Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Skema KPS Genjot Peran Swasta di Pendanaan Proyek Infrastruktur

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 07 Desember 2015 | 21:43 WIB
Skema KPS Genjot Peran Swasta di Pendanaan Proyek Infrastruktur
Alokasi Anggaran Infrastruktur

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan skema baru dalam program Kerja Sama Pemerintah-Swasta untuk pendanaan proyek-proyek infrastruktur akan lebih prospektif dalam menarik minat swasta.

Dalam skema KPS yang sudah dimatangkan, pemerintah menjanjikan jaminan dana untuk pembayaran atau "avalaibilty payment" dan dukungan dana bantuan tunai pemerintah atau "Viabilty Gap Funding" (VGF).

"Dorongan untuk proyek KPS ini dibutuhkan karena tidak semua proyek infrastrukur bisa didanai APBN," kata Bambang dalam pertemuan investor dan pameran investasi di Jakarta, Senin (7/12/2015).

 Kebutuhan pendanaan dari swasta diperkirakan pemerintah mencapai 30 persen dari total kebutuhan pendanaan proyek infrastruktur Indonesia sebesar Rp5.500 triliun hingga 2019, berdasarkan data RPJMN 2015-2019.

Bambang mengatakan pihaknya sudah menerbitkan Permenkeu untuk penerapan VGF dan "avalaibilty payment". Beberapa kementerian dan pemda yang menangani proyek infrastrukur KPS diketahui saat ini sudah mengajukan VGF.

Hingga awal Desember 2015, berdasarkan data Kemenkeu, terdapat dua proyek KPS yang sudah disetujui untuk diberikan VGF yakni, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Lampung, dan SPAM Umbulan di Jawa Timur.

Bambang mengaku optimistis ketegasan pemerintah dalam penetapan VGF makan menarik minat swasta. Satu hal yang menurut Bambang masih menjadi kendala, adalah sedikitnya pemerintah daerah yang mau menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PjPK).

Dia mencontohkan untuk proyek SPAM Umbulan yang diinisiasi sejak beberapa tahun lalu bisa terealisasi karena keinginan Pemprov Jatim sebagai PjPk. Selebihnya, banyak pemerintah daerah yang enggan menjadi PjPK, justeru malah meminta proyek infrastruktur dari anggaran pemerintah.

"Sekarang kami sampaikan kalau proyek yang masuk APBN atau APBD hanya infrastruktur dasar, yang tidak mungkin dikerjasamakan dengan swasta karena karakterisitknya. Namun yang 'profit' itu akan bisa dari swasta. Lebih senang lagi kalau pemerintah daerah juga berpikir begitu," kata dia.

Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Kemenkeu Freddy R. Saragih mengatakan, untuk "avalaibilty payment" pemerintah sudah menyempurnakan ketentuan tersebut.

Dengan skema tersebut, pemerintah daerah dan pemerintah pusat memiliki kewajiban untuk mengganti biaya yang sudah dikeluarkan swasta dalam membangun proyek infrastruktur.

"Jadi janji-janji itu akan ditepati," kata dia.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil mengakui selama ini proyek KPS kurang diminati swasta. Namun, menurut Sofyan, hal itu lebih disebabkan persiapan proyek yang kurang optimal sehingga tidak menjamin keberlanjutan pelaksanaan proyek itu.

Menurut data Bappenas, pemerintah memiliki 38 proyek KPS pada 2015 yang siap ditawarkan ke swasta. Nilainya mencapai 23,5 miliar dolar AS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?

Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:55 WIB

Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut

Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut

News | Senin, 13 April 2026 | 15:29 WIB

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 18:47 WIB

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:05 WIB

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp491,63 Triliun

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp491,63 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 07:52 WIB

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:22 WIB

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:57 WIB

Tiga Jembatan Darurat Percepat Pemulihan Akses di Wilayah Terdampak Bencana

Tiga Jembatan Darurat Percepat Pemulihan Akses di Wilayah Terdampak Bencana

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:27 WIB

DPR Dorong STIA LAN Bandung Bangun Laboratorium AI dan Big Data untuk Cetak ASN Digital

DPR Dorong STIA LAN Bandung Bangun Laboratorium AI dan Big Data untuk Cetak ASN Digital

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:56 WIB

PT SMI Rilis Obligasi Ritel ORIS, Target Kantongi Investasi Rp 300 Miliar

PT SMI Rilis Obligasi Ritel ORIS, Target Kantongi Investasi Rp 300 Miliar

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 08:03 WIB

Terkini

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:56 WIB

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:41 WIB

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:32 WIB

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:23 WIB

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:09 WIB

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:50 WIB