Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Harga Saham di Wall Street Naik Berkat Kenaikan Harga Minyak

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2016 | 08:29 WIB
Harga Saham di Wall Street Naik Berkat Kenaikan Harga Minyak
Bursa saham Wall Street di New York, Amerika Serikat. [Shutterstock]

Suara.com - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada Rabu (Kamis pagi WIB 10/3/2016), setelah bergerak dalam kisaran ketat, karena sentimen investor didukung oleh kenaikan kuat dalam harga minyak.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 36,26 poin atau 0,21 persen menjadi ditutup pada 17.000,36. Indeks S&P 500 berakhir naik 10,00 poin atau 0,51 persen menjadi 1.989,26 dan indeks komposit Nasdaq naik tipis 25,55 poin atau 0,55 persen menjadi 4.674,38.

Harga minyak melonjak pada Rabu (9/3/2016), dengan minyak mentah Brent melompat di atas 40 dolar AS per barel, setelah data pemerintah menunjukkan penumpukan dalam stok minyak mentah AS sesuai dengan harapan dan penurunan besar dalam persediaan bensin.

Sementara itu, para investor juga didorong oleh harapan kesepakatan untuk membekukan produksi. Menurut laporan media, produsen dalam dan luar Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) berencana untuk bertemu di Moskow pada 20 Maret guna membahas pembekuan produksi.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik 1,79 dolar AS menjadi menetap di 38,29 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei naik 1,42 dolar AS menjadi ditutup pada 41,07 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Di luar negeri, pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) juga dalam fokus, yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada Kamis.

Pasar sebagian besar memperkirakan ECB akan memperluas pelonggaran kebijakannya, meskipun beberapa investor khawatir bahwa ekspansi stimulus tersebut bisa jauh dari harapan.

Pasar ekuitas Eropa meningkat secara luas pada Rabu menjelang pertemuan kebijakan ECB. Indeks acuan DAX Jerman di Bursa Efek Frankfurt naik 0,31 persen, sedangkan indeks acuan FTSE 100 Inggris bertambah 0,34 persen.

Di Asia, pasar saham Tiongkok jatuh pada Rabu, mengakhiri kemenangan beruntun selama enam hari, dengan Indeks Komposit Shanghai turun lebih dari tiga persen pada satu titik. Pada penutupan, indeks komposit Shanghai terjun 1,34 persen menjadi ditutup di 2.862,56 poin.

Indeks Volatilitas CBOE, sering disebut sebagai pengukur ketakutan Wall Street, turun 1,77 persen menjadi berakhir pada 18,34 pada Rabu.

Di pasar lain, dolar AS menurun terhadap euro pada Rabu sebelum pertemuan ECB pada Kamis.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1010 dolar dari 1,1007 dolar di sesi sebelumnya, sementara dolar dibeli 113,33 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,57 yen pada sesi sebelumnya.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada Rabu, tertekan kenaikan moderat pasar saham AS meskipun dolar AS melemah.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April kehilangan 5,5 dolar AS atau 0,44 persen menjadi menetap di 1.257,40 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:25 WIB

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:50 WIB

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:02 WIB

Wall Street Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Dunia Masih Jadi Biang Kerok

Wall Street Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Dunia Masih Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 07:53 WIB

Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:01 WIB

Wall Street Terguncang Setelah Konflik Timur Tengah Terus Memanas

Wall Street Terguncang Setelah Konflik Timur Tengah Terus Memanas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:32 WIB

Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi

Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:50 WIB

Terkini

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:09 WIB

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:59 WIB

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB