Mendag: Keberadaan Pasar Tradisional Harus Dilestarikan

Doddy Rosadi Suara.Com
Sabtu, 14 Juni 2014 | 12:34 WIB
Mendag: Keberadaan Pasar Tradisional Harus Dilestarikan
Menteri Perdagangan M Lutfi. (Antara/Fanny Octavianus)

Suara.com - Tumbuhnya pasar modern seperti super market itu bukan menjadi pesaing bagi pasar tradisional karena pangsa pasarnya juga bebeda. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan,  pasar tradisional punya konsumen sendiri sehingga keberadaanya harus dilestarikan.

Lutfi  mengatakan, selama ini banyak masyarakat berpendapat tumbuhnya pasar modern akan mempengaruhi pembelian di pasar tradisional. Anggapan itu tidak benar karena peminat pasar tradisional masih cukup banyak.

“Apalagi pasar tradisional buka sejak pagi atau mulai fajar, sementara pasar modern diatas jam 09.00 WIB. Itu sebenarnya dapat mempengaruhi pasar modern, karena ibu rumah tangga umumnya membeli kebutuhan pokok termasuk sayur mayor sejak pagi,” kata Lutfi.

Namun, lanjut dia, yang lebih penting lagi agar meminat pasar tradisional lebih banyak maka perawaratannya harus selalu terjaga.

“Saluran air dan ruang dipasar tersebut harus selalu terjaga sehingga pembeli tidak gerah. Yang jelas, pasar tradisional omzetnya bisa tumbuh hingga 70 persen asal selalu terawat,” ungkapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI