Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Kaltim Komitmen Jadi Lumbung Pangan Indonesia

Ardi Mandiri | Suara.com

Selasa, 19 Agustus 2014 | 01:17 WIB
 Kaltim Komitmen Jadi Lumbung Pangan Indonesia
Petani membajak sawah menggunakan kerbau. (Antara/Adeng Bustomi)

Suara.com - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak, menyatakan komitmen daerah itu untuk menjadi salah satu lumbung pangan di Indonesia dengan dukungan potensi besar dalam bidang pertanian.

"Pak Gubernur sudah berkomitmen Kaltim harus menjadi lumbung pangan. Untuk itu, Kaltim tidak bisa lagi menggunakan teknologi biasa, sudah harus menuju pertanian modern berbasis mekanisasi," kata Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dispertan) Kaltim, Ibrahim di Samarinda, Senin (18/8/2014).

Ia menyebutkan, Kaltim memiliki potensi pertanian dalam arti luas yang besar seperti potensi lahan pertanian yang sangat luas dengan kondisi tanah yang baik untuk pertanian.

Ibrahim mengatakan untuk mendukung program tersebut perlu dilakukan percepatan (akselerasi) penerapan teknologi modern dalam pengembangan pertanian dalam arti luas.

Dengan pertanian modern berbasis mekanisasi dapat menghemat waktu, biaya dan tenaga para petani, yang selama ini menggunakan cara-cara tradisional.

Sebagai contoh, pertanian padi sawah yang menggunakan mekanisasi, untuk proses tanam menggunakan rice transplanter (mesin tanam bibit padi), satu hektare sawah bisa diselesaikan dalam waktu sekitar 3-4 jam, bahkan ada yang yang bisa diselesaikan dalam waktu satu jam sesuai dengan kapasitas mesin tanamnya.

"Demikian halnya untuk panen padi menggunakan mesin pemanen modern, dalam waktu sekitar tiga jam petani bisa memanen sawah seluas satu hektare. Bandingkan dengan petani yang menggunakan cara tradisional memerlukan waktu lebih lama dalam menanam ataupun memanen padi," kata Ibrahim.

Dispertan Kaltim sejak beberapa tahun lalu sudah merealisasikan beberapa program alsintan (alat mesin pertanian). Pada 2014 saja, melalui sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah didistribusikan sekitar 72 unit traktor tangan ke kabupaten di Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Ia merinci Kutai Timur didistribusikan sebanyak tiga unit traktor tangan, Penajam Paser Utara (PPU) sebanyak 50 unit, Paser sebanyak enam unit, Bulungan sebanyak delapan unit dan Nunukan sebanyak lima unit.

Selain itu, 30 unit pompa air juga telah didistribusikan untuk Kutai Kartanegara (Kukar) sebanyak sembilan unit, PPU sebanyak 15 unit dan Paser sebanyak enam unit.

Sedangkan dari APBD Kaltim, untuk 2014 akan disebar sekitar 100 unit traktor tangan, untuk Kutim 16 unit, Kukar untuk 17 unit, PPU untuk 15 unit, Nunukan sebanyak lima unit, Berau sebanyak 10 unit, Malinau sebanyak empat unit.

"Selain itu Bulungan sebanyak empat unit, Tana Tidung sebanyak dua unit dan sisanya sepuluh unit menjadi cadangan untuk provinsi yang akan didistribusikan sesuai dengan permintaan dan kebutuhan daerah," kata Ibrahim.

Selanjutnya, alsintan yang juga akan didistribusikan ke kabupaten/kota, yakni cultivator sebanyak 10 unit, power threser sebanyak 20 unit, rice milling unit/RMU sebanyak lima unit, RMU mobile sebanyak empat unit, hand sprayer sebanyak 20 unit, padi reaper sebanyak lima unit, mesin pengering padi berbahan bakar sekam sebanyak dua unit dan terpal sebanyak 200 unit.

"Itulah kesiapan kita untuk mendukung komitmen Kaltim menjadi daerah lumbung pangan," katanya.

Ia menyatakan Kaltim juga menyiapkan pencetakan sawah, optimasi lahan pertanian, pemenuhan kebutuhan pupuk dan lainnya. "Tentunya kami memerlukan dukungan dari instansi lain, terutama untuk pembangunan infrastruktur jalan usaha tani, jaringan irigasi dan lainnya," kata Ibrahim. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ironi Lumbung Pangan Indramayu: Harga Gabah Naik, Petani Terpaksa Beli Pupuk di Pasar Gelap

Ironi Lumbung Pangan Indramayu: Harga Gabah Naik, Petani Terpaksa Beli Pupuk di Pasar Gelap

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:02 WIB

Merauke Mau Dijadikan Lumbung Pangan, Airlangga Sebut Kuncinya Perluasan Lahan

Merauke Mau Dijadikan Lumbung Pangan, Airlangga Sebut Kuncinya Perluasan Lahan

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:43 WIB

Pemkab Jember Menuju Swasembada Pangan, Gus Fawait Siapkan Empat Strategi

Pemkab Jember Menuju Swasembada Pangan, Gus Fawait Siapkan Empat Strategi

News | Minggu, 29 Juni 2025 | 18:54 WIB

Kunjungan ke Kalimantan Selatan, Mentan Amran: Saatnya Jadi Lumbung Pangan Nasional!

Kunjungan ke Kalimantan Selatan, Mentan Amran: Saatnya Jadi Lumbung Pangan Nasional!

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 12:28 WIB

Mentan Amran dan Menkeu Sri Mulyani Tinjau Progres Cetak Sawah di Wanam

Mentan Amran dan Menkeu Sri Mulyani Tinjau Progres Cetak Sawah di Wanam

Bisnis | Kamis, 27 Februari 2025 | 20:43 WIB

Sejarah dan Fakta Unik Nusakambangan, Pulau Penjara Bakal Dijadikan Lumbung Pangan?

Sejarah dan Fakta Unik Nusakambangan, Pulau Penjara Bakal Dijadikan Lumbung Pangan?

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 18:45 WIB

Warga Merauke Mulai Tanam di Sawah Baru, Optimisme Kesejahteraan Meningkat

Warga Merauke Mulai Tanam di Sawah Baru, Optimisme Kesejahteraan Meningkat

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:08 WIB

Kontroversi Food Estate Merauke: Calon Kepala Daerah Dukung, Warga Menolak

Kontroversi Food Estate Merauke: Calon Kepala Daerah Dukung, Warga Menolak

Video | Minggu, 24 November 2024 | 10:00 WIB

Lumbung Pangan Group Luncurkan Beras Premium dari Hasil Petani Lokal

Lumbung Pangan Group Luncurkan Beras Premium dari Hasil Petani Lokal

Bisnis | Rabu, 06 November 2024 | 06:07 WIB

Pakai Helikopter, Prabowo Cek Proyek Food Estate Merauke Bareng Andi Amran

Pakai Helikopter, Prabowo Cek Proyek Food Estate Merauke Bareng Andi Amran

Bisnis | Minggu, 03 November 2024 | 14:09 WIB

Terkini

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB