Cerita Asri Welas Tentang Cara Belajar Gibran yang Beda dari Anak-anak Lain

Yohanes Endra | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Jum'at, 12 April 2024 | 13:53 WIB
Cerita Asri Welas Tentang Cara Belajar Gibran yang Beda dari Anak-anak Lain
Aktris Asri Pramawati atau Asri Welas saat jumpa pers film Cinta Pertama, Kedua dan Ketiga di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/12/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Asri Welas mendapat karunia tak biasa dari Allah. Putra keduanya, Rayyan Gibran Ridha Rahardja terlahir dengan sejumlah penyakit yang mengiringi.

Lelaki cilik yang biasa disapa Gibran mengidap katarak kongential sejak bayi. Kondisi diperparah dengan masalah sinkronisasi otak kiri dan kanan, yang berdampak pada lambatnya proses tumbuh kembang Gibran.

Di tengah berbagai keterbatasan Gibran, Asri Welas tak menyerah untuk memberikan yang terbaik untuk putranya. Berbagai cara Asri tempuh agar Gibran tetap bisa belajar dan menempuh pendidikan seperti anak-anak lain.

Sempat kesulitan mencari sekolah, Asri Welas akhirnya menemukan tempat belajar yang dirasa cocok untuk Gibran. Di sana, ada metode pendidikan khusus yang dipakai untuk mengajarkan Gibran dalam membaca, menulis dan berhitung.

Lantas, seperti apa cerita pendidikan khusus yang didapat Gibran lewat kehendak kuat Asri Welas untuk mengajarkan berbagai ilmu ke putranya? Berikut, hasil perbincangan Suara.com dengan Asri Welas.

Asri Welas bersama putranya, Gibran. [Instagram]
Asri Welas bersama putranya, Gibran. [Instagram]

Mbak Asri, perkembangan kondisi Gibran sekarang seperti apa?

Masih terapi sensorik sama motorik. Gibran itu kan usianya 6 tahun, tapi perkembangannya seperti usia 4 tahun, sama seperti adiknya.

Untuk pendidikan Gibran seperti apa, Mbak Asri? Apakah masih terkendala dalam mencari sekolah?

Alhamdulillah, Gibran sudah sekolah.

Gibran menempuh pendidikan formal atau ada metode khusus?

Kalau sekolah lain kan ada kelasnya. Jadi guru di depan, muridnya di belakang semua, duduk. Nah, kalau sekolahnya Gibran nggak, one by one, pakai alat. Namanya kelas montessori.

Seperti apa bentuk pendidikan yang didapat Gibran di sekolah tersebut?

Kan dia keterbatasan mata, jadi medianya lewat hal lain. Salah satunya pakai pasir, nulisnya lewat pasir. Jadi nulis dari 1 sampai 50 dia udah bisa, cuma memang pakai pensilnya belum mau. Kalau untuk ukuran besar kecil, dia pakai boks. Nanti disusun, dari besar ke kecil atau kecil ke besar. Menghitung juga gitu. Sebelum belajar di pensil dan kertas, dia pakai kapur sama pakai barang.

Dengan sistem pendidikan tersebut, apakah Gibran bisa mengikutinya dengan baik?

Ngerti. Jadi kalau misal ditunjukkin, ‘Itu angka berapa?’, itu dia tahu. Misal nanti ditanya, ‘Gimana nulisnya?’ Dia nulis di angkasa.

Asri Welas dalam jumpa pers terkait kondisi anaknya di RS Meilia Cibubur, Jakarta, Jumat (16/6/2023) [Suara.com/Tiara Rosana]
Asri Welas dalam jumpa pers terkait kondisi anaknya di RS Meilia Cibubur, Jakarta, Jumat (16/6/2023) [Suara.com/Tiara Rosana]

Dari sisi Mbak Asri selaku ibu, apa yang dirasakan saat melihat Gibran harus menempuh pendidikan dengan cara yang berbeda dari anak-anak seusianya?

Sedih ya sedih. Cuma memang harus sabar. Anak itu beda-beda. Ya kita harus tahu anak kita yang mana. Kalau memang anak kita belum bisa nulis, ya mungkin memang belum waktunya nulis pakai pensil. Tapi bisa kan nulis pakai hal lain? Masing-masing anak kan kemauannya beda. Daripada nggak belajar sama sekali kan, jadi nggak apa-apa.

Boleh dikatakan, Mbak Asri tetap bersyukur dengan pencapaian Gibran saat ini?

Iya. Dia itu sebelumnya butuh waktu tiga bulan loh, buat bisa bergabung dalam grup sama temen-temennya. Tadinya cuma di ujung aja, sendiri. Dia itu termasuk introvert. Jadi butuh membiasakan aja. Sekarang sih udah bisa menikmati, udah bisa nyanyi-nyanyi bareng. Gibran itu bisa pipis di toilet aja butuh waktu 3 bulan loh. Sebelumnya selalu pipis di celana. Jadi misal masuk ke toilet gitu, dia cuma masuk doang, terus keluar. Pipisnya tetep di celana.

Apa yang diharapkan Mbak Asri, dari proses mendidik Gibran dengan metode khusus ini?

Aku pengin dia bisa mandiri terhadap banyak hal. Kan dalam hidup, kita akan ketemu berbagai aplikasi ya, ketemu sama banyak orang. Gibran kan juga udah ada adiknya, itu bisa jadi stimulan buat Gibran juga supaya jadi bergerak lebih cepat. Alhamdulillah, perkembangan Gibran pun belakangan luar biasa.

