Mantan Menkeu Beber Paket Kebijakan Ekonomi yang Lebih Menggigit

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 04 Oktober 2015 | 16:20 WIB
Mantan Menkeu Beber Paket Kebijakan Ekonomi yang Lebih Menggigit
Seorang warga tampak membawa poster 'Save Rupiah', di ajang Car Free Day (CFD) Solo, Jawa Tengah, Minggu (30/8/2015). [Suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier menilai dua paket kebijakan ekonomi yang telah diumumkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu kurang mengigit. Hal tersebut lantaran kebijakannya tidak memberikan dampak yang besar kepada masyarakat sehingga ketika paket tersebut diluncurkan oleh pemerintah, kondisi perekonomian di Indonesia tidak ada perubahan.

"Kalau saya lihat tidak menggigit. Soalnya paket kebijakan yang dikeluarkan itu tidak sesuai dengan yang dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi perekonomian saat ini," kata Fuad di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (4/10/2015).

Salah satu kebijakan yang dinilai Fuad tidak menggigit adalah paket kebijakan insentif pajak, yakni tax holiday dan tax allowance, yang diperpanjang dari 10 tahun menjadi 20 tahun.

"Ini kan sebenarnya tidak dibutuhkan saat ini. Pengusaha saja dapat 10 tahun saja sudah bersyukur, ngapain sampai 20 tahun," katanya.

Selain itu, izin investasi industri yang dipersingkat dari delapan hari menjadi hanya tiga jam. Menurutnya, kebijakan ini tidak memberikan efek apa-apa kepada kehidupan masyarakat.

"Nggak ada efek apa-apa. Bisa delapan hari saja mereka sudah bersyukur," katanya.

Fuad menyarankan kepada pemerintah agar kebijakan dibuat bisa mendongkrak perekonomian. Ada tujuh poin saran Fuad.

1. Bebaskan deposito dan tidak mengusut asal-usul uang deposito. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pendanaan modal negara agar lebih kuat.

2. Tidak mengusut asal usul modal para dunia usaha.

3. Turunkan harga bahan bakar minyak bersubsidi. BBM merupakan mesin penggerak perekonomian masyarakat.

4. Turunkan tarif dasar listrik baik rumah tangga atau industri. Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang kepada masyarakat dalam mengonsumsi listrik dan memperbaiki daya beli masyarakat.

5. Deregulasi total semua perizinan.

6. Longgarkan pertambangan rakyat. Hal ini lantaran pertambangan rakyat selama ini sudah menjadi penggerak perekonomian di desa-desa.

7. Untuk memberikan lapangan kerja, berikan izin asing untuk memiliki non landed house. Hal ini dinilai dapat meningkatkan lapangan kerja, karena ada pembangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Punya Target Besar, 8 Paket Kebijakan Ekonomi Jadi 'Jurus' Capai Pertumbuhan 5,2 Persen

Pemerintah Punya Target Besar, 8 Paket Kebijakan Ekonomi Jadi 'Jurus' Capai Pertumbuhan 5,2 Persen

News | Senin, 15 September 2025 | 19:07 WIB

Spill 8 Paket Kebijakan Ekonomi Baru Pemerintah; Dari Magang Digaji UMP Hingga Cicilan Rumah Murah

Spill 8 Paket Kebijakan Ekonomi Baru Pemerintah; Dari Magang Digaji UMP Hingga Cicilan Rumah Murah

News | Senin, 15 September 2025 | 16:40 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×