Rupiah Kembali Melemah, Ini Tanggapan Jokowi

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2015 | 14:15 WIB
Rupiah Kembali Melemah, Ini Tanggapan Jokowi
Presiden Joko Widodo. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS lebih karena disebabkan oleh faktor-faktor eksternal yang saling mempengaruhi satu sama lain.

Presiden Jokowi berpendapat, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika disebabkan oleh faktor-faktor eksternal yang saling mempengaruhi.

"Semuanya berpengaruh. Faktor eksternal terutama berpengaruh," kata Presiden usai membuka Jakarta Food Security Summit 2015 Feed The World, Kamis (12/2/2015)

Ia mengatakan faktor eksternal yang berpengaruh di antaranya kondisi terus menurunnya harga minyak dan positifnya data ekonomi Amerika.

Namun yang jelas, kata Presiden, kondisi fiskal di dalam negeri sudah sehat, inflasi juga sudah bisa dipegang.

Selain itu hal lain yang berkaitan dengan neraca juga semakin baik.

"Tapi ini kan memerlukan waktu. Saya ini baru tiga bulan lebih dikit lho," kata Presiden.

Meski demikian, Jokowi meyakini kondisi tersebut tak akan bertahan lama. Ia juga tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus membaik.

Pada hari ini nilai tukar rupiah bergerak melemah sebesar 66 poin menjadi Rp 12.788 dibandingkan sebelumnya yang berada di posisi Rp 12.722 per dolar Amerika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI: Rupiah Melemah Momentum untuk Tingkatkan Ekspor

BI: Rupiah Melemah Momentum untuk Tingkatkan Ekspor

Bisnis | Senin, 19 Januari 2015 | 13:50 WIB

Bahas Rupiah, Gubernur BI Temui Presiden Jokowi

Bahas Rupiah, Gubernur BI Temui Presiden Jokowi

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2014 | 13:27 WIB

Pengamat: Rupiah Melemah, Semua Transaksi Harus Standar Dolar

Pengamat: Rupiah Melemah, Semua Transaksi Harus Standar Dolar

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2014 | 19:42 WIB

Pengamat: Saat Rupiah Melemah, BI Lebih Berperan

Pengamat: Saat Rupiah Melemah, BI Lebih Berperan

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2014 | 14:50 WIB

Rupiah Melemah, 'Lampu Kuning' untuk Tim Ekonomi Jokowi-JK

Rupiah Melemah, 'Lampu Kuning' untuk Tim Ekonomi Jokowi-JK

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2014 | 15:03 WIB

Rupiah Tembus Rp12.500 per Dolar, IHSG Terkoreksi

Rupiah Tembus Rp12.500 per Dolar, IHSG Terkoreksi

Bisnis | Senin, 15 Desember 2014 | 09:59 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah

Nilai Tukar Rupiah Melemah

News | Kamis, 30 Oktober 2014 | 19:05 WIB

Terkini

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:58 WIB

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:49 WIB

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:32 WIB