Cukup terbantu juga ya dengan keberadaan adiknya?

Bener-bener jadi kayak anak kembar. Luar biasa perkembangan Gibran untuk konsentrasi dan kepintarannya.

Jadi, Mbak Asri ke depan akan tetap mengupayakan pendidikan formal juga untuk Gibran?

Nggak ada yang nggak mungkin. Ya kalaupun nanti ujungnya bukan sesuatu hal yang baik, semoga Tuhan memberikan yang terbaik untuk anaknya. Yang penting, niatku baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Asri Welas Tentang Anaknya yang Lahir dengan Katarak Kongenital Hingga Pakai Kacamata Plus 13

Cerita Asri Welas Tentang Anaknya yang Lahir dengan Katarak Kongenital Hingga Pakai Kacamata Plus 13

Health | Selasa, 26 Maret 2024 | 13:52 WIB

Hindia Buka-bukaan Soal Inspirasi Musik, Pengaruh Lagu, hingga Penyegaran Konsep Tur

Hindia Buka-bukaan Soal Inspirasi Musik, Pengaruh Lagu, hingga Penyegaran Konsep Tur

wawancara | Minggu, 17 Maret 2024 | 21:42 WIB

Haru, Anak Sulung Asri Welas Ingin Jadi Dokter Biar Bisa Obati Adik yang Idap Penyakit Langka

Haru, Anak Sulung Asri Welas Ingin Jadi Dokter Biar Bisa Obati Adik yang Idap Penyakit Langka

Entertainment | Rabu, 21 Februari 2024 | 08:40 WIB

Perjuangan Dianna Dee Starlight, dari Ditolak Ratusan Casting Hingga Punya Jargon Tampol-tampol

Perjuangan Dianna Dee Starlight, dari Ditolak Ratusan Casting Hingga Punya Jargon Tampol-tampol

wawancara | Minggu, 28 Januari 2024 | 14:05 WIB

Beda dari Bocah Seusianya, Tangis Asri Welas Pecah Ungkap Kondisi Anak usai Ikuti Terapi Darah

Beda dari Bocah Seusianya, Tangis Asri Welas Pecah Ungkap Kondisi Anak usai Ikuti Terapi Darah

Entertainment | Selasa, 17 Oktober 2023 | 14:28 WIB

Tak Boleh Dibius, Asri Welas Ungkap Alasan Putranya Gagal Rekam Otak

Tak Boleh Dibius, Asri Welas Ungkap Alasan Putranya Gagal Rekam Otak

Entertainment | Sabtu, 09 September 2023 | 07:15 WIB

Terkini

Strategi Anggya Kumala Jadikan Oreo Gerakan Kebaikan Bagi Keluarga Indonesia

Strategi Anggya Kumala Jadikan Oreo Gerakan Kebaikan Bagi Keluarga Indonesia

wawancara | Senin, 23 Februari 2026 | 15:06 WIB

Feri Amsari Bongkar Sisi Gelap Korupsi Politik: Kasus Bisa 'Diciptakan' Demi Jerat Lawan!

Feri Amsari Bongkar Sisi Gelap Korupsi Politik: Kasus Bisa 'Diciptakan' Demi Jerat Lawan!

wawancara | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:29 WIB

Kunardy Darma Lie, Ambisi Membawa KB Bank Jadi 10 Besar di Indonesia

Kunardy Darma Lie, Ambisi Membawa KB Bank Jadi 10 Besar di Indonesia

wawancara | Selasa, 06 Januari 2026 | 21:31 WIB

Prodjo Sunarjanto: Peluang Besar Logistik, Mobil Listrik hingga Tantangan dari Gen Z

Prodjo Sunarjanto: Peluang Besar Logistik, Mobil Listrik hingga Tantangan dari Gen Z

wawancara | Kamis, 04 Desember 2025 | 16:43 WIB

Rolas Sitinjak: Kriminalisasi Busuk dalam Kasus Tambang Ilegal PT Position, Polisi Pun Jadi Korban

Rolas Sitinjak: Kriminalisasi Busuk dalam Kasus Tambang Ilegal PT Position, Polisi Pun Jadi Korban

wawancara | Jum'at, 14 November 2025 | 21:09 WIB

Transformasi Sarana Menara Nusantara dari 'Raja Menara' Menuju Raksasa Infrastruktur Digital

Transformasi Sarana Menara Nusantara dari 'Raja Menara' Menuju Raksasa Infrastruktur Digital

wawancara | Senin, 13 Oktober 2025 | 14:33 WIB

Tatang Yuliono, Bangun Koperasi Merah Putih dengan Sistem Top Down

Tatang Yuliono, Bangun Koperasi Merah Putih dengan Sistem Top Down

wawancara | Senin, 29 September 2025 | 14:21 WIB

Reski Damayanti: Mengorkestrasi Aliansi dalam Perang Melawan Industri Scam

Reski Damayanti: Mengorkestrasi Aliansi dalam Perang Melawan Industri Scam

wawancara | Rabu, 10 September 2025 | 20:23 WIB

Andi Fahrurrozi: Engineer Dibajak Timur Tengah saat Bisnis Bengkel Pesawat Sedang Cuan

Andi Fahrurrozi: Engineer Dibajak Timur Tengah saat Bisnis Bengkel Pesawat Sedang Cuan

wawancara | Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:36 WIB

Dewa Made Susila: Pasar Otomotif Sudah Jenuh, Saatnya Diversifikasi

Dewa Made Susila: Pasar Otomotif Sudah Jenuh, Saatnya Diversifikasi

wawancara | Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:04 WIB