Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Accor Hotels Akan Bangun Hotel di 9 Kota

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 10 Desember 2015 | 21:37 WIB
Accor Hotels Akan Bangun Hotel di 9 Kota
Garth Simmons, Chief Operating Officer, AccorHotels Malaysia, Indonesia dan Singapura [Accor Hotels]

AccorHotels, operator hotel terbesar di Asia Pasifik dan Indonesia, hari ini kembali merayakan keberhasilannya sepanjang tahun 2015, di mana AccorHotels mencatat momen bersejarah mengoperasikan 100 hotel di Indonesia hingga tahun 2015 dengan pembukaan Novotel Makassar Grand Shayla City Center sebagai hotel AccorHotels ke-100. Dengan komitmen kokoh untuk terus mengembangkan sumber daya manusia dan membawa keahlian tingkat dunia di sektor pariwisata dan perhotelan ke Indonesia, AccorHotels menargetkan untuk mengoperasikan 200 hotel di Indonesia pada akhir tahun 2020 dan menyediakan lebih banyak lagi kesempatan kerja di industri pariwisata dan perhotelan di Indonesia.

Garth Simmons, Chief Operating Officer, AccorHotels Malaysia, Indonesia dan Singapura, berkata AccorHotels telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 20 tahun dan akan terus berkontribusi terhadap perkembangan industri pariwsata dan perhotelan di Indonesia. "Kami telah bekerja sama dengan berbagai mitra dan optimis mampu menghadirkan beragam produk dan layanan berkualitas tinggi bagi perkembangan infrastruktur industri pariwisata di Indonesia,” kata Garth dalam keterangan tertulis, Kamis (10/11/2015).

Beberapa proyek hotel unggulan yang akan dibangun di Indonesia antara lain, pembukaan dua hotel brand Sofitel, lima hotel Pullman, masing-masing satu hotel Grand Mercure dan MGallery, lebih dari sepuluh Novotel dan cukup banyak hotel Mercure serta jajaran keluarga hotel ibis untuk memenuhi kebutuhan akomodasi bagi masyarakat menengah atas yang sedang tumbuh pesat di Indonesia.

Proyek-proyek unggulan AccorHotels tersebut sebagian akan berada di lokasi-lokasi strategis pada destinasi wisata utama di Indonesia, seperti Bali dan Jakarta. Namun selain itu, AccorHotels juga akan membuka hotel di kota-kota destinasi wisata lainnya seperti Samarinda, Berau, Pangkalan Bun, Palangkaraya, Pekalongan, Cirebon dan Gresik, sebagai bentuk komitmen AccorHotels untuk mengembangkan kota-kota destinasi wisata baru yang belum banyak terjamah oleh wisatawan domestik maupun internasional.

Berdasarkan World Economic Forum Travel and Tourism Competitiveness Index Report 2015, Indonesia menduduki peringkat ke-50 dari 141 negara (naik 24 level dari peringkat sebelumnya pada tahun 2011). Indonesia berhasil menarik lebih dari 9,4 juta wisatawan internasional pada tahun 2014 berkat prioritas negara terhadap industri pariwisata dan berlanjutnya investasi pembangunan infrastruktur nasional. Dengan pengembangan infrastruktur yang semakin baik dan sebagai salah satu negara tujuan wisata dunia yang paling terjangkau (urutan ketiga dunia), AccorHotels optimis bahwa Indonesia memiliki potensi pariwisata yang besar dan mampu menarik 20 juta wisatawan internasional pada tahun 2019 nanti.

Garth Simmons melanjutkan sejalan dengan tujuan Pemerintah Indonesia untuk menjadikan industri pariwisata sebagai salah satu sektor yang paling besar kontribusinya dalam perekonomian Indonesia, AccorHotels berkomitmen untuk mengembangkan potensi pariwisata Indonesia untuk menarik lebih banyak wisatawan. Pada saat yang bersamaan, AccorHotels juga bermitra dengan berbagai perusahaan dan institusi terkemuka untuk menghadirkan infrastruktur berkelas dunia demi mengembangkan daya saing pariwisata Indonesia. Sebagai salah satu pemain industri perhotelan yang pertumbuhannya paling pesat dan berkesinambungan, AccorHotels berada di jalur yang tepat untuk mendukung perkembangan sumber daya manusia bidang pariwisata dan perhotelan di Indonesia. "Strategi pengembangan kami yang dinamis telah mengantarkan AccorHotels sebagai salah satu industri perhotelan dengan jumlah sumber daya manusia terbesar, yaitu hampir 12.000 karyawan. AccorHotels saat ini sedang mencari 7.000 karyawan baru dalam lima tahun mendatang,” jelas Garth.

