Insentif Bagi Industri Bahan Baku Mulai Dikaji

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 10 Februari 2016 | 16:39 WIB
Insentif Bagi Industri Bahan Baku Mulai Dikaji
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani (Antara)

Suara.com -  Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan mulai mengkaji insentif bagi investor di sektor industri bahan baku dan berorientasi ekspor pada triwulan kedua 2016.

"Kita akan pikirkan kira-kira insentif apa yang bisa diberikan untuk industri bahan baku dan industri yang berorientasi ekspor sehingga kita tidak hanya memperkuat industri dalam negeri, tapi kita memperkuat industri kita untuk ekspor," kata Kepala BKPM Franky Sibarani seusai meresmikan pabrik hulu tekstil di Subang, Kabupaten Purwakarta, Rabu (10/2/2016).

Menurut Franky, setelah pemerintah memberikan sejumlah insentif untuk mendukung sektor padat karya pada 2015, perlu ada upaya untuk menopang industri hulu dalam sektor tersebut.

Sejumlah insentif itu diantaranya pemberian diskon Pajak Penghasilan (PPh) 21 sebesar 50 persen untuk industri tekstil dan sepatu dengan tenaga kerja di atas 2.000 orang, serta pemberian fasilitas "tax allowance" untuk industri tekstil dan sepatu.

Pemberian insentif bagi industri bahan baku dan berorientasi ekspor bertujuan agar produk-produk yang dihasilkan dapat memiliki daya saing yang tinggi di pasaran.

Kendati belum secara gamblang memastikan bentuk insentif yang akan diberikan, Franky menyebut salah satu dukungan yang dibutuhkan investor dalam berinvestasi adalah percepatan realisasinya.

"Salah satu arahan Presiden, jangan sampai insentif itu ternyata tidak termanfaatkan. Artinya setiap kebijakan diharapkan memang betul-betul mendukung investor meningkatkan investasi atau merealisasikan investasinya," imbuhnya.

Franky menambahkan, hal lain yang dibutuhkan terutama oleh industri berorientasi ekspor adalah kepastian akses pasar.

"Yang tercatat itu kan bagaimana sekarang pemerintah sedang siapkan untuk gabung TPP (Trans Pacific Partnership). Soal insentif lainnya akan kita lihat lagi," ujarnya.

Lebih lanjut, Franky menyampaikan pihaknya akan mulai fokus mengkaji insentif yang akan diberikan dengan kementerian terkait seperti Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian.

"Dalam target kami, di triwulan satu ini kan banyak fokus, ada DNI (Daftar Negatif Investasi) juga. Jadi saya kira triwulan dua kita fokus menghasilkan dukingan dengan paket ekonomi atau kebijakan yang mendukung industri berorientasi ekspor dan industri bahan baku dan barang modal," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:08 WIB

Awalnya Mau Lapor Polisi, Akhirnya Pria "Joget Cuan MBG" Minta Maaf

Awalnya Mau Lapor Polisi, Akhirnya Pria "Joget Cuan MBG" Minta Maaf

Video | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:00 WIB

Strategi Harga GAC Indonesia di Tengah Ketidakpastian Insentif Mobil Listrik

Strategi Harga GAC Indonesia di Tengah Ketidakpastian Insentif Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2026 | 19:05 WIB

Purbaya Blak-blakan Insentif Mobil Listrik Bikin Defisit APBN Melebar

Purbaya Blak-blakan Insentif Mobil Listrik Bikin Defisit APBN Melebar

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 08:30 WIB

PMI Manufaktur Ekspansi, tapi Fondasi Konsumsi Rakyat Rapuh

PMI Manufaktur Ekspansi, tapi Fondasi Konsumsi Rakyat Rapuh

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:45 WIB

Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri

Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 18:59 WIB

Obral 10 Blok Migas Baru, ESDM Rayu Investor Pakai Bagi Hasil Jumbo 50 Persen

Obral 10 Blok Migas Baru, ESDM Rayu Investor Pakai Bagi Hasil Jumbo 50 Persen

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:53 WIB

Genjot Transaksi Kripto, OSL Indonesia Tebar Insentif Khusus

Genjot Transaksi Kripto, OSL Indonesia Tebar Insentif Khusus

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:24 WIB

BKPM Permudah Izin KKPR Darat bagi Usaha Mikro

BKPM Permudah Izin KKPR Darat bagi Usaha Mikro

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 08:19 WIB

Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:21 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB