Ini Cerita Pemerintah Soal Pinjaman Rp42 Triliun dari Bank Cina

Laban Laisila | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 29 September 2015 | 19:37 WIB
Ini Cerita Pemerintah Soal Pinjaman Rp42 Triliun dari Bank Cina
Komisi VI DPR RI gelar Rapat Kerja dengan Menteri BUMN Rini Soemarno di kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (30/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Tiga bank pelat merah belum lama ini menandatangani nota kesepahaman dengan China Development Bank (CDB) untuk mendapatkan pinjaman sebesar 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp42 triliun.

Ketiga bank yang memperoleh pinjaman tersebut yakni Bank Mandiri, BNI dan BRI. Dari total pinjaman tersebut, masing-masing bank akan memperoleh suntikan dana sebesar 1 miliar dolar AS.

Menurut Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo, pinjaman tersebut nantinya akan dipergunakan untuk program pembiayaan infrastruktur dan pengadaan ekspor.

Penandatangan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh direktur bank masing-masing yang disaksikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

"Seperti diketahui, bahwa pada tanggal 26-28 Maret 2015, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Jepang dan Cina dan dalam kunjungan tersebut ada beberapa MoU yang ditandatangani saat itu meliputi keuangan, infrastruktur dan sebagainya," kata Gatot di gedung DPR, Selasa (29/9/2015).

Dari hasil MoU tersebut, empat hari kemudian, Jokowi memerintah Rini Soemarno dan Sofyan Djalil yang saat itu masih menjabat Menteri Koordinator Perekonomian untuk menindaklanjuti MoU.

"Nah dalam waktu 3 kali kunjungan Ibu Rini ini disepakati pada 16 September untuk memberikan pinjaman 3 miliar dolar AS ini kepada bank BUMN," katanya.

Dia menegaskan bahwa pinjaman ini sebenarnya bersifat business to business tanpa ada keterlibatan dengan pemerintah.

"Yang melakukan penandatangan MoU ini itu dirut dari masing-masing bank, disaksikannya oleh Bu Rini. Nggak ada persyaratan atau pegadaian dari pemerintah," tegasnya.

Bahkan, pihaknya menjamin, jika dapat utang dengan tenor 10 tahun ini tidak akan menjual atau menggadaikan Indonesia sebagai persyaratannya.

"Kita jamin pak, nggak ada menggadaikan saham sama sekali. Ini murni B to B pak," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Hadapan CFO BUMN, Menteri Rini Sindir PLN dan Pertamina

Di Hadapan CFO BUMN, Menteri Rini Sindir PLN dan Pertamina

News | Selasa, 22 September 2015 | 17:41 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:28 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:05 WIB

Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya

Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:40 WIB

Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian

Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:28 WIB

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB