- LG Electronics merespons persaingan ketat produsen China dengan memperluas segmen pasar menengah melalui efisiensi rantai produksi di Asia.
- Perusahaan tetap mempertahankan dominasi global di pasar televisi premium dengan fokus utama pada inovasi teknologi layar OLED mutakhir.
- LG memprioritaskan peningkatan pengalaman pengguna melalui integrasi kecerdasan buatan pada perangkat elektronik agar lebih cerdas dan adaptif.
Suara.com - LG Electronics mengungkap strategi besar mereka dalam menghadapi persaingan ketat di industri elektronik global, terutama dari produsen asal China yang agresif menawarkan produk berharga murah dengan fitur teknologi tinggi.
Dalam sesi diskusi bisnis, pihak LG mengakui bahwa merek-merek China kini semakin kuat di pasar global, termasuk Asia, dengan strategi harga rendah dan inovasi cepat.
“Kami melihat para kompetitor baru, terutama dari brand China, masuk ke pasar dengan produk berharga rendah namun tetap membawa teknologi yang cukup agresif,” ujar Regional CEO LG Electronics Asia Pasifik, Jaeseung Kim dalam ajang LG InnoFest 2026 APAC di Busan, Korea Selatan belum lama ini.
Ia menambahkan bahwa sejumlah perusahaan China bahkan menggabungkan strategi ekspansi melalui kerja sama hingga akuisisi untuk mempercepat pertumbuhan pangsa pasar mereka.
LG Tetap Fokus Premium, Tapi Mulai Masuk Segmen Menengah
Menanggapi tekanan kompetisi tersebut, LG menegaskan bahwa perusahaan selama ini tetap fokus pada segmen premium, namun kini mulai melakukan penyesuaian strategi produk.
![LG InnoFest 2026 APAC di Busan, Korea Selatan, Rabu (8/4/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/08/36460-lg-innafest-2026-apac.jpg)
“Kami adalah pemain dominan di segmen premium, tetapi kami tidak bisa hanya bertahan di situ. Dalam tiga tahun terakhir, kami sudah menyiapkan portofolio baru di segmen menengah dan terjangkau,” jelasnya.
Ia menyebut bahwa perusahaan telah memperkuat rantai produksi di Asia, termasuk Vietnam, Thailand, Indonesia, dan China, untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menghadirkan produk dengan harga lebih kompetitif tanpa mengorbankan kualitas.
“Tujuan kami adalah menghadirkan produk yang tetap berkualitas tinggi, tetapi lebih terjangkau agar bisa menjangkau lebih banyak konsumen,” tambahnya.
OLED Jadi Senjata Utama LG Hadapi Persaingan
Di tengah persaingan harga, LG memilih tidak ikut perang harga secara agresif, melainkan memperkuat inovasi teknologi, terutama pada lini televisi OLED.
Perusahaan mengklaim tetap menjadi pemimpin global di segmen ini selama lebih dari satu dekade.
“LG telah memimpin inovasi OLED selama 13 tahun dan terus berada di garis depan pasar TV premium,” ujar Jaeseung Kim.
Pada 2025, LG disebut menguasai hampir 50 persen pasar global TV OLED, dengan dominasi lebih dari 60 persen di kawasan Asia dan Australia.
Fokus ke Pengalaman Pengguna, Bukan Sekadar Spesifikasi