Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Jokowi Diimbau Tak Masukkan Darmin Nasution ke Kabinet Kerja

Siswanto, Tri Setyo

Rabu, 12 Agustus 2015 | 13:27 WIB
Jokowi Diimbau Tak Masukkan Darmin Nasution ke Kabinet Kerja
Mantan Gubernur BI, Darmin Nasution. (Suara.com/Doddy Rosadi)

Suara.com - Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar Mukhammad Misbakhun berharap agar Presiden Joko Widodo tak memasukkan mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution ke dalam Kabinet Kerja dalam perombakan kabinet yang rencananya diumumkan siang ini di Istana, Jakarta.

"Saya ingin Presiden Jokowi memilih figur yang bersih dan punya kredibilitas tinggi untuk masuk dalam jajaran kabinet kerja. Setahu saya saat menjadi Dirjen Pajak, Darmin Nasution adalah orang yang tanda tangan surat keputusan keberatan PT. Surya Alam Tunggal terkait kasus mafia pajak Gayus Tambunan," kata Misbakhun di gedung DPR, Rabu (12/8/2015).

Ia mengatakan dalam kasus PT. SAT, walaupun Darmin tidak terjerat kasus tersebut, Darmin ikut punya andil.

"Memang Darmin Nasution termasuk yang tidak terkena dalam kasus tersebut. Dalam kasus tersebut Darmin Nasution adalah orang yang tanda tangan SK, tapi kenapa malah lolos dari kasus itu," kata Misbakhun.

Menurut Misbakhun saat menjadi Dirjen Pajak, Darmin memiliki permasalahan yang cukup kontroversial.

"Saat menjadi Dirjen pajak, ada beberapa permasalahan Darmin Nasution yang lain seperti dugaan pelanggaran prosedur dikabulkannya kasus keberatan PT. Halliburton Indonesia. Padahal, keberatannya sudah pernah ditolak oleh Dirjen Pajak sebelumnya. Tetapi oleh Darmin Nasution malah dikabulkan," tambahnya.

Lebih jauh ia mengatakan latar belakang calon menteri pengganti harus menjadi acuan Presiden dalam menentukan kabinet.

"Hal-hal seperti ini seharusnya oleh Presiden Jokowi dijadikan perhatian karena permasalahan pajak ini termasuk lingkup Menko Perekonomian. Jangan sampai nanti, saat menjabat menko malah Darmin Nasution memainkan kekuasaannya melakukan intervensi terhadap kasus-kasus pajak," kata Misbakhun.

Menurut kabar yang beredar, nama Darmin kencang disebut-sebut akan menggantikan Sofyan Djalil sebagai Menteri Koordinator Perekonomian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pegawai Kementerian Perekonomian Siap-siap Sambut Menteri Baru

Pegawai Kementerian Perekonomian Siap-siap Sambut Menteri Baru

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 13:14 WIB

Nasdem Dukung Luhut atau Moeldoko Gantikan Tedjo Edhy

Nasdem Dukung Luhut atau Moeldoko Gantikan Tedjo Edhy

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 13:02 WIB

Anggota Gerindra DPR Dukung Reshuffle Kabinet Kerja

Anggota Gerindra DPR Dukung Reshuffle Kabinet Kerja

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 12:45 WIB

Analis: Jadi Mendag, Thomas Lembong Belum Banyak Pengalaman

Analis: Jadi Mendag, Thomas Lembong Belum Banyak Pengalaman

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 12:43 WIB

Yuddy: Enam Menteri Diganti, Diumumkan di Istana Jam 14.00 WIB

Yuddy: Enam Menteri Diganti, Diumumkan di Istana Jam 14.00 WIB

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 12:15 WIB

Terkini

Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa! Satu Cangkir Kopi Modalnya Berapa?

Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa! Satu Cangkir Kopi Modalnya Berapa?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:53 WIB

Apa Itu INSP Prancis? Jadi Inspirasi Universitas Republik Indonesia Dibentuk

Apa Itu INSP Prancis? Jadi Inspirasi Universitas Republik Indonesia Dibentuk

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:51 WIB

Dapat dari Camat hingga Petani, Bupati Kuansing Diduga Beri Menhut Raja Juli 46.500 Dolar Singapura

Dapat dari Camat hingga Petani, Bupati Kuansing Diduga Beri Menhut Raja Juli 46.500 Dolar Singapura

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:51 WIB

Sunscreen Purbasari untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Kandungan dan Review Pembeli

Sunscreen Purbasari untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Kandungan dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:48 WIB

BRI x REI Expo Semarang 2026 Tawarkan Promo KPR Bunga Mulai 1,75%, Wujudkan Rumah Impian

BRI x REI Expo Semarang 2026 Tawarkan Promo KPR Bunga Mulai 1,75%, Wujudkan Rumah Impian

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:44 WIB

Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Minta Pengendara Alphard Arogan Disanksi Tegas

Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Minta Pengendara Alphard Arogan Disanksi Tegas

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:38 WIB

Apa Merek Cushion yang Populer dan Mudah Ditemukan di Indonesia? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review

Apa Merek Cushion yang Populer dan Mudah Ditemukan di Indonesia? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:35 WIB

Menggugat Sindrom Fashion Blindness: Saat Konten OOTD Mengabaikan Etika Sosial

Menggugat Sindrom Fashion Blindness: Saat Konten OOTD Mengabaikan Etika Sosial

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:35 WIB

Gajah Tunggal Siapkan GitiXcursion RT Ban SUV untuk Berbagai Medan di GIIAS 2026

Gajah Tunggal Siapkan GitiXcursion RT Ban SUV untuk Berbagai Medan di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:35 WIB

Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang

Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:32 WIB

×