Penerbangan Susi Air Jalur Muara Teweh-Palangkaraya Distop

Adhitya Himawan

Rabu, 30 Desember 2015 | 12:10 WIB
Penerbangan Susi Air Jalur Muara Teweh-Palangkaraya Distop
Pesawat Susi Air. (Sumber:susiair.co.id)

Suara.com - Maskapai Susi Air menghentikan pelayanan penerbangan bersubsidi pemerintah pusat rute Muara Teweh Kabupaten Barito Utara ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah mulai 31 Desember 2015.

"Hari ini penerbangan terakhir Muara Teweh-Palangka Raya karena kontrak kerja sama subsidi tahun 2015 telah berakhir," kata petugas Bandara Beringin Muara Teweh, Akhmad Sidik, Rabu (30/12/2015).

Penerbangan Susi Air bersubsidi dari pemerintah pusat untuk rute Muara Teweh-Palangka Raya pulang pergi (PP) dengan frekuensi tiga kali sepekan (Rabu, Jumat, dan Minggu) dengan harga tiket masing-masing dewasa sekitar Rp400.000.

Kontrak kerja sama bersubsidi tahun ini (2015) telah berakhir, sehingga tidak diketahui kapan lagi dibuka penerbangan tersebut hingga tahun 2016 nanti.

"Belum diketahui siapa pemenang tender penerbangan bersubsidi di Kalteng tahun depan, karena belum menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Diperkirakan penerbangan bersubsidi akan beroperasi lagi pada Maret 2016," katanya.

Menurut Sidik, Susi Air tetap melayani rute Muara Teweh-Balikpapan, Kalimantan Timur dan Muara Teweh-Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penerbangan Susi Air setiap hari rute Muara Teweh ke Bandara Sepinggan Balikpapan dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menggunakan pesawat Cessna berpenumpang 12 orang dengan harga tiket relatif mahal sekitar Rp1,5 juta/orang.

"Meski mahal namun hampir setiap hari selalu penuh penumpangnya, baik yang datang maupun berangkat," katanya.

Seorang warga, Yaser Arapat mengatakan, penghentian penerbangan Susi Air ke daerah ini sangat dirasakan warga karena transportasi udara merupakan jasa angkutan alternatif yang cepat terutama di Kabupaten Barito Utara yang letaknya di pedalaman Kalteng.

"Kalau kita menggunakan angkutan darat, jarak tempuh ke Palangka Raya relatif lama sekitar 7 jam dan ke Banjarmasin mencapai sembilan jam," katanya.

Sedangkan bila menggunakan jasa maskapai lainnya sangat menyulitkan warga karena harga tiket penerbangan relatif tinggi.

"Kami mengharapkan Pemkab Barito Utara bisa mengalokasikan dana subsidi penerbangan baik didanai APBD kabupaten maupun APBN sehingga dengan tiket murah sangat membantu warga," katanya.

Susi Air adalah maskapai penerbangan Indonesia yang dioperasikan oleh PT ASI Pujiastuti Aviation dengan penerbangan berjadwal dan charter. Berkantor-pusat di Pangandaran, Jawa Barat, Susi Air beroperasi dari lima pangkalan utamanya di Medan, Jakarta,Balikpapan, Kendari, Bandung, Cilacap, dan Sentani. Namun maskapai Susi Air masih terdaftar pada daftar maskapai penerbangan dilarang di Uni Eropa.

Maskapai Susi Air didirikan pada akhir 2004 oleh Susi Pudjiastuti yang kini menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Susi Air awalnya didirikan untuk mengantarkan muatan perikanan milik perusahaan lain Susi, PT ASI Pudjiastuti. Gempa bumi Samudera Hindia 2004 yang terjadi di pesisir barat Sumatra beberapa saat setelah dua pesawatCessna Grand Caravan pertama Susi Air dipesan, langsung digunakan untuk membantu pengiriman peralatan dan obat-obatan bagi regu penolong.

Pada 2005 Grand Caravan ketiga bergabung dengan armada Susi Air sehingga Susi Air dapat memulai penerbangan berjadwal dari Medan. Selanjutnya selain beberapa Grand Caravan tambahan, Diamond Twin Star, Pilatus Turbo Porter dan Diamond Diamond Star pun ditambahkan ke dalam armada Susi Air. Pada Juni 2009, Susi Air mengumumkan bahwa mereka telah memesan 30 pesawat Grand Caravan di Paris Air Show.[2] Bulan berikutnya, Piaggio Avanti pertama Susi Air mulai digunakan.

Susi Air kini merupakan maskapai yang menjadi operator terbesar Cessna Grand Caravan di kawasan Asia Pasifik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amerika Serikat Blokir Akses Layanan Penerbangan Iran di Seluruh Dunia

Amerika Serikat Blokir Akses Layanan Penerbangan Iran di Seluruh Dunia

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Usai Ditutup Imbas Abu Vulkanik, Bandara Soetta dan Halim Kembali Beroperasi

Usai Ditutup Imbas Abu Vulkanik, Bandara Soetta dan Halim Kembali Beroperasi

Video | Selasa, 08 September 2026 | 15:30 WIB

Bisnis Maskapai Lumpuh, Erupsi Anak Krakatau Bikin Rugi Rp19 Miliar

Bisnis Maskapai Lumpuh, Erupsi Anak Krakatau Bikin Rugi Rp19 Miliar

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 12:24 WIB

Erupsi Anak Krakatau Tutup 6 Bandara, Menhub Akui Belum Hitung Kerugian

Erupsi Anak Krakatau Tutup 6 Bandara, Menhub Akui Belum Hitung Kerugian

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 18:05 WIB

Singapore Airlines Kena Imbas Erupsi Anak Gunung Krakatau, Batalkan 19 Penerbangan ke Jakarta

Singapore Airlines Kena Imbas Erupsi Anak Gunung Krakatau, Batalkan 19 Penerbangan ke Jakarta

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:44 WIB

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:02 WIB

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Avtur Mahal dan Dolar Naik: Mengapa Maskapai Disalahkan?

Avtur Mahal dan Dolar Naik: Mengapa Maskapai Disalahkan?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:28 WIB

Siap-siap! Pesawat N219 Buatan PTDI Bakal Terbang Lagi

Siap-siap! Pesawat N219 Buatan PTDI Bakal Terbang Lagi

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:13 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Terkini

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×