Suara.com - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menjadikan pelabuhan Kabupaten Biak Numfor, Papua, untuk disinggahi rute tol laut yangk mengangkut berbagai jenis kebutuhan bahan pokok ke wilayah itu.
Kepala Dinas Perhubungan Yunius Luchas Rumere di Biak, Rabu (11/11/2015), mengakui secara operasional pelayanan bngkar muat kapal tol laut akan berlangsung di pelabuhan laut.
"Untuk informasi mengenai pelaksanaan pengiriman dan pemasokan barang lewat jalur tol laut bisa diperoleh di dinas perindustrian dan perdagangan," ungkap Kadishub Luchas Rumere.
Ia mengakui program penyediaan angkutan kapal tol laut merupakan kebijakan lintas kementerian untuk mendukung langsung sektor kemaritiman di tanah Papua.
Dia berharap dengan disediakan angkutan langsung tol laut Jakarta-Biak atau Surabaya- Biak diharapkan dapat menjamin ketersediaan beragam jenis kebutuhan pokok untuk masyarakat di kabupaten Papua dan Papua Barat.
"Jajaran dinas perhubungan siap mendukung program angkutan kapal tol laut karena sangat vital dalam menjamin ketersediaan bahan pokok masuk ke Biak sekitarnya," harap Kadishub Luchas Rumere.
Berdasarkan data angkutan barang perdana jalur tol laut ke Kabupaten Biak Numfor pada 12 November 2015 dengan menggunakan kapal barang Caraka.
Hingga Rabu pukul 06.00 aktivitas pelayanan angkutan laut di pelabuhan Biak tampak lancar dan normal sesuai rute keberangkatan kapal perintis, kapal cepat dan kapal penumpang milik perusahaan pelayaran Indonesia (Pelni).