Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

OJK: Peningkatan Jumlah Mobilisasi Dana Cukup Tinggi

Siswanto | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 04 Januari 2016 | 12:54 WIB
OJK: Peningkatan Jumlah Mobilisasi Dana Cukup Tinggi
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan menyatakan pasar modal Indonesia mampu memobilisasi dana dari penerbitan emisi saham mencapai Rp17,8 triliun pada tahun 2015 atau naik 20.8 persen dibanding tahun 2014. Selain itu dari penerbitan obligasi pemerintah meningkat dan mencapai Rp352 triliun.

"Pasar modal mencatat peningkatan jumlah mobilisasi dana naik cukup tinggi. Nilai emisi saham 20,8 persen menjadi Rp17,8 triliun. Dana yang dihimpun melalui penerbitan obligasi pemerintah mencapai cukup besar Rp352 triliun," ujar Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad Muliaman dalam sambutan Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/1/2015).

Muliaman memprediksi ekonomi nasional di tahun 2016 semakin baik. Dia juga berharap dana jangka panjang yang diperoleh semakin baik.

"Kondisi ekonomi nasional yang kita perkirakan semakin membaik. Pada tahun 2016 ini, kita yakin akan semakin besar potensi dana jangka panjang yang dapat dihimpun melalui pasar modal kita ini," katanya.

Muliaman menambahkan pencapaian 2015 merupakan modal besar bagi kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. Tak hanya itu, pencapaian tahun lalu juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, daerah, dan DPR.

"Berbagai paket kebijakan pemerintah telah disambut positif, sehingga meningkatkan kan kepercayaan investor, ini merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas keuangan dan pasar modal," tutur Muliaman.

Muliaman menambahkan pasar modal Indonesia bisa dimanfaatkan sebagai alternatif tempat untuk memobilisasi dana investasi yang bersifat jangka panjang oleh semua pihak, baik swasta, UKM maupun BUMN.

"Dengan pemanfaatan pasar modal, bisa memperkuat struktur permodalan perusahaan, juga meningkatkan efisiensi dan kualitas pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan akan meningkat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK Akan Persingkat Proses Penjualan Saham Perdana di Indonesia

OJK Akan Persingkat Proses Penjualan Saham Perdana di Indonesia

Bisnis | Kamis, 31 Desember 2015 | 02:55 WIB

OJK Selesaikan 87 Persen Pengaduan Keuangan di 2015

OJK Selesaikan 87 Persen Pengaduan Keuangan di 2015

Bisnis | Rabu, 30 Desember 2015 | 22:14 WIB

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan 2015 Masih Terjaga

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan 2015 Masih Terjaga

Bisnis | Rabu, 30 Desember 2015 | 19:07 WIB

OJK Minta Pemda Buka Akses "Edukasi" Keuangan

OJK Minta Pemda Buka Akses "Edukasi" Keuangan

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2015 | 16:21 WIB

Literasi Keuangan Rendah, OJK Luncurkan PELAKU

Literasi Keuangan Rendah, OJK Luncurkan PELAKU

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2015 | 16:01 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB