Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Indonesia dan Vietnam Sepakati Perdagangan Capai 10 M Dolar AS

Laban Laisila

Minggu, 22 November 2015 | 12:46 WIB
Indonesia dan Vietnam Sepakati Perdagangan Capai 10 M Dolar AS
Jokowi Hadiri KTT ASEAN

Suara.com - Pemerintah Indonesia dan Vietnam sepakat untuk merealisasikan target nilai perdagangan kedua negara mencapai 10 miliar dolar AS pada tahun 2018.

"Investasi Indonesia di Vietnam juga berkembang cukup pesat hampir mencapai 500 juta dolar AS, kami berharap ada perhatian dari Pemerintah Vietnam," kata Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral dengan PM Vietnam Nguyen Tan Dung di Kuala Lumpur Convention Senter (KLCC), Minggu (22/11/2015).

Kedua Kepala Negara itu sepakat untuk mewujudkan target perdagangan sebesar 10 miliar dolar AS pada tahun 2018. Saat ini, nilai perdagangan kedua negara hampir mencapai enam miliar dolar AS.

Pertemuan bilateral itu dilakukan di sela pelaksanaan hari kedua KTT ke-27 ASEAN dan KTT lainnya.

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi dan PM Nguyen sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, khususnya di sektor perdagangan dan investasi.

Presiden Jokowi, menurut Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, menawarkan produk strategis Indonesia ke Vietnam.

PM Nguyen menyambut baik keinginan Presiden Jokowi.

"Saya juga akan menugaskan menteri pertahanan untuk  menindaklanjuti investasi Indonesia di Vietnam," ujar PM Nguyen.

Sementara itu terkait negosiasi Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE) kedua negara, kedua Kepala Negara juga sepakat untuk menyegerakan penyelesaian negosiasinya.

"Saya berharap penyelesaian negosiasi ZEE dapat dilaksanakan pada bulan Desember 2015," ujar Presiden Jokowi.  Selain ZEE, situasi Laut Cina Selatan juga dibahas dalam pertemuan itu. Presiden Jokowi menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia mengedepankan stabilitas dan keamanan kawasan.

"Ini agar pertumbuhan dapat terjadi di kawasan ini dan hukum internasional perlu dihormati," ucap Presiden Jokowi.

Di akhir pertemuan, PM Nguyen mengundang Presiden Jokowi untuk berkunjung ke Vietnam.

"Terima kasih atas undangannya, saya akan segera rencanakan untuk berkunjung ke Vietnam pada tahun 2016," balas Jokowi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia dan Vietnam Gelar Pertemuan Bilateral di Malaysia

Indonesia dan Vietnam Gelar Pertemuan Bilateral di Malaysia

News | Minggu, 22 November 2015 | 09:10 WIB

Jokowi Ajak ASEAN Kerjasama Intelejen

Jokowi Ajak ASEAN Kerjasama Intelejen

News | Sabtu, 21 November 2015 | 20:42 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Pembukaan KTT ASEAN Ke-27

Presiden Jokowi Hadiri Pembukaan KTT ASEAN Ke-27

News | Sabtu, 21 November 2015 | 08:47 WIB

Pemerintah Genjot Sejuta Rumah Lewat Berbagai Upaya

Pemerintah Genjot Sejuta Rumah Lewat Berbagai Upaya

Bisnis | Jum'at, 20 November 2015 | 11:05 WIB

Terkini

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:57 WIB

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:06 WIB

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:34 WIB

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:10 WIB

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:50 WIB

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:37 WIB

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:32 WIB

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:26 WIB

×