Presiden Joko Widodo, JUmat (13/11/2015) menerima penggiat bisnis sosial, kewirausahaan sosial, dan industri "start Up" di Istana Merdeka.
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, mereka yang diterima Presiden adalah para pebisnis pengguna teknologi yang memberikan implikasi tinggi terhadap masyarakat.
Rudiantara menyebutkan para pelaku bisnis yang memberikan implikasi tinggi terhadap masyarakat, misalnya "GoJek" yang berdampak terhadap ribuan orang memperoleh pekerjaan dan memiliki "sustainable" (usaha berkelanjutan).
Dia menyebutkan beberapa pebisnis sosial yang hadir di antaranya pemilik belanja online Tokopedia dan traveloka, untuk membicarakan berbagai persoalan bisnis sosial yang belum diatur oleh pemerintah.
"(Dalam pertemuan) banyak masukan masalah akses, regulasi, logistik," ungkap Rudiantara di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.
Dia mengungkapkan bahwa saat ini pelaku bisnis sosial ini mengalami kesulitan logistik, di mana penjualan ke luar negeri lebih mudah dibanding menjual produknya di dalam negeri.
Untuk itu, lanjut Rudiantara, dalam pertemuan dengan Presiden disepakati untuk membentuk forum para pelaku bisnis sosial untuk memperbaiki ekosistem bisnis online ini, di mana pemerintah akan menyiapkan "round map", termasuk logistik dan pendanaannya.
"Diprediksi e-commerce pada 2020 akan mencapai 320 miliar dolar AS, maka kita harus perbaiki ekosistemnya," kata Rudiantara. (Antara)
Bisnis Online Terus Berkembang, Pemerintah Akan Siapkan Road Map
Esti Utami Suara.Com
Jum'at, 13 November 2015 | 15:33 WIB
BERITA TERKAIT
Transaksi Harbolnas 2025 Tembus Rp36,4 Triliun
05 Januari 2026 | 12:41 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI