Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

Rupiah Melemah Tipis di Rp13.440

Suwarjono | Suara.com

Senin, 27 Juli 2015 | 12:59 WIB
Rupiah Melemah Tipis di Rp13.440
Rupiah Terus Melemah

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi bergerak melemah tipis sebesar satu poin menjadi Rp13.441 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.440 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar AS masih didorong oleh sentimen rencana bank sentral AS untuk menaikkan suku bunganya pada tahun ini.

"Fokus investor pasar uang pada pekan ini akan tertuju pada hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang akan dirilis pada Kamis (30/7/2015) dini hari. Petunjuk waktu untuk the Fed menaikkan suku bunganya akan menjadi poin penting bagi pelaku pasar uang," katanya.

Ia menambahkan bahwa anjloknya harga minyak dunia juga menambah sentimen positif bagi dolar AS. Penurunan harga minyak dunia selalu terasosiasi dengan penguatan dolar AS. Bagi negara pengekspor komoditas seperti Indonesia, hal itu memperbesar peluang turunnya ekspor serta pasokan dolar AS di dalam negeri.

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia menambahkan bahwa turunnya indeks manufaktur Tiongkok yang berimbas pada nilai tukarnya menambah sentimen negatif bagi mata uang di kawasan Asia, termasuk rupiah.

Kendati demikian, ia mengharapkan adanya relaksasi kebijakan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membangkitkan industri perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non bank (IKNB) dengan tujuan direspon positif oleh pelaku pasar uang sehingga menahan tekanan rupiah lebih dalam terhadap dolar AS.

Pada akhir pekan lalu (Jumat, 24/7), OJK mengeluarkan 35 kebijakan dalam rangka menciptakan stimulus bagi pertumbuhan perekonomian nasional. Kebijakan itu terdiri dari 12 kebijakan di sektor perbankan, 15 kebijakan di sektor pasar modal, empat kebijakan di sektor industri keuangan non bank (IKNB), dan empat kebijakan di bidang edukasi dan perlindungan konsumen.

"Diharapkan kebijakan yang dikeluarkan OJK dapat mendorong pertumbuhan ekonomi domestik sehingga dapat menahan sentimen negatif yang datang dari eksternal," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Merosotnya Nilai Rupiah Ancam Keseluruhan Perekonomian

Merosotnya Nilai Rupiah Ancam Keseluruhan Perekonomian

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2015 | 05:54 WIB

JK: Harga BBM Naik karena Pelemahan Rupiah

JK: Harga BBM Naik karena Pelemahan Rupiah

News | Sabtu, 28 Maret 2015 | 14:35 WIB

Soal Nilai Tukar Rupiah

Soal Nilai Tukar Rupiah

Foto | Rabu, 25 Maret 2015 | 20:01 WIB

Menguat, Rupiah Tinggalkan Level 13 Ribu per Dolar Amerika

Menguat, Rupiah Tinggalkan Level 13 Ribu per Dolar Amerika

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2015 | 10:52 WIB

Negara Jangan Sampai Dipermainkan oleh Spekulan Valuta Asing

Negara Jangan Sampai Dipermainkan oleh Spekulan Valuta Asing

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2015 | 09:51 WIB

Bank Dunia: Rupiah Melemah Bukan Karena Salah Kelola Ekonomi

Bank Dunia: Rupiah Melemah Bukan Karena Salah Kelola Ekonomi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2015 | 14:20 WIB

Jokowi Minta Pengusaha Gunakan Rupiah dalam Setiap Transaksi

Jokowi Minta Pengusaha Gunakan Rupiah dalam Setiap Transaksi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2015 | 13:44 WIB

Dolar Amerika Menguat, Mata Uang Tiga Negara Ini 'Tahan Banting'

Dolar Amerika Menguat, Mata Uang Tiga Negara Ini 'Tahan Banting'

Bisnis | Senin, 16 Maret 2015 | 14:27 WIB

Rupiah Melemah, Daya Saing Produk Ekspor Indonesia Meningkat

Rupiah Melemah, Daya Saing Produk Ekspor Indonesia Meningkat

Bisnis | Senin, 16 Maret 2015 | 06:32 WIB

Rupiah Masih Lebih Baik Dibandingkan Mata Uang Negara Lain

Rupiah Masih Lebih Baik Dibandingkan Mata Uang Negara Lain

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2015 | 05:39 WIB

Terkini

Capai 26,25 Juta Ton, Produksi Perikanan dan Kelautan Cetak Rekor di 2025

Capai 26,25 Juta Ton, Produksi Perikanan dan Kelautan Cetak Rekor di 2025

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:11 WIB

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bursa Saham RI Suram, IHSG Parkir di Level 6.900

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:08 WIB

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:34 WIB

Jagung, Gula, hingga Telur Ayam Surplus Sambut El Nino Godzilla

Jagung, Gula, hingga Telur Ayam Surplus Sambut El Nino Godzilla

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:22 WIB

Purbaya Sempat Tolak Pengadaan Motor untuk Kepala SPPG

Purbaya Sempat Tolak Pengadaan Motor untuk Kepala SPPG

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:22 WIB

Beban Utang Whoosh Ditanggung APBN, Purbaya Siap Ambil Alih Operator Kereta Cepat?

Beban Utang Whoosh Ditanggung APBN, Purbaya Siap Ambil Alih Operator Kereta Cepat?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,5 Persen di Akhir 2026

Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,5 Persen di Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:13 WIB

Proyeksi Pasar AHNWI Melejit 10 Persen, Prudential Bidik Orang Kaya RI

Proyeksi Pasar AHNWI Melejit 10 Persen, Prudential Bidik Orang Kaya RI

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:02 WIB

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:02 WIB

Kisah Tika, Pejuang Disabilitas yang Akhirnya Temukan 'Rumah' di Pabrik Rokok HS

Kisah Tika, Pejuang Disabilitas yang Akhirnya Temukan 'Rumah' di Pabrik Rokok HS

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:00 WIB