Isu Buruh Migran Harus Masuk dalam Agenda Pembangunan Pasca-2015

adminDoddy Rosadi Suara.Com
Minggu, 09 Februari 2014 | 12:41 WIB
Isu Buruh Migran Harus Masuk dalam Agenda Pembangunan Pasca-2015

Suara.com - Organisasi masyarakat sipil Indonesia menghendaki peran yang lebih aktif dari pemerintah Indonesia untuk mengusulkan agenda-agenda pembangunan. Karena hal itu sangat penting bagi keberhasilan pembangunan Indonesia dan Negara-negara miskin dan berkembang lainnya, serta mempengaruhi arah pembangunan Indonesia setelah 2014 nanti. Demikian dikatakan Hamong Santono dari International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), salah satu CSO yang hadir dalam Open Working Group on Sustainable Development Goals (OWG on SDGs) ke 8 tanggal 3-7 Februari 2014 di New York Amerika Serikat.

Menurut Hamong, Indonesia perlu lebih aktif memperjuangkan kepentingan nasionalnya untuk masuk dalam agenda pembangunan 2015, sehingga menjadi platform pembangunan secara global.

“Setidaknya terdapat tiga isu penting yang harus disuarakan Indonesia yaitu kemiskinan (bukan hanya kemiskinan ekstrem), ketimpangan pendapatan dimana Indonesia saat ini menghadapi persoalan ketimpangan pendapatan dan menghilangkan ataupun mengurangi illicit financial flow sebagai salah satu alternatif pembiayaan pembangunan Pasca-2015”, jelas Hamong, dalam keterangan persnya, Sabtu, (8/2/2014).

CSO Indonesia memberi usulan kepada Pemerintah Indonesia untuk memperjuangkan isu-isu penting seperti pemberantasan kemiskinan, ketimpangan dan kerjasama pembangunan. Juga isu-isu yang selama ini sudah masuk dalam MDG’s seperti isu kesehatan dan perempuan.

Ruby Khalifa, dari AMAN yang juga menghadiri forum OWG menyebutkan pemerintah Indonesia bisa menjadi leader untuk menyuarakan isu krusial seperti kesehatan reproduksi serta seksual perempuan dan anak perempuan, zero toleran untuk kekerasan berbasis gender dan segala bentuk perdagangan perempuan, penegakan hukum, menolak impunitas pada pelaku kekerasan seksual dan berbasis gender dan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan, termasuk dalam upaya perdamaian di tingkat nasional dan international.

Wahyu Susilo dari Migran Care juga menyuarakan hal yang sama. Secara khusus dia mengusulkan agar Pemerintah Indonesia memperjuangkan masuknya isu seputar buruh migrant ke dalam agenda pembangunan. Wahyu menambahkan,” Persoalan migrasi tenaga kerja tak boleh diabaikan dalam agenda pembangunan pasca-2015 setelah terlewatkan dalam MDGs. Selama ini, buruh migran adalah kelompok yang terpinggirkan dalam agenda pembangunan global meski mereka memberikan kontribusi signifikan menggerakkan perekonomian global”.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI