | 10:38 WIB
Terus Terbakar, Gerbang Neraka Ingin Ditutup
Gerbang Neraka Turkmenistan. [Wikipedia]

Suara.com - Presiden Turkmenistan menyatakan ingin menutup Gerbang Neraka (Gates of Hell) yang terus-menerus terbakar di gurun Karakum selama lima dekade.

Pengumuman ini disampaikan melalui saluran TV pemerintah Turkmenistan pada 8 Januari.

Presiden Gurbanguly Berdymukhamedov mendesak para pejabat untuk menemukan solusi bagaimana caranya memadamkan api.

Bukan tanpa sebab, Berdymukhamedov mengaku khawatir akan kesehatan orang-orang yang tinggal di dekat kawah yang terbakar dan hilangnya peluang bisnis.

"Kami kehilangan sumber daya alam yang berharga yang bisa memberikan keuntungan signifikan dan menggunakannya untuk kesejahteraan rakyat kami," kata Berdymukhamedov, seperti dikutip Live Science dari AFP, Rabu (12/1/2022).

Gerbang Neraka merupakan nama yang diberikan kepada kawah gas Darvaza.

Gerbang Neraka Turkmenistan. [Vice.com]
Gerbang Neraka Turkmenistan. [Vice.com]

Kawah ini menampilkan lubang besar di gurun berukuran sekitar lebar 70 meter dengan kedalaman setidaknya 20 meter.

Penggalian lubang dimulai pada 1971 selama operasi pengeboran Soviet untuk mengekstraksi gas.

Namun, bencana terjadi ketika tanah di bawah anjungan pengeboran runtuh dan jatuh ke gua gas alam.

Ketika gas metana berbahaya bocor ke udara, ahli geologi pada saat itu memutuskan untuk membakar kawah, memperkirakan bahwa gas di dalamnya hanya akan terbakar selama beberapa minggu.

Namun, Gerbang Neraka masih terus terbakar hingga lima puluh tahun kemudian.

Kawah tersebut bahkan menjadi salah satu tujuan wisata utama di Turkmenistan.

Gerbang Neraka mendapat peningkatan popularitas pada 2019, ketika Presiden Berdymukhamedov merilis video dirinya mengemudi melalui padang pasir dekat lubang tersebut.

Diprediksi ekonomi negara tersebut kemungkinan menjadi salah satu penyebab mengapa Presiden Berdymukhamedov ingin menutup Gerbang Neraka.

Menurut Vice.com, Turkmenistan merupakan negara dengan cadangan gas alam terbesar keempat di dunia dan ekonomi negara tersebut sebagian besar bergantung pada ekspor gas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Gua Barhut Terungkap Setelah Peneliti Capai Dasarnya

Misteri Gua Barhut Terungkap Setelah Peneliti Capai Dasarnya

Tekno | Kamis, 23 September 2021 | 20:49 WIB

Tidak Ada Bukti Tanda Gas Terkait Jejak Kehidupan di Atmosfer Mars

Tidak Ada Bukti Tanda Gas Terkait Jejak Kehidupan di Atmosfer Mars

Tekno | Senin, 26 Juli 2021 | 11:10 WIB

Penjelajah NASA Curiosity Deteksi Keberadaan Sumber Gas Metana

Penjelajah NASA Curiosity Deteksi Keberadaan Sumber Gas Metana

Tekno | Jum'at, 16 Juli 2021 | 13:41 WIB

Gunakan Metana, Astronot Akan Buat Bahan Bakar Roket di Mars

Gunakan Metana, Astronot Akan Buat Bahan Bakar Roket di Mars

Tekno | Senin, 11 Januari 2021 | 10:00 WIB

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Kebocoran Gas Metana di Antartika

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Kebocoran Gas Metana di Antartika

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2020 | 16:30 WIB

Ilmuwan Segera Ungkap Misteri Metana di Mars

Ilmuwan Segera Ungkap Misteri Metana di Mars

Tekno | Jum'at, 27 Desember 2019 | 10:26 WIB

Terkini

Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital

Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 14:27 WIB

5 HP Rp1 Jutaan untuk Orang Tua yang Pas buat Multitasking

5 HP Rp1 Jutaan untuk Orang Tua yang Pas buat Multitasking

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 13:29 WIB

7 Rekomendasi Gimbal Stabilizer HP Terbaik, Hasil Video Anti Goyang Sekelas Profesional

7 Rekomendasi Gimbal Stabilizer HP Terbaik, Hasil Video Anti Goyang Sekelas Profesional

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 13:07 WIB

HP Infinix RAM 8GB Berapa Harganya? Ini Daftar 9 Tipe Terlaris

HP Infinix RAM 8GB Berapa Harganya? Ini Daftar 9 Tipe Terlaris

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 13:05 WIB

Redmi Siapkan Ponsel dengan Baterai 10.000-12.000 mAh, Pakai Teknologi Baru

Redmi Siapkan Ponsel dengan Baterai 10.000-12.000 mAh, Pakai Teknologi Baru

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 12:55 WIB

5 Pilihan HP Terbaru yang Bisa Zoom Jauh Gambar Tetap Tajam, Tak Cuma iPhone 17

5 Pilihan HP Terbaru yang Bisa Zoom Jauh Gambar Tetap Tajam, Tak Cuma iPhone 17

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 12:41 WIB

HP Flagship Samsung dan iPhone Dapat Aksesori Telefoto 600 mm, Tawarkan Fitur Zoom 25X

HP Flagship Samsung dan iPhone Dapat Aksesori Telefoto 600 mm, Tawarkan Fitur Zoom 25X

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 12:30 WIB

7 HP Kamera OIS dan EIS Termurah, Hasil Foto Malam Tajam Video Stabil

7 HP Kamera OIS dan EIS Termurah, Hasil Foto Malam Tajam Video Stabil

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 11:56 WIB

IQOO Siapkan HP Midrange dan Tablet Anyar, Andalkan Chipset Kelas Top

IQOO Siapkan HP Midrange dan Tablet Anyar, Andalkan Chipset Kelas Top

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 11:55 WIB

Tecno Spark 50 Pro Siap Rilis Mei 2026, Bawa Baterai 6.000mAh dan Fast Charging 60W

Tecno Spark 50 Pro Siap Rilis Mei 2026, Bawa Baterai 6.000mAh dan Fast Charging 60W

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 10:47 WIB