Suara.com - Memasuki masa tenang kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, ternyata berimbas positif pada nilai rupiah dan indek pasar bursa. Pada perdagangan Senin (7/7/2014) pagi, baik nilai rupiah maupun IHSG menguat.
Nilai tukar rupiah, Senin pagi menguat. Dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Senin pagi, rupiah bergerak menguat sebesar 99 poin menjadi Rp 11.773 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp 11.872 per dolar Amerika.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), juga dibuka menguat 15,96 poin atau 0,33 persen menjadi 4.921,78. Penguatan juga dialami indeks 45 saham unggulan (LQ45) yang naik 4,16 poin (0,50 persen) ke level 833,44.
"Pelaku pasar saham kembali melanjutkan aksi beli sehingga indeks BEI masih berada di area positif," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada. Menurut dia, aksi pelaku pasar saham itu didukung dari sentimen bursa saham global yang cenderung membaik, data ketenagakerjaan AS yang ppositif berimbas pada menguatnya laju bursa saham AS, Eropa serta Asia.
"Pelaku pasar saham di dalam negeri memanfaatkan kondisi ini untuk kembali mengakumulasi bertahap," katanya.
Kendati demikian, lanjut dia, masih ada sentimen di dalam negeri yang berpotensi menghambat, salah satunya hasil pemilub presiden yang tidak sesuai ekspektasi.
"Apapun hasil pilpres diharapkan dapat direspon secara rasional dan diharapkan tidak mengkontaminasi pasar sehingga menahan kenaikan," katanya.
Sementara itu, Tim Analis Teknikal Mandiri Sekuritas dalam kajiannya mengemukakan bahwa indeks BEI masih dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bergerak menguat.
Ia memaparkan bahwa investor sedang menanti hasil pemilihan presiden yang akan dilaksanakan pada Rabu (9/7/2014) mendatang. Di sisi lain, kalangan pasar juga menunggu hasil kinerja semester pertama emiten, dan perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. "Indeks BEI akan bergerak di kisaran 4.887-4.920 poin," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 25,51 poin (0,11 persen) ke level 23.571,87, indeks Nikkei naik 16,66 poin (0,11 persen) ke level 15.453,79 dan Straits Times menguat 7,02 poin (0,21 persen) ke posisi 3.279,27.
(Antara)