Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Pertamina Gunakan Kapal Sendiri untuk Angkut Minyak dari Malaysia

Liberty Jemadu | Suara.com

Minggu, 28 Juni 2015 | 21:07 WIB
Pertamina Gunakan Kapal Sendiri untuk Angkut Minyak dari Malaysia
Pertamina. (Shutterstock)

Suara.com - PT Pertamina (Persero) mengangkut minyak mentah sebanyak tiga kargo dari Malaysia menggunakan kapal sendiri pada Juni 2015.

"Dalam bulan Juni setidaknya ada tiga kali minyak mentah diangkut armada kapal sendiri untuk diolah di kilang milik Pertamina," kata Vice President Corporate PT Pertamina Wianda Arindita Pusponegoro di Jakarta, Minggu (28/6/2015).

Ia mengatakan bahwa MT Gamalama, kapal tipe long range dengan kapasitas di atas 80.000 metrik ton, selama Juni ini sudah dua kali mengangkut minyak mentah dari Malaysia. Pertama pada 2 Juni dengan kargo 576.336 barel dari Terminal Kidurong dan pada 20 Juni sebanyak 600.141 barel dari Kikeh.

Sementara itu, lanjutnya, kapal Pertamina lainnya, MT Gunung Geulis telah satu kali mengangkut minyak mentah sebanyak 574.812 barel dari Terminal Kikeh pada 1 Juni 2015.

Kapal yang diawaki kru Indonesia tersebut telah menempuh perjalanan 12 hari dari awal loading sampai akhirnya selesai discharge di pelabuhan khusus Kilang Cilacap, Jateng.

"Pengapalan minyak mentah dengan kapal sendiri ini menjaga pasokan dan ketahanan energi nasional secara efisien," katanya.

Wianda menambahkan, pada kuartal pertama 2015, efisiensi penggunaan armada kapal sendiri memberikan penghematan sekitar 22 juta dolar AS atau sekitar Rp287 miliar.

"Potensi efisiensi dari armada kapal sendiri cukup besar pada 2015, mengingat Pertamina memiliki 200 kapal yang terdiri 136 kapal sewa dan 64 kapal milik sendiri," ujarnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya akan menambah 26 kapal milik sendiri sehingga jumlahnya menjadi 90 unit.

"Optimalisasi armada kapal milik sendiri untuk mengangkut pembelian BBM dan minyak mentah akan terus ditingkatkan di tengah menurunnya harga minyak dunia," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Targetkan Terminal BBM Sambu Selesai Maret 2016

Pertamina Targetkan Terminal BBM Sambu Selesai Maret 2016

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2015 | 17:16 WIB

Kelola Blok Mahakam, Pertamina Siapkan Rp33 Triliun Per Tahun

Kelola Blok Mahakam, Pertamina Siapkan Rp33 Triliun Per Tahun

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2015 | 14:00 WIB

Pertamina Cocok Menjadi Agregator Tunggal Gas

Pertamina Cocok Menjadi Agregator Tunggal Gas

Bisnis | Senin, 15 Juni 2015 | 01:18 WIB

Rupiah Anjlok, Ongkos Pengadaan BBM Pertamina Naik 19 Persen

Rupiah Anjlok, Ongkos Pengadaan BBM Pertamina Naik 19 Persen

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 17:58 WIB

Persiapan Arus Mudik, Pertamina Jual BBM Kemasan

Persiapan Arus Mudik, Pertamina Jual BBM Kemasan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 17:19 WIB

Mudik Tiba, Pertamina Diminta Bangun SPBU di Cikampek-Palimanan

Mudik Tiba, Pertamina Diminta Bangun SPBU di Cikampek-Palimanan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 17:04 WIB

Pembentukan Perusahaan Holding Energi Dinilai Permudah Ekspansi

Pembentukan Perusahaan Holding Energi Dinilai Permudah Ekspansi

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2015 | 19:43 WIB

Terkini

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:00 WIB

Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107

Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:58 WIB

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:04 WIB

Mengubah Hutan Bambu Jadi Sumber Kehidupan, Langkah Nyata Green Action 2026

Mengubah Hutan Bambu Jadi Sumber Kehidupan, Langkah Nyata Green Action 2026

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 12:55 WIB

OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI

OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 12:25 WIB

Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat: Dedikasi Tinggi dan Komitmen Tanpa Kompromi Para Pekerja

Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat: Dedikasi Tinggi dan Komitmen Tanpa Kompromi Para Pekerja

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:56 WIB

Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun

Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:40 WIB

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:12 WIB

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:04 WIB

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:37 WIB