Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Dampak Moratorium, Sulut Harus Impor Ikan Cakalang dari India

Esti Utami | Suara.com

Senin, 01 Februari 2016 | 09:34 WIB
Dampak Moratorium, Sulut Harus Impor Ikan Cakalang dari India
Penangkapan kapal nelayan asing. (Antara)

Suara.com - Provinsi Sulawesi Utara mengimpor ikan cakalang sebanyak 15 ton dari India karena produksi lokal tidak mampu memenuhi permintaan industri di daerah tersebut. Padahal selama ini wilayah ini dikenal sebagai salah satu produsen ikan cakalang.

"Produksi nelayan dan kapal lokal ternyata tidak mampu memenuhi permintaan industri ikan cakalang di Sulut sehingga harus melakukan impor dari India," kata Kepala Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Sulut Ronald Sorongan di Manado, Senin (1/2/2016).

Dia mengatakan industri ikan kaleng di Bitung memang melakukan impor ikan cakalang sebanyak 15 ton dari India, karena untuk memenuhi permintaan pembeli atau buyers dari luar negeri.

"Selain memenuhi permintaan yang sudah tertera dalam kontrak kerja, pihaknya melakukan impor yakni PT Delta industri pengelolaan ikan kaleng di Kota Bitung karena untuk menjawab permintaan pasar dan perjanjian dengan buyers luar negeri, dan juga untuk menghidupi karyawan," jelasnya.

Sebenarnya ini sangat ironi karena Sulut terkenal dengan pengekspor produksi perikanan apalagi ikan cakalang. Namun dengan adanya moraturium dari Menteri KKP, banyak kapal yang tidak melaut terutama kapal-kapal asing dan eks asing.

"Dan kami mengharapkan hanya kapal lokal dan nelayan kecil yang boleh menangkap ikan, ternyata produksi mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan industri di Sulut," jelasnya.

Kapal lokal, katanya, tidak mampu mensuplai bahan baku ikan cakalang ke industri karena kapal yang menangkap ikan masih sangat sedikit.

"Padahal, ikan di laut cukup banyak, tapi kapal yang menangkap masih sangat kurang," katanya.

Jika, kapal lokal masih belum bisa memenuhi permintaan industri di Sulut, maka ada kemungkinan Sulut masih akan melakukan impor ikan dari luar negeri," jelasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB