Tahun Ini Bank Sulutgo Mulai Gelar Layanan Bank Tanpa Kantor

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 26 Januari 2016 | 12:13 WIB
Tahun Ini Bank Sulutgo Mulai Gelar Layanan Bank Tanpa Kantor
Bank Sulutgo [banksulut.co.id]

Suara.com - PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank Sulutgo) menargetkan pelaksanaan Program Laku Pandai pada tahun 2016.

"Kami telah memasukkan dalam rencana bisnis bank (RBB) untuk Program Laku Pandai di tahun 2016 ini," kata Direktur Utama Bank Sulutgo Johanis Salibana di Manado, Selasa (26/1/2016).

Program layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai/branchless banking) merupakan kegiatan layanan perbankan dan/atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, namun melalui kerja sama dengan pihak lain dan perlu dukungan penggunaan sarana teknologi informasi Johanis mengatakan rencana Bank Sulutgo untuk merekrut agen Laku Pandai di tahun 2016 ini. Hal itu sudah dimasukkan dalam RBB yang dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Apabila oleh OJK Bank Sulutgo sudah dinyatakan memenuhi syarat dan layak menggandeng agen Laku Pandai di tahun 2016, bisa jadi Bank Sulutgo bakal menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) pertama di kawasan Timur Indonesia yang menjalankan Program Laku Pandai yang diinisiasi OJK untuk mendekatkan akses perbankan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang penetrasi perbankannya masih terbilang rendah.

"Jika memungkinkan, tahun ini Bank Sulutgo berencana merekrut agen Laku Pandai. Keseriusan kami untuk menjadi bank yang menjalankan Program Laku Pandai di 2016 ini adalah dengan memasukkan program ini dalam RBB yang diajukan ke OJK," ungkapnya.

Ia menyebutkan Bank Sulutgo bermimpi dapat melaksanakan program itu sekaligus untuk mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat yang selama ini jauh dari jangkauan perbankan.

Bank Sulutgo sendiri telah melakukan pemetaan wilayah mana yang menjadi target utama layanan agen Laku Pandai. Wilayah tersebut yakni Kabupaten Minahasa dan sebagian Bolmong Raya.

Agen Laku Pandai dinilai penting tak hanya dalam upaya mendekatkan akses perbankan bagi masyarakat, melainkan juga dipandang dapat meningkatkan fee based income bagi perbankan. Nantinya, perluasan agen laku pandai bisa meningkat hingga ke satu kecamatan terdapat dua sampai tiga agen.

Kepala OJK Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara Elyanus Pongsoda mengatakan terus mendorong perbankan dalam memperluas agen Laku Pandai.

Mengingat investasi dalam pembangunan satu kantor bank dibutuhkan investasi yang tidak sedikit maka Program Laku Pandai yang ditelorkan OJK dihadirkan sebagai upaya membantu perbankan mendekatkan layanan bank kepada masyarakat, terutama yang lokasinya jauh dari kantor fisik sebuah bank.

"Tahun 2016 kami terus mendorong perbankan dalam memperluas akses perbankan kepada masyarakat. Tentunya perbankan harus memenuhi persyaratan ketat dari OJK dalam perekrutan agen Laku Pandai," katanya.

Sebagaimana diketahui, Laku Pandai disingkat dari Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif, yaitu Program penyediaan layanan perbankan dan/atau layanan keuangan lainnya melalui kerjasama dengan pihak lain (agen bank) dan didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi.

Program ini bertujuan menyediakan produk-produk keuangan yang sederhana, mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang belum dapat terjangkau layanan keuangan. Selain itu, juga melancarkan kegiatan ekonomi masyarakat sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan antar wilayah di Indonesia terutama antara desa dan kota.

Produk-produk yang disediakan dalam program ini adalah tabungan dengan karakteristik Basic Saving Account (BSA), kredit atau pembiayaan kepada nasabah mikro, dan produk keuangan lainnya seperti Asuransi Mikro.

Sejumlah bank besar seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, dan BTPN telah menyelanggarakan Laku Pandai. Kini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mendorong sejumlah BPD menyelenggarakan laku pandai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPD Andalkan Siskeudes Dorong Pembangunan Daerah

BPD Andalkan Siskeudes Dorong Pembangunan Daerah

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:18 WIB

Kejagung Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Sritex

Kejagung Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Sritex

Foto | Selasa, 22 Juli 2025 | 08:37 WIB

Saham BJBR Anjlok, Aksi Jual Marak Usai Dirut dan Corsec Terjerat Korupsi Dana Iklan Bank BJB

Saham BJBR Anjlok, Aksi Jual Marak Usai Dirut dan Corsec Terjerat Korupsi Dana Iklan Bank BJB

Bisnis | Jum'at, 14 Maret 2025 | 15:33 WIB

Sosok Widi Hartoto Corsec Bank BJB Tersangka Kasus Korupsi Iklan, Punya Harta Miliaran Rupiah

Sosok Widi Hartoto Corsec Bank BJB Tersangka Kasus Korupsi Iklan, Punya Harta Miliaran Rupiah

Bisnis | Jum'at, 14 Maret 2025 | 14:46 WIB

Yuddy Renaldi Mundur Mendadak, Yusuf Saadudin Ditunjuk Jadi Pengganti Dirut Bank BJB

Yuddy Renaldi Mundur Mendadak, Yusuf Saadudin Ditunjuk Jadi Pengganti Dirut Bank BJB

Bisnis | Kamis, 13 Maret 2025 | 16:19 WIB

Soal Dugaan Kredit Fiktif Rp569 Miliar, Bank Jatim Hormati Proses Hukum

Soal Dugaan Kredit Fiktif Rp569 Miliar, Bank Jatim Hormati Proses Hukum

Bisnis | Senin, 24 Februari 2025 | 17:00 WIB

Pimpin Kolaborasi 5 BPD, Bank Jatim Siapkan Modal Jumbo lewat Penerbitan Obligasi

Pimpin Kolaborasi 5 BPD, Bank Jatim Siapkan Modal Jumbo lewat Penerbitan Obligasi

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2025 | 19:00 WIB

bank bjb Transformasi Digital, Permudah Transaksi Nasabah

bank bjb Transformasi Digital, Permudah Transaksi Nasabah

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2024 | 07:20 WIB

Para Bank Pembangunan Daerah (BPD) Waspada Serangan Siber Makin Canggih

Para Bank Pembangunan Daerah (BPD) Waspada Serangan Siber Makin Canggih

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2024 | 19:33 WIB

Mengenal Laku Pandai Besutan Bank BRI

Mengenal Laku Pandai Besutan Bank BRI

Bisnis | Kamis, 28 Desember 2023 | 12:24 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB