Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Pertamina Lubbricants Thailand Terus Merangsek Pasar Indochina

Adhitya Himawan

Jum'at, 13 November 2015 | 13:49 WIB
Pertamina Lubbricants Thailand Terus Merangsek  Pasar Indochina
Pertamina Lubricant Luncurkan Produk Pelumas [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Anak perusahaan PT Pertamina (Persero), Pertamina Lubricants Thailand akan terus memperkuat pasar produk pelumas ke kawasan Indochina seperti Kamboja, Laos, Myanmar, dan Banglades.

"Kawasan pasar Indochina, Thailand dan Banglades kita jadikan pangsa pasar karena potensi wilayahnya hampir sama dengan Indonesia," kata Direktur PT Pertamina Lubricants Thailand Budhi Suharyanto ketika menerima kunjungan para distributor pelumas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Bangkok, Thailand, Jumat (13/11/2015).

Budhi didampingi Sr. Supervisor External Relation Marketing Operation Regional II PT Pertamina Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Alicia Irzanova menambahkan, Lubricants selain memproduksi pelumas merek Fastron juga Amco yaitu produk perusahaan Amaco Thailand yang diakuisisi Pertamina pada 2014.

Pangsa Pasar Pertamina Lubricants Thailand ke kawasan Indochina dan Banglades terutama di bidang automotif dengan target 10.500 kiloliter (kl) pada tahun pertama 2015. Sedangkan untuk Thailand 6.600 kl per tahun.

Sementara kapasitas terpasang produksi pabrik Pertamina Lubricants Thailand saat ini mencapai 6.600 kl per tahun, kapasitas tangki timbun 1.600 kl (19 unit tangki) dan tangki blanding 200 kl sehuingga total 14 unit.

Budhi menjelaskan, pasar ekspor ke negara Indochina ini selain mudah dijangkau dengan darat dan laut juga soal perizinan amat cepat dan efisien.

"Saya optimistis pangsa pasar Pertamina Lubricants Thailand ini akan mencapai target dan berkembang ke depan, sehingga keberadaan produk Pertamina di luar negeri semakin dikenal dan mampu bersaing dengan produk hilir perusahaan asing. Diharapkan produk Pertamina tidak lagi terkesan jago kandang," katanya.

Sementara siaran pers PT Pertamina (Persero) dari Jakarta yang diterima pada Rabu, menjelaskan bisnis hilir melalui anak perusahaan PT Pertamina Lubricants dalam lima tahun terakhir telah memasarkan produk pelumasnya ke pasar Internasional.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan anak usaha PT Pertamina yang resmi berdiri dua tahun lalu ini adalah mengakuisisi 75 persen kepemilikan perusahaan Amaco Production Co Ltd, produsen pelumas di Bangkok Thailand pada bulan Desember 2014.

Amaco pada awal 2016 akan resmi berganti nama menjadi Pertamina Lubricants Thailand Co Ltd merupakan pijakan bisnis yang sangat penting bagi Pertamina untuk secara signifikan meningkatkan penetrasi pasar Pelumas di Thailand maupun Indochina.

Setelah setahun beroperasi di bawah kepemilikan PT Pertamina Lubricants, perusahaan ini telah berhasil meningkatkan kinerja secara signifikan baik kinerja operasional maupun finansial sehingga produk-produk pelumas Pertamina untuk pasar Indochina yang sebelumnya dikirim dari Jakarta mulai tahun depan akan siap diproduksi di Thailand.

Dengan memiliki fasilitas produksi dan organisasi pemasaran yang langsung beroperasi di jantung wilayah Indochina maka Pertamina Lubricants Thailand menargetkan peningkatan penjualan pelumas di Indochina dari posisi saat ini sekitar 4 juta liter per tahun menjadi 12 juta liter dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Pelumas Pertamina tersebut tidak hanya akan dipasarkan di Thailand namun juga untuk pasar Myanmar, Kamboja, Laos, Bangladesh dan lain-lain.

Selain focus di pasar pelumas Indochina PT Pertamina Lubricants juga makin serius menggarap pelumas ekspor khususnya di negara-negara dengan potensi pertumbuhan pelumas yang tinggi yaitu Malaysia, Vietnam, Philipina, Jepang, Australia dan China untuk Asia Pasifik serta Afrika Selatan, Nigeria dan Yaman untuk wilayah Afrika dan Timur Tengah.

Disamping ekspor finish produk Pertamina Lubricants juga melaksanakan ekspor "base Oil" ke berbagai negara di kawasan Asia Pacific dan Asia Barat.

Untuk menunjang bisnis pelumas otomotif dan industri serta base oil untuk pasar domestik dan internasional, PT Pertamina Lubricants sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) di sector hilir ini memiliki tiga unit produksi di Gresik, Cilacap, dan Jakarta serta satu unit produksi di Thailand dengan total kapasitas lebih dari 460 juta liter per tahun.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang

Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:24 WIB

Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz

Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:23 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:22 WIB

Demi Peningkatan Layanan pada Masyarakat, Pertamina Harus Jadi Lokomotif Ketahanan Energi Nasional

Demi Peningkatan Layanan pada Masyarakat, Pertamina Harus Jadi Lokomotif Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:30 WIB

Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi

Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB

Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:33 WIB

Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata

Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:31 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian

Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:11 WIB

BBM di Indonesia Lebih Murah dari Singapura, tapi Apakah Lebih Terjangkau?

BBM di Indonesia Lebih Murah dari Singapura, tapi Apakah Lebih Terjangkau?

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:35 WIB

Terkini

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:33 WIB

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:03 WIB