Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Sampai Kemarin, 110 Saham Naik dan 204 Saham Turun

Adhitya Himawan

Rabu, 27 April 2016 | 08:25 WIB
Sampai Kemarin, 110 Saham Naik dan 204 Saham Turun
Suasana perdagangan indeks harga saham gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (10/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (26/4/2016)  ditutup melemah 64 poin atau 1,33 persen ke level 4.814 setelah bergerak di antara 4.788 - 4.866. Sebanyak 110 saham naik, 204 saham turun, 60 saham tidak bergerak. Investor membukukan transaksi sebesar Rp 5,5 triliun, sementara investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 812,39 milyar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT. Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe, Rabu (27/4/2016).

Disisi lain, pasar saham Amerika Serikat ditutup bervariasi menjelang pertemuan bank sen-tral dan serangkaian laporan earning yang dirilis. Tingkat keyakinan konsumen AS di bulan April turun lebih besar dari perkiraan, optimisme warga AS terhadap outlook ekonomi menurun. "Angka indeks dari Conference Board turun menjadi 94,2 di bulan April dari 96,1 di bulan Maret," kata Kiswoyo.

Ekonom yang disurvei Bloomberg sebelumnya memperkirakan angka index sebesar 95,8. Turunnya ting-kat keyakinan disebabkan oleh ketidakpastian terhadap tahun pemilihan umum di AS dan pasar finansial yang bergejolak di awal tahun akibat kecemasan konsisi ekonomi global. Namun prospek pasar tenaga kerja yang lebih baik, serta tanda-tanda kenaikan pertumbunan gaji seharusnya akan menjaga kestabilan tingkat keyakinan.

Data lain yang dirilis hari Selasa (26/4/2016) menunjukkan pesanan barang tahan lama AS naik 0,8 persen di bulan Maret, lebih rendah dari perkiraan 1,9 persen. Sementara pesanan barang tahan lama inti yang tidak memasukkan sektor transportasi da-lam perhitungan turun 0,2 persen, mematahkan ekspektasi kenaikan 0,6 persen. Dow Jones ditutup naik 0,07 persen, Nasdaq melemah 0.47% dan S&P Indek naik 0.18 persen.

Pasar saham kawasan Eropa juga ditutup mix seiring investor mencerna beberapa laporan earning yang baru dan menjelang pertemuan kebijakan beberapa bank sentral utama pekan ini. "FTSE di Inggris naik 0.38 persen, DAX Jerman turun 0.34% dan CAC Perancis turun 0.28 persen," ujar Kiswoyo.

Pertumbuhan ekonomi Indoesia sepanjang tahun 2015 tercatat sebesar 4,79 per-sen. Pertumbuhan tersebut dicapai di tengah berbagai tantangan yang menghantui perekonomian domestik. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Juda Agung menjelaskan, berdasarkan evaluasi yang dilakukan bank sentral, tahun 2015 merupakan tahun yang penuh tantangan. Beragam situasi di global maupun domestik menjadi pemicu tantangan tersebut.

Sejak awal tahun Indonesia dihadapkan pada krisis Yunani, di tengah tahun ada devaluasi yuan. Pada bulan September ada kemungkinan The Fed segera menaikkan suku bunga. Pada saat itu, nilai tukar rupiah sempat menyen-tuh Rp 14.000 per dollar AS. Akan tetapi, dengan reformasi struktural yang dil-akukan pemerintah dan BI, perekonomian Indonesia dapat mencapai hasil yang baik di penghujung tahun 2015. Perekonomian Indonesia di akhir tahun 2015 bisa dikatakan mencapai perkembangan yang positif. Inflasi kembali masuk ke kisaran target BI 4,5 plus minus 1 persen, transaksi berjalan kembali sehat. Perekonomian Indonesia mulai bergerak ke fase perbaikan pada kuartal III 2015. IHSG hari ini kami prediksi akan bergerak di range 4750 – 4900.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:12 WIB

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:32 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

IHSG Ambruk, Sucor Sekuritas Ajak Investor Borong Saham Berkualitas Saat Diskon

IHSG Ambruk, Sucor Sekuritas Ajak Investor Borong Saham Berkualitas Saat Diskon

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:26 WIB

MUTU Umumkan Private Placement Rp 29,9 Miliar, Incar Ekspansi Bisnis Karbon

MUTU Umumkan Private Placement Rp 29,9 Miliar, Incar Ekspansi Bisnis Karbon

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:08 WIB

IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini

IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:01 WIB

IHSG Akhirnya Ijo di Sesi I, BBCA dan TPIA Jadi Penopang

IHSG Akhirnya Ijo di Sesi I, BBCA dan TPIA Jadi Penopang

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:38 WIB

BBCA Jadi Bidikan Asing, Dana Rp1,19 triliun Lenyap Selama Dua Hari

BBCA Jadi Bidikan Asing, Dana Rp1,19 triliun Lenyap Selama Dua Hari

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:19 WIB

Terkini

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:22 WIB

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:14 WIB

×