Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

"Cocopop Craft", Pionir Tas Bayi Multifungsi di Indonesia

Doddy Rosadi

Senin, 23 Februari 2015 | 12:00 WIB
"Cocopop Craft", Pionir Tas Bayi Multifungsi di Indonesia
Febiani Samantha. (Dok:pribadi)

Suara.com - Tas bayi merupakan salah satu pernah-pernik yang wajib dimiliki para ibu yang baru melahirkan. Ketika sang bayi sudah beranjak dewasa, tas bayi biasanya ‘terlupakan’ alias tidak terpakai lagi. Tidak jarang tas bayi hanya menjadi penambah koleksi barang-barang tidak terpakai di rumah Anda.

Febiani Samantha tidak ingin hal itu dialami dirinya. Dia ingin mempunyai tas bayi yang modelnya seperti yang banyak ditemui saat ini yaitu motifnya selalu diwarnai gambar-gambar lucu.

“Saya tidak suka dengan tas bayi seperti itu. Karena kalau anak saya sudah besar, tas itu tidak bisa dipakai lagi. Saya ingin ada yang menjual tas bayi yang multifungsi, tidak hanya berfungsi sebagai tas bayi tetapi juga bisa sebagai tas perempuan,” ujar Febi.

Ketika itu, Febi belum bisa merealisasikan mimpinya untuk bisa membuat tas bayi yang multifungsi karena harus menemani sang suami kuliah di Melbourne, Australia. Pada 2007, Febi dan suami kembali ke Indonesia. Saat itulah mimpinya untuk membuat tas bayi multifungsi mulai direalisasikan.

“Ketika pulang ke Indonesia saya hamil anak ketiga, jadi ketika itu saya mulai mencari disain dan juga bahan untuk tas bayi multifungsi. Saya juga mulai mencari orang yang akan membantu menjahit tas itu,” ungkapnya.


Dia perlu waktu dua tahun untuk memulai usaha produksi tas bayi multifungsi yang diberi nama Cocopop Craft. Pada 2009, Febi mulai memperkenalkan sejumlah tas bayi multifungsi buatannya dalam sebuah acara pameran. Tas bayi itu mempunyai model seperti tas-tas yang biasa dipakai ibu-ibu, model backpack dan juga model travelling bag.

“Jadi, ketika ada bazar yang dilakukan majalah anak-anak dan orangtua, saya buka booth. Nah, orang pada bingung waktu melihat tas yang saya buat itu. Para pengunjung pameran itu bingung kok tas bayi ada tempat laptopnya, trus kok tas bayi dibuat dari kulit sintetis. Tas bayi multifungsi buatan saya ini boleh dibilang pionir karena belum pernah ada yang membuat seperti ini sebelumnya. Jadi, risiko dari produk yang pertama kali dibuat adalah harus memberitahukan product knowledge kepada pelanggan,” ceritanya.

Pada 2009, demam Facebook sudah melanda Indonesia. Hal itu dimanfaatkan Febi untuk mempromosikan produk tas bayi multifungsi itu lewat media sosial. Namun, dia juga bergerilya ke sejumlah media untuk memperkenalkan Cocopop Craft dan produknya. Media yang menjadi targetnya adalah media dengan pangsa pasar ibu dan anak-anak.

Tas bayi multifungsi buatan Febi menggunakan kulit sintetis dengan motif canvas, katun atau kodurai. Meski multifungsi, tas bayi produksi Cococop Craft tidak berat. Dengan model yang trendy, pelan tapi pasti, tas bayi multifungsi ini mulai mendapatkan penggemar.



“Ada yang memesan dari Roma, Italia, yaitu orang Indonesia yang tinggal di sana. Ada juga dari Australia, Jepang, Belanda dan juga Malaysia. Kebanyakan tahu produk saya dari Facebook dan ada juga dari teman-temannya,” ungkap Febi.

Tas bayi multifungsi yang stylish ini dijual Febi dengan harga paling murah Rp295 ribu dan paling mahal Rp600 ribu. Untuk tas yang paling mahal, Febi tidak memproduksi banyak dengan pertimbangan eksklusivitas. Omongan dari mulut ke mulut ternyata jauh lebih ampuh dalam memperkenalkan produk Cocopop Craft.

“Itulah yang membuat saya selalu menjaga hubungan baik dengan pelanggan yang membeli lewat Facebook. Kalau mereka puas dan suka, mereka akan langsung bercerita kepada teman-temannya. Efeknya jauh lebih besar dibandingkan beriklan di media,” ujarnya.

Febi juga tidak takur bersaing dengan kompetitor yang sudah mulai membuat tas bayi multifungsi. Kreativitas dan pelayanan merupakan dua hal yang selalu menjadi pegangan Febi dalam menjalankan usahanya ini.



Saat pertama kali membuka usaha Cocopop Craft, Febi merogoh kocek sekitar Rp18 juta. Kini, perempuan 36 tahun dengan tiga anak laki-laki itu sudah berhasil meraup omzet Rp30 juta hingga Rp40 juta per bulan.

Enam tahun berlalu, Febi masih punya cita-cita laimn bersama Cocopop Craft yaitu membuka toko offline. Sambil menunggu kehadiran toko offfline-nya, Anda bisa melihat-lihat atau memesan produk tas bayi multifungsi dan juga produk lainnya buatan Febi di akun Facebook, Cocopop Craft.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:48 WIB

Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini

Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:37 WIB

Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS

Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:30 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:22 WIB

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:20 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12 WIB

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB