Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Ini Penyebab Proyek Rumah Murah Melambat

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 19 Januari 2016 | 14:00 WIB
Ini Penyebab Proyek Rumah Murah Melambat
Rumah Subsidi di kawasan Curug Tangerang, Banten. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Bidang Rumah Sederhana Tapak (RST) DPP Real Estate Indonesia, Dadang Juhro mengungkapkan penyebab proyek rumah murah di Indonesia tidak begitu masif.

Di antaranya sebabnya, masih ada sebagian daerah yang pemerintahnya belum sejalan dengan pemerintah pusat untuk membantu pemerintah dalam mengurangi kebutuhan perumahan (backlog) di Indonesia.

Hal tersebut terlihat dari masih banyaknya perizinan yang harus ditempung oleh para pengembang. Sehingga pembangunan perumahan rakyat pembangunannya berjalan sangat lamban.

"Ini kan program pembangunan perumahan rakayt sangat baik. Tapi masih ada sebagian daerah yang hatus melewati banyak perizinan, seharusnya itu bisa dipersingkat," kata Dadang saat berbincang dengan suara.com, Senin (18/1/2016).

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua REI Eddy Hussi yang meminta keoada Pemerintah Daerah untuk bersama-sama menjalankan program pemerintah tersebut. Ia menjelaskan, meski demikian, ia menegaskan tidak semua daerah di Indonesia yang belum berjalan baik.

"Nggak semuanya sih. Di Sumatera, Jawa Barat, Makassar itu nereka sudah berjalan kok nggak ada masalah," tegasnya.

Untuk menyelesaikan oermasalahan tersebut, pihaknya siap membantu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumaahan Rakyag untuk mensosialisasikan program pembangunan perumahan 1 juta rumah ke seluruh daerah di Indonesia.

"Kami siap membantu untuk mensosialisaikan ke daerah. Dan kami akan terus menggenjot pembangunan perumahaan rakyat," katanya.

REI pun menargetkan, untuk 2016, REI akan membangun 240 ribu unit untuk program Sejuta Rumah.

“Ini adalah komitmen target yang realistis. Kami akan melakukan evaluasi terus menerus untuk melihat perkembangan yang terjadi,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Program Sejuta Rumah Untuk Atasi Permukiman Kumuh

Program Sejuta Rumah Untuk Atasi Permukiman Kumuh

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2015 | 14:35 WIB

Ini Dua Hambatan Utama Orang Agar Punya Rumah

Ini Dua Hambatan Utama Orang Agar Punya Rumah

Bisnis | Selasa, 01 Desember 2015 | 18:54 WIB

BTN Jayapura Sudah Salurkan Pembiayaan 860 Unit Rumah

BTN Jayapura Sudah Salurkan Pembiayaan 860 Unit Rumah

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 13:01 WIB

BTN Salurkan KPR 1.600 Unit Rumah Subsidi di Solo

BTN Salurkan KPR 1.600 Unit Rumah Subsidi di Solo

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 11:44 WIB

REI Sumsel Targetkan Bangun 2000 Rumah PNS Tahun Ini

REI Sumsel Targetkan Bangun 2000 Rumah PNS Tahun Ini

Bisnis | Senin, 09 November 2015 | 09:10 WIB

Bapertarum dan Bank Jateng Berikan Bantuan Perumahan PNS

Bapertarum dan Bank Jateng Berikan Bantuan Perumahan PNS

Bisnis | Jum'at, 06 November 2015 | 17:33 WIB

KPR Subsidi BTN Manado Capai Rp135 Miliar per Oktober 2015

KPR Subsidi BTN Manado Capai Rp135 Miliar per Oktober 2015

Bisnis | Rabu, 04 November 2015 | 20:36 WIB

3.500 Rumah Murah Siap Dibangun 14 Pengembang di Sini

3.500 Rumah Murah Siap Dibangun 14 Pengembang di Sini

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2015 | 23:12 WIB

Pemerintah Klaim Dana Subsidi Kredit Rumah Sudah Habis

Pemerintah Klaim Dana Subsidi Kredit Rumah Sudah Habis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2015 | 23:00 WIB

Pembeli Rumah Subsidi Dapat Bantuan Rp4 Juta

Pembeli Rumah Subsidi Dapat Bantuan Rp4 Juta

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2015 | 02:30 WIB

Terkini

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:48 WIB

Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini

Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:37 WIB

Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS

Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:30 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:22 WIB

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:20 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12 WIB

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB