Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Jokowi-JK Harus Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

Siswanto | Suara.com

Senin, 01 September 2014 | 16:43 WIB
Jokowi-JK Harus Ciptakan Banyak Lapangan Kerja
Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Kamis (1/5). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pengamat Ekonomi, Aviliani, berharap kepada pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla kelak mampu menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.

Aviliani mengingatkan saat ini mayoritas masyarakat Indonesia masih berpendidikan tamatan sekolah dasar.

"Kalau sekarang masih 50 persen pekerja kita masih SD ke bawah, ke depan karena pendidikan sudah gratis otomatis sekolah makin bagus dong, otomatis kalau pendidikan lebih bagus yang sulit itu kesempatan kerja," kata Aviliani usai diskusi bertema 'Ketimpangan Pendapatan di Indonesia: Harapan Publik terhadap Pemerintahan Jokowi-JK' di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin 59, Jakarta Pusat, Senin (1/9/2014).

Aviliani memperkirakan pada tahun 2020 nanti, Indonesia akan menghasilkan generasi pekerja yang lebih baik. Pengangguran, ketika itu juga akan berkurang.

"Mulai sekarang yang harus dipikirkan 2020 menciptakan lapangan pekerjanya sesuai dengan pendidikan masyarakat yang lebih bagus, dan baru kita ga akan terjadi pengangguran," kata Aviliani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Generasi Muda dan Pengangguran, Sasaran Rekrutmen ISIS

Generasi Muda dan Pengangguran, Sasaran Rekrutmen ISIS

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 08:25 WIB

Mengurangi Pengangguran Melalui Budidaya Udang

Mengurangi Pengangguran Melalui Budidaya Udang

Bisnis | Senin, 05 Mei 2014 | 15:30 WIB

Perekonomian Indonesia 5 Persen, Pengangguran Berkurang

Perekonomian Indonesia 5 Persen, Pengangguran Berkurang

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2014 | 12:45 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB