Array

Mulai Berkurang, Antrean untuk Dapatkan BBM Bersubsidi

Angelina Donna Suara.Com
Minggu, 31 Agustus 2014 | 08:48 WIB
Mulai Berkurang, Antrean untuk Dapatkan BBM Bersubsidi
Antrean panjang pengendara bermotor mengisi bahan bakar minyak (BBM). [Antara/Indrianto Eko Suwarso]

Suara.com - Antrean panjang kendaraan bermotor untuk mendapatkan premium bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan sekitarnya mulai berkurang, Minggu (31/8/2014).

Di SPBU di Jalan Ahmad Yani Km6 Banjarmasin misalnya, antrean mobil untuk mengisi premium bersubsidi tidak lagi sampai pintu masuk tempat pengisian BBM itu.

Kondisi serupa juga terlihat pada beberapa SPBU luar kota Banjarmasin, seperti di Jalan Ahmad Yani Km9, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar dan Jalan Ahmad Yani Km19 --yang masuk wilayah Kota Banjarbaru.

Sebagai contoh pada SPBU di Km19 antrean mobil untuk mengisi premium bersubsidi hanya terlihat sekitar lima unit mobil. Begitu pula jenis kendaraan bermotor roda dua antreannya paling banyak belasan unit.

Berbeda dengan hari-hari sebelumnya atau sekitar sepekan lalu, antrean panjang mobil maupun sepeda motor untuk mendapatkan premium bersubsidi di sejumlah SPBU di berbagai wilayah Kalsel terlihat mengular.

Namun pengumuman atau imbauan pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel masih tertempel dan berlaku, seperti ketentuan untuk premium bagi mobil maksimal mengisi Rp100.000 dan solar Rp150.000.

Ketika ditanya, petugas SPBU Km19 mengungkapkan, di pengisian bahan bakar tempatnya bertugas tersebut tidak ada pengurangan pasokan selama ribut-ribut atau adanya isu rencana kenaikan harga BBM belakangan ini.

"Tapi untuk antisipasi kelangkaan BBM bersubsidi, Pemprov Kalsel membuat imbaun. Imbauan tersebut wajar-wajar saja agar pengguna BBM bersubsidi, baik jenis premium maupun solar tidak kelimpungan," ujarnya.

Pemandangan yang berbeda pula dengan mobil yang menggunakan BBM jenis solar, seperti truk antrean masih tetap panjang untuk mendapatkan bahan bakar bersubsidi tersebut.

Sebagaimana terlihat pada SPBU di Km19 dan Jalan Ahmad Yanis Km26 Landasan Ulin, Banjarbaru, antrean truk untuk mengisi solar bersubsidi masih tampak panjang, meluber sampai ke pinggir/tepi jalan umum.

Antrean panjang kendaraan bermotor pada sejumlah SPBU di wilayah Kalsel tersebut sempat membuat kemarahan Dewan Minyak Nasional (DMN) yang melakukan kunjungan kerja ke Banjarmasin beberapa hari lalu.

Menurut DMN, antrean panjang di Kalsel tersebut karena dipicu pemberitaan yang terlihat pada beberapa kota di Pulau Jawa, sehingga masyarakat menjadi panik.

"Padahal persediaan BBM cukup, baik premium maupun solar, dan pemerintah tidak menaikan harga bahan bakar yang menjadi kebutuhan rakyat banyak itu," ujar DMN. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI