VIDEO: Begini Dahsyatnya Guncangan di Everest Pascagempa Nepal

Ardi Mandiri

Senin, 27 April 2015 | 14:01 WIB

Suara.com - Gempa dahsyat 7,9 SR di Nepal, Sabtu (25/4/2015) siang tadi terasa sampai Gunung Everest. Terjadi longsor di sana dan menewakan penduduk.

Pejabat Kementerian Pariwisata Nepal, Gyanendra Shrestha mengatakan ada 10 orang yang tewas terkena longsor. Hal itu menyebabkan para pendaki di puncak tertinggi di dunia itu khawatir.

Longsoran salju itu mengubur sebagian base camp bagi pendaki menuju Everest. Diprediksi jumlah korban longsor itu bisa terus bertambah.

"Jumlah korban bisa naik, mungkin termasuk orang asing serta sherpa (pemandu)," katanya.

April ini adalah bulan yang baik untuk mendaki di Everest. Sebab cuaca bagus dan hujan salju belum menyelimuti Himalaya.

Sampai saat ini, jumlah korban tewas akibat gempa Nepal mencapai 789 orang. Sebagian besar korban ada di Lembah Kathmandu dan termasuk 181 orang di ibukota.

Choti Sherpa, pekerja Asosiasi Summiteers Everest mengatakan tidak bisa mengabarkan keluarga dan rekan-rekan di gunung. "Setiap orang mencoba untuk menghubungi satu sama lain, tapi kami tidak bisa," katanya.

Longsor salju pernah terjadi di bulan yang sama tahu 2014 lalu. Ada 16 orang tewas.

 

 (Reuters/ Pink Idea/ Wild News/ Jr Nick/ debn pal/ Youtube)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kondisi Terburuk 1 Juta Anak Korban Gempa Nepal

Kondisi Terburuk 1 Juta Anak Korban Gempa Nepal

News | Senin, 27 April 2015 | 13:34 WIB

Dua Alasan Ilmiah Gempa Nepal Telan Banyak Korban

Dua Alasan Ilmiah Gempa Nepal Telan Banyak Korban

Tekno | Senin, 27 April 2015 | 13:04 WIB

Gempa Nepal Pisahkan Sejoli Pendaki Tertua Himalaya

Gempa Nepal Pisahkan Sejoli Pendaki Tertua Himalaya

News | Senin, 27 April 2015 | 12:17 WIB

Gempa Nepal, Produksi Apel di India Terancam

Gempa Nepal, Produksi Apel di India Terancam

News | Senin, 27 April 2015 | 11:17 WIB

Terkini

Polri Bongkar Listrik Padam Massal Gegara Korupsi Batu Bara PLTU

Polri Bongkar Listrik Padam Massal Gegara Korupsi Batu Bara PLTU

Video | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:00 WIB

Liga Akamsi, Saat Jalanan Disulap Jadi Lapangan di Tengah Sesaknya Jakarta

Liga Akamsi, Saat Jalanan Disulap Jadi Lapangan di Tengah Sesaknya Jakarta

Video | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:27 WIB

Benarkah Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite?

Benarkah Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite?

Video | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

Aturan Baru Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite

Aturan Baru Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

45 Kasus Rokok Ilegal Diungkap, Negara Selamatkan Rp12,3 Miliar

45 Kasus Rokok Ilegal Diungkap, Negara Selamatkan Rp12,3 Miliar

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:05 WIB

Bahas Selat Malaka, Prabowo Keras Singgung 'Perampok' Depan PM Singapura Lawrance

Bahas Selat Malaka, Prabowo Keras Singgung 'Perampok' Depan PM Singapura Lawrance

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:30 WIB

Tahan Tangis, Dosen Curhat di Sidang MK: Gaji Kekecilan sampai Harus Jual Bubur

Tahan Tangis, Dosen Curhat di Sidang MK: Gaji Kekecilan sampai Harus Jual Bubur

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:00 WIB

Lantik Istri hingga Sepupu Jadi Pejabat, Langkah Wali Kota Bima Jadi Sorotan

Lantik Istri hingga Sepupu Jadi Pejabat, Langkah Wali Kota Bima Jadi Sorotan

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:36 WIB

TikTok - Tokopedia Bantah Isu PHK Massal Pegawai Usai Bertemu DPR dan Menaker

TikTok - Tokopedia Bantah Isu PHK Massal Pegawai Usai Bertemu DPR dan Menaker

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:03 WIB

'Nadiem Seharusnya Tidak Dipenjara?': Kronologi Kasus Chromebook hingga Vonis 10 Tahun Penjara

'Nadiem Seharusnya Tidak Dipenjara?': Kronologi Kasus Chromebook hingga Vonis 10 Tahun Penjara

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:11 WIB

×