Hacker Anonymous Deklarasikan Perang Siber ke Rusia

Dythia Novianty | Dicky Prastya | Suara.com

Senin, 28 Februari 2022 | 13:26 WIB
Hacker Anonymous Deklarasikan Perang Siber ke Rusia
Ilustrasi peretas sedang melancarkan serangan siber. [Shutterstock]

Suara.com - Kelompok hacker Anonymous mendeklarasikan perang siber ke Rusia. Sejumlah situs milik pemerintah dilaporkan diretas dan tumbang.

"Kelompok Anonymous resmi menyatakan perang cyber melawan pemerintah Rusia," kata akun yang mengatasnamakan Anonymous, @YourAnonOne, dikutip dari The Guardian, Senin (28/2/2022).

Mereka juga mengklaim kalau serangan siber berupa DDoS telah menumbangkan situs pemerintah dan Russia Today, situs berita yang lokal yang mendukung rezim.

DDoS adalah serangan yang dirancang untuk membuat situs web jadi offline dengan banyaknya akses masuk dan membuatnya crash.

Serangan ini disebut masih aktif hingga Minggu sore waktu setempat, di mana situs resmi Kremlin (pemerintah) dan Kementerian Pertahanan masih tidak bisa diakses.

Anonymous juga menyatakan bahwa mereka meretas database Kementerian Pertahanan.

Cuitan Anonymous. [Twitter]
Cuitan Anonymous. [Twitter]

Serangan lainnya tertuju pada channel TV pemerintah Rusia, di mana hacker menampilkan konten pro Ukraina seperti lagu dan foto invasi Rusia.

Russia Today (RT) juga mengakui bahwa serangan siber itu berasal dari Anonymous.

Mereka mengaku kalau serangan itu berasal dari Amerika Serikat.

"Usai deklarasi Anonymous, situs web RT menjadi subjek serangan DDoS besar-besaran dari sekitar 100 juta perangkat, di mana sebagian besar berbasis di AS," ujar juru bicara RT.

Jamie Collier selaku konsultan di perusahaan keamanan siber Amerika Serikat menyatakan kalau klaim ini masih diragukan.

Alasannya, kelompok tanpa identitas seperti Anonymous biasanya enggan untuk menginformasikan serangan tersebut.

"Akan tetapi, Anonymous juga memiliki rekam jejak dalam melakukan serangan serupa dan itu sangat sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki," kata Collier.

Contohnya, target Anonymous saat itu mencakup CIA, Gereja Scientology, hingga ISIS.

Mereka juga pernah terlibat saat insiden Black Lives Matter, di mana saat itu George Floyd terbunuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejahatan Siber Kian Jadi Momok Konsumen Indonesia

Kejahatan Siber Kian Jadi Momok Konsumen Indonesia

Tekno | Senin, 01 November 2021 | 22:09 WIB

BSSN Ungkap Jenis Serangan Siber di Sektor Keuangan

BSSN Ungkap Jenis Serangan Siber di Sektor Keuangan

Tekno | Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:59 WIB

UKM Indonesia Jadi Target Serangan Siber

UKM Indonesia Jadi Target Serangan Siber

Tekno | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:04 WIB

Acer Kena Retas, Data 60 GB Dijual di Internet

Acer Kena Retas, Data 60 GB Dijual di Internet

Tekno | Senin, 18 Oktober 2021 | 20:04 WIB

Kaspersky: Daftar Serangan Siber Merugikan secara Finansial Periode 2021

Kaspersky: Daftar Serangan Siber Merugikan secara Finansial Periode 2021

Tekno | Senin, 11 Oktober 2021 | 16:18 WIB

Kaspersky Merilis Laporan Transparansi Pertamanya

Kaspersky Merilis Laporan Transparansi Pertamanya

Tekno | Senin, 27 September 2021 | 19:38 WIB

Terkini

Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC

Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 15:41 WIB

The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli

The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 15:17 WIB

Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix

Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 14:26 WIB

Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta

Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 13:30 WIB

5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan

5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 13:27 WIB

Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP

Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 12:35 WIB

Deepfake dan Phishing AI Mengancam Perbankan, Industri Diminta Waspada

Deepfake dan Phishing AI Mengancam Perbankan, Industri Diminta Waspada

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 11:55 WIB

Xiaomi 17 Andalkan Kamera Leica dan HyperAI, Patricia Gouw Bikin Konten Fashion Ala Editorial

Xiaomi 17 Andalkan Kamera Leica dan HyperAI, Patricia Gouw Bikin Konten Fashion Ala Editorial

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 10:40 WIB

Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur 21 Mei, Bawa Kamera Leica 200MP dan Baterai 8000mAh

Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur 21 Mei, Bawa Kamera Leica 200MP dan Baterai 8000mAh

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 10:13 WIB

Samsung Galaxy Z Flip 8 Disebut Jadi HP Lipat Clamshell Terakhir, Ini Penyebabnya

Samsung Galaxy Z Flip 8 Disebut Jadi HP Lipat Clamshell Terakhir, Ini Penyebabnya

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 09:51 WIB