Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

IHSG Kembali Ditutup Melemah Jadi 4.441,91 Poin

Siswanto

Kamis, 20 Agustus 2015 | 18:27 WIB
IHSG Kembali Ditutup Melemah Jadi 4.441,91 Poin
Suasana di salah satu gerai money changer di Jakarta, [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (20/8/2015) ditutup kembali bergerak melemah sebesar 42,33 poin atau 0,94 persen menjadi 4.441,91.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 8,46 poin (1,12 persen) menjadi 747,93.

"Kombinasi sentimen dari dalam negeri dan eksternal yang negatif kembali mendorong pelaku pasar melakukan aksi lepas saham sehingga IHSG BEI melanjutkan pelemahannya," ujar Analis dari LBP Enterprise, Lucky Bayu Purnomo di Jakarta.

Ia mengemukakan bahwa sentimen negatif dari dalam negeri yakni prospek inflasi Indonesia ke depan akan tinggi menyusul beberapa harga bahan pokok seperti daging sapi dan ayam yang meningkat, situasi itu dapat memicu komoditas lainnya dapat naik.

"Meningkatnya harga bahan pokok itu dapat melemahkan daya beli masyarakat, dampaknya ekonomi Indonesia akan kembali melambat," katanya.

Ia menambahkan bahwa perubahan susunan kabinet yang dilakukan pemerintah juga belum menunjukkan harmonisasi. Diharapkan pejabat negara dapat menjaga komunikasi yang baik sehingga dapat menjaga kepercayaan investor terutama asing agar merasa nyaman berinvestasi ke pasar.

"Salah satu yang dicermati asing yakni kestabilan politik, jika situasi itu kondusif maka dapat menciptakan ketenangan bagi investor," kata Lucky Bayu Purnomo.

Dari eksternal, lanjut Lucky Bayu Purnomo, pelaku pasar juga masih khawatir terhadap ekonomi Tiongkok yang melemah. Ekonomi Cina merupakan salah satu cerminan dari perekonomian di kawasan Asia.

Tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 174.853 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,33 miliar lembar saham senilai Rp2,99 triliun. Sebanyak 63 saham bergerak naik, 240 saham bergerak turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan sebanyak 73 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 410,38 poin (1,77 persen) ke level 22.757,47, indeks Nikkei turun 189,11 poin (0,94 persen) ke level 20.033,52, dan indeks Straits Times melemah 31,47 poin (1,03 persen) ke posisi 3.009,78. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Jual Mereda, IHSG Berpotensi Bergerak Menguat

Aksi Jual Mereda, IHSG Berpotensi Bergerak Menguat

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2015 | 10:27 WIB

IHSG Menguat 3,26 Poin karena Sentimen Positif

IHSG Menguat 3,26 Poin karena Sentimen Positif

News | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 10:33 WIB

Reshuffle Kabinet Tak 'Berpengaruh', IHSG Melemah 143,10 Poin

Reshuffle Kabinet Tak 'Berpengaruh', IHSG Melemah 143,10 Poin

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 17:42 WIB

IHSG Dibuka Anjlok

IHSG Dibuka Anjlok

Foto | Rabu, 12 Agustus 2015 | 15:27 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×