- Apple sedang menyiapkan iPhone Air 2 dengan peningkatan performa, kapasitas baterai, dan sistem kamera yang lebih canggih.
- Peningkatan perangkat keras ini bertujuan mengatasi kelemahan desain ultra-tipis tanpa menghilangkan identitas ramping dari seri tersebut.
- Perangkat ini diprediksi meluncur bersamaan dengan seri iPhone 18 pada musim semi 2027 menurut bocoran industri.
Suara.com - Tren smartphone ultra-tipis memang kembali menjadi daya tarik di industri teknologi. Namun, desain yang semakin ramping sering kali memaksa produsen mengorbankan kapasitas baterai hingga kemampuan kamera.
Hal inilah yang menjadi salah satu kritik terbesar terhadap iPhone Air generasi pertama. Kini, Apple dikabarkan tengah menyiapkan solusi lewat iPhone Air 2, yang disebut-sebut akan membawa peningkatan signifikan pada empat sektor utama.
Berdasarkan bocoran terbaru dari pembocor industri Digital Chat Station, dilansir dari laman Gizmochina, Kamis (9/7/2026), Apple tengah mempersiapkan iPhone Air generasi kedua dengan sejumlah perubahan perangkat keras yang dirancang untuk mengatasi kelemahan pendahulunya, mulai dari daya tahan baterai, sistem kamera, hingga efisiensi performa.
Jika informasi tersebut akurat, iPhone Air 2 berpotensi menjadi smartphone ultra-tipis Apple yang tidak lagi mengorbankan pengalaman penggunaan sehari-hari.
1. Kapasitas Baterai Naik, Daya Tahan Lebih Lama
Salah satu peningkatan terbesar ada pada sektor baterai. iPhone Air generasi pertama dinilai kurang memuaskan karena hanya dibekali baterai berkapasitas 3.149mAh.
Pada iPhone Air 2, Apple disebut akan meningkatkan kapasitasnya menjadi sekitar 3.500mAh atau naik sekitar 11 persen.
Penambahan ini diharapkan mampu memperpanjang masa pakai baterai tanpa menghilangkan identitas desain ultra-tipis yang menjadi ciri khas seri Air.
2. Kamera Ganda, Tak Lagi Hanya Andalkan Satu Sensor
Selain baterai, Apple juga dikabarkan akan meningkatkan kemampuan fotografi.
Apabila generasi pertama hanya mengusung satu kamera utama 48MP, maka iPhone Air 2 diprediksi hadir dengan kamera belakang ganda yang terdiri dari sensor utama beresolusi tinggi dan lensa ultra-wide.
Kombinasi tersebut diyakini akan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna saat memotret lanskap, foto grup, maupun konten media sosial.
3. Chip Apple A20 2nm Diklaim Lebih Kencang dan Hemat Daya
Peningkatan berikutnya datang dari sisi performa.
Apple disebut akan membekali iPhone Air 2 dengan chip A20 berbasis proses fabrikasi 2 nanometer, menggantikan generasi sebelumnya yang masih menggunakan A19 Pro.
Teknologi manufaktur terbaru itu diyakini mampu menghadirkan performa lebih tinggi sekaligus konsumsi daya yang lebih efisien.
![Chip A20 Pro 2nm. [Macrumors]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/09/90285-chip-a20-pro-2nm.jpg)
Selain meningkatkan kecepatan pemrosesan AI dan multitasking, chip baru tersebut juga diperkirakan mampu menjaga suhu perangkat tetap stabil meski digunakan dalam waktu lama.
4. Teknologi Layar Baru Bikin Bodi Tetap Tipis
Meski membawa baterai lebih besar dan kamera tambahan, Apple disebut tidak akan mengorbankan desain ramping iPhone Air.
Laporan menyebut perusahaan akan memanfaatkan teknologi OLED Color Filter on Encapsulation (CoE) dari Samsung Display.
Teknologi ini memungkinkan panel layar dibuat lebih tipis sehingga tersedia ruang internal ekstra untuk menampung komponen lain, termasuk baterai berkapasitas lebih besar.
Dengan pendekatan tersebut, Apple diyakini tetap mampu mempertahankan identitas iPhone Air sebagai smartphone premium dengan desain ultra-tipis.
Masih Berstatus Bocoran
Hingga saat ini Apple belum memberikan konfirmasi resmi mengenai spesifikasi iPhone Air 2.
Namun, berbagai bocoran dari rantai pasok menunjukkan perusahaan sedang menyiapkan peningkatan besar dibanding generasi pertama.
Menurut pembocor industri Digital Chat Station, Apple tengah menyiapkan peningkatan tersebut untuk menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih seimbang tanpa menghilangkan desain ikonik seri Air.

iPhone Air 2 diperkirakan akan diperkenalkan bersamaan dengan seri iPhone 18 pada musim semi 2027, meski jadwal peluncuran tersebut masih menunggu pengumuman resmi dari Apple.