Suku Bunga Kredit Tinggi, KPPU Nilai Ada Potensi Kartel

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 20 Juni 2015 | 15:27 WIB
Suku Bunga Kredit Tinggi, KPPU Nilai Ada Potensi Kartel
Salah satu sidang putusan perkara oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha. [KPPU.go.id]

Suara.com - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) mengendus dugaan adanya praktik tidak sehat di sektor perbankan. Indikasinya adalah dari suku bunga kredit yang terlalu tinggi.

Komisioner KPPU, Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan, suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Indonesia terlalu tinggi. Bunga KUR selama ini rata-rata mencapai 22 persen, sedangkan untuk UMKM sekitar 28 persen. Suku bunga tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan di negara-negara Asia lainnya, seperti Thailand, Malaysia dan Singapura.

"Dalam teori ekonominya, kalau sudah batas tertinggi, maka kecenderungannya pertama, bisa jadi karena ada kesepakatan. Dan kedua, memang bisa jadi pasarnya sangat luas dan penyedianya sedikit," kata Syarkawi, dalam diskusi 'Perekonomian Lebaran', di Gado-gado Boplo, Jakarta, Sabtu (20/6/2015).

Terkait hal itu, KPPU pun meminta industri perbankan agar tak melakukan kesepakatan dalam penetapan suku bunga. Berdasarkan analisa KPPU, bank cenderung membuat kesepakatan dalam menentukan suku bunga, termasuk penurunan suku bunga deposito.

Syarkawi menjelaskan, kesepakatan-kesepakatan tersebut merupakan bentuk transaksi kartel. Perbankan sengaja sepakat dalam penetapan suku bunga, sehingga tidak ada persaingan antar-bank untuk merebut dana pihak ketiga.

Menurut Syarkawi lagi, ada empat bank yang memiliki kekuatan dalam menentukan angka suku bunga dasar kredit tersebut. Namun pihaknya tidak menyebutkan siapa saja bank-bank tersebut, apakah swasta maupun bank BUMN.

Sehubungan dengan itu, pihaknya menurut Syarkawi, hanya mengimbau kepada industri perbankan untuk tidak melakukan kesepakatan antar-bank untuk menaikkan suku bunga kredit di Indonesia. Pasalnya, hal tersebut dapat merusak persaingan usaha di industri perbankan, dan membuat pertumbuhan ekonomi menjadi melambat.

"Kalau suku bunga kredit naik, ini akan mengganggu pertumbuhan ekonomi dan persaingan usaha. Jadi kita imbau untuk tidak melakukan kesepakatan antar-bank, dan kami mendorong bank mau menurunkan suku bunga atas keinginan sendiri," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisioner KPPU: Target Pertumbuhan Ekonomi Akan Sulit Tercapai

Komisioner KPPU: Target Pertumbuhan Ekonomi Akan Sulit Tercapai

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2015 | 13:17 WIB

Perbankan Masih Enggan Kucurkan Kredit ke Sektor Kelautan

Perbankan Masih Enggan Kucurkan Kredit ke Sektor Kelautan

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2014 | 17:00 WIB

KPPU Selidiki Perang Suku Bunga yang Dilakukan Perbankan

KPPU Selidiki Perang Suku Bunga yang Dilakukan Perbankan

Bisnis | Senin, 29 September 2014 | 17:24 WIB

Awasi Praktik Monopoli, OJK Gandeng KPPU

Awasi Praktik Monopoli, OJK Gandeng KPPU

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2014 | 20:36 WIB

Terkini

10 Perbandingan Fitur Jam Tangan Pintar dan Analog, Mana Pilihanmu?

10 Perbandingan Fitur Jam Tangan Pintar dan Analog, Mana Pilihanmu?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Bekaci | Kamis, 10 September 2026 | 19:44 WIB

BRImo Taiwan Raih Penghargaan, BRI Perkuat Layanan Finansial bagi Masyarakat Indonesia di Taiwan

BRImo Taiwan Raih Penghargaan, BRI Perkuat Layanan Finansial bagi Masyarakat Indonesia di Taiwan

Bogor | Kamis, 10 September 2026 | 19:43 WIB

Perluas Layanan Finansial bagi Diaspora Indonesia, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Perluas Layanan Finansial bagi Diaspora Indonesia, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:42 WIB

Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026

Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026

Surakarta | Kamis, 10 September 2026 | 19:41 WIB

Nihil Hasil dari Udara, Helikopter Basarnas Belum Temukan Tanda Rombongan Jurnalis di Anak Krakatau

Nihil Hasil dari Udara, Helikopter Basarnas Belum Temukan Tanda Rombongan Jurnalis di Anak Krakatau

Banten | Kamis, 10 September 2026 | 19:40 WIB

Daya Beli Melemah, Industri Pinjol Bakal Makin Selektif Kasih Pinjaman

Daya Beli Melemah, Industri Pinjol Bakal Makin Selektif Kasih Pinjaman

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:31 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu 65 Kg di Perairan Bantan Bengkalis

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu 65 Kg di Perairan Bantan Bengkalis

Riau | Kamis, 10 September 2026 | 19:30 WIB

Ulasan Record of Youth: Memahami Kesuksesan Lewat Perjalanan Masa Muda

Ulasan Record of Youth: Memahami Kesuksesan Lewat Perjalanan Masa Muda

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 19:30 WIB

Gelisah Tak Bisa Tidur, Ungkapan Hati Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Gelisah Tak Bisa Tidur, Ungkapan Hati Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Banten | Kamis, 10 September 2026 | 19:28 WIB

×