Tahun bersejarah bagi perkembangan jaringan AccorHotels di Indonesia

Sepanjang tahun 2015, AccorHotels merayakan berbagai pembukaan jaringan hotel-hotelnya yang terkemuka di Indonesia, antara lain Grand Mercure Jakarta Kemayoran (505 kamar), Novotel Makassar Grand Shayla (260 kamar), Mercure Karawang (242 kamar), Ibis Styles Jakarta Airport (251 kamar), Ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square (210 kamar), Ibis Styles Surabaya Jemursari (132 kamar), Ibis Makassar City Centre (205 kamar), Ibis Jakarta Harmoni (212 kamar) dan Ibis Budget Jakarta Airport (186 kamar).

Seluruh hotel merupakan signature AccorHotels, namun pembukaan Novotel Makassar Grand Shayla City Center, yang merupakan hotel AccorHotels yang ke-100 di Indonesia, menjadi momen bersejarah bagi AccorHotels. Hal ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi AccorHotels sebagai pemimpin industri pariwisata dan perhotelan dan merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mempercepat pembangunan jaringan hotelnya di kawasan Indonesia Timur.

Novotel Makassar Grand Shayla City Center terletak strategis di jantung kota Makassar. Hotel yang menjadi landmarkbaru di Makassar ini memiliki 260 kamar yang lapang termasuk executive suite dan presidential suite. Hotel ini hanya berjarak 30 menit berkendara dari Bandara Sultan Hasanuddin dan sangat dekat dengan berbagai lokasi atraksi wisata. Brand Novotel menghadirkan produk dan layanan hotel midscale berstandar internasional di Indonesia Timur.

Peran dan Posisi Indonesia semakin krusial bagi AccorHotels

Indonesia telah menjadi pasar terbesar bagi AccorHotels di wilayah Asia Tenggara untuk jaringan hotel, dan AccorHotels membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor pariwisata sebagai salah satu strategi bisnis Perusahaan. AccorHotels telah bermitra dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Garuda Indonesia Airlines, Citilink Airlines, Telkom Indonesia, MNC Group dan Bank Mandiri.

"AccorHotels berkomitmen untuk mempromosikan pariwisata Indonesia dan menjalin kolaborasi yang kokoh dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Kami bangga dan sangat antusias untuk melanjutkan kolaborasi tersebut untuk menarik lebih banyak lagi wisatawan domestik dan internasional untuk menikmati indahnya Indonesia,” tambah Garth.

Strategi kemitraan ini telah menghasilkan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan jaringan hotel AccorHotels di Indonesia sekaligus membawa lebih banyak traffic portal reservasi AccorHotels, accorhotels.com dan meningkatkan jumlah anggota program loyalitas pelanggan Le Club. AccorHotels.com mencatat 280 juta kunjungan, membukukan 14 juta reservasi atau satu reservasi setiap dua detik dan tersedia dalam 18 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Pengharum Ruangan Wangi Premium Tahan Lama, Sensasi ala Hotel Mewah Bikin Betah

5 Pengharum Ruangan Wangi Premium Tahan Lama, Sensasi ala Hotel Mewah Bikin Betah

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:44 WIB

Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:04 WIB

Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:09 WIB

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12 WIB

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:54 WIB

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:57 WIB

5 Drama Populer dari IU, Punya Peran Berbeda yang Mengejutkan Penonton!

5 Drama Populer dari IU, Punya Peran Berbeda yang Mengejutkan Penonton!

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:20 WIB

Staycation Makin Digemari, Ini Hotel Ramah Keluarga yang Bisa Jadi Pilihan

Staycation Makin Digemari, Ini Hotel Ramah Keluarga yang Bisa Jadi Pilihan

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 15:15 WIB

Staycation Bernuansa Betawi: Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Cerita Lokal di Tengah Kota

Staycation Bernuansa Betawi: Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Cerita Lokal di Tengah Kota

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 12:22 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB