Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Ingin Tabungan Cepat Bertambah? Hindari 4 Hal Ini

Angelina Donna | Suara.com

Kamis, 21 April 2016 | 09:30 WIB
Ingin Tabungan Cepat Bertambah? Hindari 4 Hal Ini
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Terkadang bagi sebagian orang yang sudah memiliki tabungan, jumlah dana yang ada di rekeningnya tidak pernah bertambah. Alih-alih bertambah, kadang uang tabungan sering terpakai untuk keperluan lain yang sifatnya tidak produktif.

Padahal, kita sering berniat menabung untuk membeli atau mendanai tujuan tertentu, bukan hanya sekedar berjaga-jaga dan asal ada uang saja di dalam rekening yang bisa digunakan sewaktu-waktu.
Nah bila kita memang sudah menetapkan tujuan tertentu, sebaiknya uang yang memang diniatkan untuk disimpan dalam jangka panjang itu ditempatkan pada instrumen investasi. Mengapa harus investasi? Karena dengan berinvetasi, uang tersebut akan berkembang serta menahan kita untuk mengambilnya sewaktu-waktu yang dapat menyebabkan uang tidak pernah terkumpul.

Sebenarnya, apa yang menjadi penyebab uang tidak pernah terkumpul ini? Berikut penjelasannya.

1. Tidak membuat anggaran

Dari gaji yang diterima setiap bulan, banyak orang tidak membuat anggaran yang pasti mengenai besarnya jumlah pengeluaran dan dana tabungan untuk disisihkan. Dengan menganggarkan segala pengeluaran termasuk uang tabungan/investasi yang juga sebagai pengeluaran rutin tiap bulan, maka akan terlihat apakah pendapatan lebih besar dari pengeluaran.

Jika sisa pendapatan memang lebih besar dari pengeluaran dan menyisakan uang, maka kita dapat menabungkan kembali sisa uang tersebut untuk diinvestasikan sehingga uang yang berkembang jumlahnya lebih banyak atau dapat juga digunakan sebagai dana darurat yang dapat disimpan di rekening bank.

2. Tidak menabung secara rutin

Jika menabung tidak dilakukan secara rutin, bagaimana akan bertumbuh? Rasa malas dan kurang disiplin untuk menabung ini membuat uang tidak pernah bertambah.
Sebaiknya, kita mendisiplinkan diri untuk menabung atau berinvestasi secara konsisten.

Untuk mendorong lebih disiplin, kita bisa juga menggunakan program autodebet. Program autodebet ini biasanya tersedia di bank atau jika kita berinvestasi pada reksa dana, biasanya para perusahaan manajer investasi juga menawarkan program autodebet ini.

3. Boros
Sifat boros ini penyebab yang sering mungkin membuat uang tidak pernah terkumpul. Kadang uang gajian tiap bulan hanya sekedar lewat di rekening saja karena sudah digunakan untuk hal-hal lain sebelum ditabungkan.

Hal ini perlu adanya kesadaran dari setiap individu untuk mengerem dirinya sendiri. Memang setiap orang memiliki gaya hidup (lifestyle) masing-masing. Namun, alangkah baiknya gaya hidup itu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing dan tidak perlu berlebihan atau memaksakan.

4. Sering mengambil uang di tabungan

Terkadang, menabung rutin sudah dilakukan, tapi setiap bulan ada saja keperluan yang mengharuskan uang tersebut diambil. Malah terkadang uang tabungan ini dibayarkan untuk membayar utang. Alhasil uang tabungan alih-alih terkumpul justru malah kandas karena digunakan untuk membayar utang.

Sebaiknya uang yang ditabungkan ini disimpan dalam bentuk investasi agar tidak mudah dicairkan dengan segera, sehingga kita dapat menahan diri untuk mengambilnya. Di sisi lain, pembayaran utang bisa dilakukan dari uang yang didapat dari gaji. Selain itu, jangan menggunakan uang tabungan untuk berbelanja ataupun keperluan lain yang tidak penting lainnya.

Itulah empat penyebab mengapa uang kita terkadang tidak pernah terkumpul dan bertambah di tabungan. Konsisten dan rutin menabung atau berinvestasi dalam jangka panjang akan memberikan manfaat yang besar bagi kebutuhan di masa yang akan datang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Hari 'Pesta Reksa Dana' Kantongi Transaksi Rp1 Miliar

4 Hari 'Pesta Reksa Dana' Kantongi Transaksi Rp1 Miliar

Bisnis | Minggu, 31 Januari 2016 | 06:33 WIB

JK: Kunci Jadi Negara Maju Yakni Investasi

JK: Kunci Jadi Negara Maju Yakni Investasi

Bisnis | Kamis, 12 November 2015 | 10:23 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB